Kompas.com - 23/01/2022, 13:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Posisi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) resmi dipimpin oleh Mayjen Maruli Simanjuntak.

Ia menggantikan Jenderal Dudung Abdurachman dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada November 2021 lalu. Diketahui, Maruli sebelumnya merupakan eks Pangdam IX/Udayana.

Baca juga: Jejak Karier Maruli Simanjuntak, dari Pengawal Jokowi hingga Jadi Pangkostrad

Menantu Luhut Binsar Panjaitan itu juga dikenal sebagai orang dekat Presiden RI Joko Widodo setelah beberapa kali mendapatkan jabatan di Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Maruli juga pernah menjabat Komandan Paspampres.

Nama Maruli sempat bersaing dengan Mayjen Agus Subiyanto, Pangdam III/Siliwangi dalam bursa Pangkostrad. Selain sama-sama berpangkat mayor jenderal, keduanya sama-sama pernah menjadi Komandan Paspampres.

Pengamat militer Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) Anton Aliabbas mengaitkan ini dengan fenomena president’s men atau “orang-orangnya presiden”.

Fenomena ini bukan barang baru dan Jokowi bukan orang pertama yang melakukannya. Pada era Orde Baru, fenomena ini pun terjadi. Juga ketika Susilo Bambang Yudhoyono jadi presiden, fenomena ini tak terelakkan. 

“Memang riwayat penugasan pada pos yang bersinggungan langsung dengan presiden memang sudah sejak lama menjadi salah satu jalur promosi di tubuh militer,” ujar Anton dalam keterangan tertulis, Minggu (23/1/2022).

“Pada era Presiden Soeharto misalnya, Panglima ABRI pernah dijabat oleh mantan ajudan presiden yakni Try Sutrisno dan Wiranto. Selanjutnya, era Presiden SBY, pada tahun 2008 pos jabatan Pangkostrad sempat diisi Erwin Sudjono dan Danjen Kopassus dipegang Pramono Edhi Wibowo. Keduanya adalah ipar SBY,” lanjutnya.

Baca juga: Penunjukan Mayjen Maruli Simanjuntak Jadi Pangkostrad Dinilai Tak Banyak Berubah dari Pola Sebelumnya

Oleh karenanya, Anton berpendapat, wajar bila publik menduga bahwa pemilihan Maruli tak terlepas dari rekam jejaknya sebagai orang dekat Jokowi.

“Walaupun demikian, tentu saja riwayat kedekatan dengan presiden tidak dapat memberikan garansi penuh bahwa sosok tersebut dapat menduduki jabatan bintang empat,” tutur dia.

Adapun Maruli merupakan Pangkostrad ke-44 sejak era Presiden Soekarno. Berikut Daftar Pangkostrad dari masa ke masa.

1. Mayor Jenderal TNI Soeharto: 1 Maret 1961-2 Desember 1965

2. Mayor Jenderal TNI Umar Wirahadikusumah: 2 Desember1965-17 April 1967

3. Mayor Jenderal TNI A. Kemal Idris: 17 April 1967-11 Maret 1969

4. Brigadir Jenderal TNI Wahono: 11 Maret 1969-20 Februari 1970

5. Mayor Jenderal TNI Makmun Murod: 20 Februari 1970-26 Desember 1971

6. Mayor Jenderal TNI Wahono: 26 Desember 1971-18 April 1973

7. Mayor Jenderal TNI Poniman: 18 April 1973-4 Mei 1974

8. Mayor Jenderal TNI Himawan Sutanto: 4 Mei 1974-4 Januari 1975

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.