Kompas.com - 04/01/2022, 15:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, berbagai kritik yang disampaikan masyarakat merupakan hal yang positif, terlebih bila disertai solusi.

Namun, Ma'ruf mengingatkan, kritik mesti disampaikan dengan cara yang proporsional.

Kritik itu sehat, menyampaikan sesuatu kemudian perlu diperbaiki, itu positif. Konstruktif namanya, apalagi kalau disertai solusi-solusi. Wah itu lebih. Tapi dengan cara yang proporsional. Enggak ada masalah, wong negara kita demokrasi,” kata Ma'ruf dalam acara podcast Deddy Corbuzier, dikutip dari siaran pers Sekretariat Wakil Presiden, Selasa (4/1/2022).

Baca juga: Tutup Muktanar ke-34, Wapres Minta NU Tata Langkah Perbaikan

Ma'ruf mengatakan, sebagai negara yang beragam, Indonesia memiliki potensi perpecahan yang cukup besar.

Oleh karena itu, Ma'ruf menegaskan, pendapat hendaknya disampaikan dalam koridor aturan yang telah ditetapkan agar tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

"Cara-cara kita menyampaikan aspirasi itu ada aturannya, ada cara-caranya, ada mekanismenya. Semua di Indonesia ini bisa memperjuangkan aspirasinya asal menggunakan mekanisme yang ada, yang disediakan,” ujar dia.

Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menambahkan, koridor tersebut juga mesti dipatuhi guna mencegah terjadinya ujaran kebencian yang dapat menggeser makna dari aspirasi yang ingin disampaikan.

Baca juga: Tutup Muktamar ke-34, Wapres Sebut NU Mitra Pemerintah dalam Membangun Bangsa

Ia pun berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan serta bahu-membahu membangun kesejahteraan Indonesia.

“Kita ikut menaruh bata. Satu bata, dua bata gitu. Karena Indonesia ini satu bangunan, yang kita bangun, diletakkan oleh para pendahulu dari generasi ke generasi. Yang penting, masing-masing menaruh saja, semakin lama menjadi satu banteng besar dan memberi kemaslahatan untuk masyarakat Indonesia,” kata Ma'ruf.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.