Kompas.com - 20/12/2021, 15:19 WIB

KOMPAS.com – Juru Bicara (Jubir) Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi membenarkan bahwa ada kecurigaan terkait penurunan efektivitas vaksin Covid-19 terhadap varian Omicron.

“Kalau melihat data yang ada, kita ketahui secara umum ada kecurigaan penurunan efikasi (tingkat kemanjuran) vaksin (terhadap Covid-19 varian Omicron),” katanya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (16/12/2021).

Namun, tegas dia, hal tersebut tidak lantas membuat vaksin Covid-19 sudah tidak manjur lagi.

Nadia menjelaskan, vaksin Covid-19 masih masih memiliki efek proteksi. Karenanya, ia ingin masyarakat segera melakukan vaksinasi dosis satu dan dua atau dosis lengkap.

“Segera seluruh sasaran dipercepat vaksinasi karena ini penting untuk membangun perlindungan bersama,” tuturnya.

Baca juga: Antisipasi Omicron di Perbatasan, TKI Wajib Bawa Surat Hasil PCR dan Dikarantina 14 Hari

Senada dengan Nadia, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro juga turut mengimbau agar masyarakat segera melakukan vaksinasi Covid-19.

“Ditemukannya varian Omicron di Indonesia harus membuat kita semakin segera mendapatkan perlindungan penuh, yakni dengan dua kali vaksinasi,” katanya dalam keterangan pers daring yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, Jumat (17/12/2021).

Reisa ingin masyarakat tidak lagi menunda-nunda vaksinasi Covid-19, apalagi tidak melanjutkan atau tidak melakukan sama sekali.

Ia menekankan, pandemi Covid-19 masih terjadi dan bahaya paparan virus SARS-CoV-2 beserta mutasinya masih mengintai.

Vaksin Covid-19 telah terbukti melindungi tubuh dari potensi sakit berat yang menimbulkan kegawatdaruratan dan dapat mencegah kematian,” ujar Reisa.

Baca juga: Gelombang Ke-6 Covid Mereda, Singapura Antisipasi Gelombang Omicron

Pada kesempatan sama, ia melaporkan, saat ini sudah hampir 150 juta penduduk Indonesia telah mendapat suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama.

Adapun sejumlah lebih dari 105 juta orang di antaranya telah mendapat suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua.

Selain mempercepat vaksinasi Covid-19 di Tanah Air, pemerintah pun mengimbau agar seluruh masyarakat selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) 6M kapan pun dan di mana pun berada.

Prokes 6M yang dimaksud adalah memakai masker, mencuci tangan atau membersihkan tangan dengan hand sanitizer, menjaga jarak, menjauhi dan mencegah kerumunan, serta menghindari makan bersama.

 

Tulisan ini telah tayang sebelumnya dengan judul "Satgas Covid-19: Omicron Ditemukan di Indonesia, Kita Harus Segera Vaksinasi Lengkap”
Penulis : Dian Erika Nugraheny | Editor : Diamanty Meiliana

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.