Kompas.com - 18/12/2021, 16:06 WIB
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menuturkan, empat terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror di Batam, Kepulauan Riau, berperan sebagai pengumpul dana untuk kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI).

Keempat tersangka itu berinisial AG, WF, YU, dan MU.

Keempatnya membantu pendanaan JI dengan terlibat sebagai pejabat Syam Organizer di Kepri.

“AG merupakan mantan Ketua Syam Organizer periode 2021, juga Koordinator Syam Organizer Kepri yang membantu finansial program Khidmat dalam pemenuhan para Matlubin dan Masjunin yang juga dilakukan Baitul ma’al lainnya karena saat itu situasi JI darurat,” sebut Ramadhan dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/12/2021).

Baca juga: Densus 88 Tangkap 14 Teroris di Sumut, Sumsel, dan Batam

Ramadhan menuturkan AG pun menjadi perwakilan Syam Organizer Kepri dalam Rakernas Syam Organizer yang diadakan di Yogjakarta.

Kemudian WF berperan sebagai Sekretaris Syam Organizer tahun 2016 dan pernah memberikan uang senilai Rp 80 juta pada Bendahara Syam Organizer Pusat Yogjakarta berinisial KP.

Selanjutnya peran tersangka MU, lanjut Ramadhan, adalah mantan Ketua Syam Organizer Kepri tahun 2018-2029.

Ia memberikan dana senilai Rp 100 untuk Syam Organizer Yogjakarta yang kemudian dibagi menjadi dua.

“Dana tersebut 50 persen dimasukkan kedalam kas Syam Organizer Pusat secara resmi, dan 50 persen sisanya dimasukkan ke dalam brankas khusus untuk dijadikan stok apabila ada permintaan Jamaah Islamiyah,” tutur dia.

Terakhir, Ramadhan mengungkapkan peran tersangka MU yang merupakan koordinator JI wilayah Kepri.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Publik Diminta Tak Berspekulasi soal Dugaan Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo

Publik Diminta Tak Berspekulasi soal Dugaan Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo

Nasional
Partai Gerindra Daftar Pemilu 2024, Prabowo: Harus Bersaing Keras, Mengadu Program

Partai Gerindra Daftar Pemilu 2024, Prabowo: Harus Bersaing Keras, Mengadu Program

Nasional
Cak Imin Sentil Sri Mulyani karena Anggaran KPU Tahun Ini Macet

Cak Imin Sentil Sri Mulyani karena Anggaran KPU Tahun Ini Macet

Nasional
LPSK Akan Temui Bharada E di Bareskrim Besok

LPSK Akan Temui Bharada E di Bareskrim Besok

Nasional
Catat Kinerja Apik Semester I 2022, Berikut Deretan Capaian Ditjen PSDKP Kementerian KP

Catat Kinerja Apik Semester I 2022, Berikut Deretan Capaian Ditjen PSDKP Kementerian KP

Nasional
Terobosan Politik Meningkatkan Partisipasi Pemilu 2024

Terobosan Politik Meningkatkan Partisipasi Pemilu 2024

Nasional
KSAL Resmikan Kapal Angkut KRI Teluk Calang-542 Buatan Dalam Negeri

KSAL Resmikan Kapal Angkut KRI Teluk Calang-542 Buatan Dalam Negeri

Nasional
Soal Kasus Brigdir J, Seskab: Presiden Harap Cepat Selesai Supaya Citra Polri Tak Babak Belur

Soal Kasus Brigdir J, Seskab: Presiden Harap Cepat Selesai Supaya Citra Polri Tak Babak Belur

Nasional
Dewan Ketahanan Nasional Usul ke Jokowi, Ganti Nama Jadi Dewan Keamanan Nasional

Dewan Ketahanan Nasional Usul ke Jokowi, Ganti Nama Jadi Dewan Keamanan Nasional

Nasional
Mahfud Nilai Pengusutan Kasus Brigadir J Bisa Jangkau Auktor Intelektualis

Mahfud Nilai Pengusutan Kasus Brigadir J Bisa Jangkau Auktor Intelektualis

Nasional
Mahfud Sebut Sudah Ada 3 Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Mahfud Sebut Sudah Ada 3 Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Nasional
Tersangka Kasus Brigadir J Disebut Bertambah, Kabareskrim: Tunggu Pengumuman Kapolri

Tersangka Kasus Brigadir J Disebut Bertambah, Kabareskrim: Tunggu Pengumuman Kapolri

Nasional
Hari Ini, 3.243 Jemaah Haji dari 6 Debarkasi Pulang ke Indonesia

Hari Ini, 3.243 Jemaah Haji dari 6 Debarkasi Pulang ke Indonesia

Nasional
Kompolnas: Jika Ambil CCTV untuk Hambat Penyidikan Kematian Brigadir J, Ferdy Sambo Bisa Dipidana

Kompolnas: Jika Ambil CCTV untuk Hambat Penyidikan Kematian Brigadir J, Ferdy Sambo Bisa Dipidana

Nasional
Soal Kasus Brigadir J, Mahfud: Semua yang Diskenariokan Sekarang Sudah Terbalik

Soal Kasus Brigadir J, Mahfud: Semua yang Diskenariokan Sekarang Sudah Terbalik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.