Kompas.com - 08/12/2021, 13:47 WIB
Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) turut membantu evakuasi dan penyaluran bantuan bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. KostradBatalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) turut membantu evakuasi dan penyaluran bantuan bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) turut membantu evakuasi dan penyaluran bantuan bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Komandan Yon Zipur 10 Kostrad Letkol Czi Eko Cahyo Setiawan mengungkapkan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI yang terkena bencana erupsi Gunung Semeru.

"Saya terus berkoordinasi dengan prajurit yang ada di lokasi bencana erupsi Gunung Semeru, saya berharap dengan adanya prajurit Yonzipur 10 Kostrad dan Alberzi yang diturunkan untuk membantu jalannya evakuasi," ujar Eko dalam keterangan tertulis, Rabu (8/12/2021).

Baca juga: Bahaya Abu Vulkanik dan Update Kondisi Korban Erupsi Gunung Semeru

Dalam evakuasi ini, Yonzipur 10 Kostrad dibantu oleh satuan jajaran Divif 2 Kostrad, Polri dan relawan.

Beberapa alat berat dari Yonzipur 10 Kostrad yang diperbantukan yaitu, buldozer D3K 2 unit, buldozer D65 1 unit, excavator PC 70 6 unit, bachoeloader 3 unit, DT 8 ton 4 unit, DT 2,5 ton 3 unit, Life dan Thermal Life Locator 6 unit.

Kemudian reservoir osmosis atau penjernih air 2 unit, tanki air 1 unit, dan selfloader 2 unit.

Di sisi lain, Divisi Infanteri 2 Kostrad juga menyiagakan 6 SSK yaitu 1 SSK rumah sakit lapangan, 1 SSK dapur lapangan, dan 4 SSK untuk bantuan evakuasi.

Baca juga: Update Korban Erupsi Semeru: 34 Warga Meninggal, 69 Luka, dan 16 Orang Hilang

"Inilah sejatinya pengabdian TNI kepada masyarakat. Komitmen serta jati diri kami sebagai tentara rakyat adalah berada di tengah-tengah rakyat serta dapat meringankan kesulitan rakyat," imbuh Eko.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, hingga Rabu (8/12/2021), jumlah korban meninggal dunia mencapai 34 orang.

Sedangkan yang masih dalam pencarian sebanyak 16 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Jokowi Minta Pasien OTG Omicron Hanya Isolasi Mandiri

Ini Alasan Jokowi Minta Pasien OTG Omicron Hanya Isolasi Mandiri

Nasional
Wakil Wali Kota Sebut Kasus Covid-19 di Bogor Melonjak 1.000 Persen dalam Sepekan

Wakil Wali Kota Sebut Kasus Covid-19 di Bogor Melonjak 1.000 Persen dalam Sepekan

Nasional
Luhut: Saya Baru Sadar Ahli Kita Hebat-hebat, Selama Ini Kurang Diberdayakan

Luhut: Saya Baru Sadar Ahli Kita Hebat-hebat, Selama Ini Kurang Diberdayakan

Nasional
Kasus Covid-19 Merangkak Naik, Rumah Sakit Diminta Mulai Waspada

Kasus Covid-19 Merangkak Naik, Rumah Sakit Diminta Mulai Waspada

Nasional
Luhut Sebut Vaksin Merah Putih Diproduksi Juni 2022

Luhut Sebut Vaksin Merah Putih Diproduksi Juni 2022

Nasional
Heboh Gaya AHY Saat Olahraga, dari Unimog sampai Rompi Beban ala Militer

Heboh Gaya AHY Saat Olahraga, dari Unimog sampai Rompi Beban ala Militer

Nasional
Pemerintah Akan Buat Pusat Riset Vaksin di Bali, Kerja Sama dengan Merck hingga Pfizer

Pemerintah Akan Buat Pusat Riset Vaksin di Bali, Kerja Sama dengan Merck hingga Pfizer

Nasional
Gatot Nurmantyo Pernah Perintahkan Usir Pesawat Tempur Singapura Buntut DCA 2007

Gatot Nurmantyo Pernah Perintahkan Usir Pesawat Tempur Singapura Buntut DCA 2007

Nasional
AHY Ajak Kader Demokrat Bersiap Hadapi Pileg dan Pilpres 2024

AHY Ajak Kader Demokrat Bersiap Hadapi Pileg dan Pilpres 2024

Nasional
Investigasi Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, LPSK: Terjadi Penahanan Ilegal

Investigasi Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, LPSK: Terjadi Penahanan Ilegal

Nasional
KSAL Terima Kunjungan Menteri DAPA Korsel, Apa yang Dibahas?

KSAL Terima Kunjungan Menteri DAPA Korsel, Apa yang Dibahas?

Nasional
PAPDI: Percepat Booster, tapi Cakupan Vaksinasi Primer Harus Terus Ditingkatkan

PAPDI: Percepat Booster, tapi Cakupan Vaksinasi Primer Harus Terus Ditingkatkan

Nasional
Perjanjian Indonesia-Singapura soal FIR dan DCA yang Menuai Kritik

Perjanjian Indonesia-Singapura soal FIR dan DCA yang Menuai Kritik

Nasional
Desakan Berbagai Pihak soal Evaluasi PTM 100 Persen dan Sikap Pemerintah

Desakan Berbagai Pihak soal Evaluasi PTM 100 Persen dan Sikap Pemerintah

Nasional
FIR Jakarta dan Kenapa Didelegasikan Kembali

FIR Jakarta dan Kenapa Didelegasikan Kembali

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.