Kompas.com - 11/11/2021, 20:41 WIB
Tangkapan layar media motorsport asal Swiss Speedweek.com yang menulis kalau seorang panitia lokal di Sirkuit Mandalika membuka secara ilegal boks kargo Ducati dan mengutak-atik motor tim pabrikan milik Michael Rinaldi jelang WSBK Mandalika (19-21 November 2021). TANGKAPAN LAYARTangkapan layar media motorsport asal Swiss Speedweek.com yang menulis kalau seorang panitia lokal di Sirkuit Mandalika membuka secara ilegal boks kargo Ducati dan mengutak-atik motor tim pabrikan milik Michael Rinaldi jelang WSBK Mandalika (19-21 November 2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf menilai, pembongkaran secara ilegal boks kargo berisi motor pabrikan Ducati di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan peristiwa yang memalukan bagi Indonesia sebagai tuan rumah World Superbike (WSBK) 2021.

Menurut Dede, panitia penyelenggara mesti segera menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf kepada tim peserta WSBK 2021 atas peristiwa tersebut.

"Berakibat memalukan bagi negara kita yang jadi tuan rumah dan ini akan berdampak pada trust peserta kepada Indonesia. Apalagi kita masih dalam bayangan sanksi WADA. Panitia perlu segera diklarifikasi dan meminta maaf kepada tim-tim peserta," kata Dede saat dihubungi Kompas.com, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Penjelasan Bea dan Cukai terhadap Boks Kargo Motor Ducati yang Dibongkar di Mandalika

Politikus Partai Demokrat itu berpendapat, perlu ada sanksi tegas kepada yang melakukan perbuatan tersebut untuk menunjukkan bahwa Indonesia tidak menolerir kelalaian seperti itu.

"Tidak profesional ini, apalagi kalau demi konten memaksa untuk membuka kargo penting negara lain dan bukan (petugas) Bea dan Cukai, maka ini pelanggaran hukum," kata Dede.

Ia pun meminta penyelenggara untuk menjamin agar kondisi serupa tidak terjadi pada tim peserta lainnya.

Mantan wakil gubernur Jawa Barat itu juga mengingatkan agar panitia lokal yang ditunjuk harus diberi penjelasan soal kerahasiaan data tim-tim peserta.

"Pemilihan crew lokal yang menangani tim asing harus di-brief dan melakukan kontrak kerahasiaan data. Karena memang sering terjadi spionase informasi kalau pertandingan kelas dunia," ujar Dede.

Media motorsport terkemuka Speedweek, Kamis (11/11/2021), menampilkan video dan foto dari seseorang yang diduga panitia lokal MGPA sedang membuka boks kargo tim Ducati yang berlaga di WSBK 2021.

Baca juga: Buntut Insiden Bongkar Peti Kargo Ducati Jelang WSBK, MGPA Lakukan Pembatasan Ketat

Media itu menulis, seorang panitia lokal di Sirkuit Mandalika membuka secara ilegal boks tersebut. Orang itu juga terlihat "mengutak-atik" motor nomor 21 milik Michael Rinaldi.

Menurut regulasi, boks kargo dan logistik tim hanya boleh dibuka Bea Cukai atau tim sendiri agar mencegah manipulasi dan spionase dari tim lain.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ricky Baheramsjah menyayangkan adanya pihak tak berkepentingan mendekati motor dan mengambil video tanpa izin.

Apalagi, gambar itu diunggah di media sosial sehingga menimbulkan keresahan di antara pelaku industri balap motor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.