Kompas.com - 07/11/2021, 11:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi I DPR akan berkunjung ke kediaman calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di kawasan Senayan, Jakarta pada Minggu (7/11/2021) pukul 16.00 WIB. 

Menurut anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi, kunjungan tersebut jadi dilaksanakan.

"Saya enggak ikut, tapi sepertinya benar," kata Bobby saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Minggu.

Politisi Golkar itu mengungkapkan, sedianya akan ada dua orang dari masing-masing fraksi yang dipilih ikut dalam rombongan ke rumah Andika Perkasa.

Baca juga: Andika Perkasa Selangkah Lagi Jadi Panglima TNI...

Adapun dua orang perwakilan dari Fraksi itu yakni Kepala Kelompok Fraksi (Kapoksi).

Ia menerangkan, dari Fraksi Partai Golkar Komisi I akan dihadiri oleh Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid dan anggota Komisi I Lodewijk F Paulus.

"Karena pandemi, dibatasi dua orang per fraksi. Dari Golkar Bu Meutya dan Pak Lodewijk," jelasnya.

Lebih lanjut, Bobby mengutarakan urgensi kunjungan Komisi I ke rumah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut adalah dalam rangka bagian dari verifikasi faktual.

Selain itu, Komisi I juga disebut ingin melihat keseharian Jenderal Andika Perkasa di kediamannya.

"Verifikasi faktual. Selain itu silaturahmi dan melihat keseharian Panglima baru," ucap Bobby.

Ia menyebutkan, kunjungan Komisi I DPR ke rumah calon panglima TNI bukan baru pertama kali dilakukan.

Baca juga: Disetujui Komisi I, Andika Beberkan 8 Fokus Utamanya jika Resmi Jadi Panglima TNI

Menurutnya, pada 2017 silam, Komisi I pernah melakukan hal serupa ke rumah dinas calon panglima TNI kala itu, Marsekal Hadi Tjahjanto.

Sebelumnya, rencana kunjungan Komisi I DPR ke rumah Andika Perkasa disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi PKS Abdul Kharis Almasyhari.

Ia mengatakan, setelah pemberian persetujuan Komisi I DPR untuk Andika Perkasa sebagai panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto, tahap selanjutnya adalah Komisi I berkunjung ke kediaman Andika.

“Jam 16.00 Insya Allah,” ujar Kharis saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (6/11/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal KTT G7 di Jerman yang Dihadiri Jokowi

Mengenal KTT G7 di Jerman yang Dihadiri Jokowi

Nasional
Hadi Tjahjanto Dalami Penyebab 300 Sertifikat Tanah Warga Bogor Disita Satgas BLBI

Hadi Tjahjanto Dalami Penyebab 300 Sertifikat Tanah Warga Bogor Disita Satgas BLBI

Nasional
Duet Ganjar-Anies Diusulkan untuk Pilpres, Ganjarist: Kasihan Pak Ganjar...

Duet Ganjar-Anies Diusulkan untuk Pilpres, Ganjarist: Kasihan Pak Ganjar...

Nasional
Parpol Diminta Cari Capres yang Dapat Menjawab Persoalan Masyarakat

Parpol Diminta Cari Capres yang Dapat Menjawab Persoalan Masyarakat

Nasional
Kejagung Tetapkan Emirsyah Satar Jadi Tersangka Baru Kasus Pengadaan Pesawat di Maskapai Garuda

Kejagung Tetapkan Emirsyah Satar Jadi Tersangka Baru Kasus Pengadaan Pesawat di Maskapai Garuda

Nasional
Gugat ke MK, Partai Buruh: UU PPP Direvisi karena UU Cipta Kerja, tapi Buruh Tidak Dilibatkan

Gugat ke MK, Partai Buruh: UU PPP Direvisi karena UU Cipta Kerja, tapi Buruh Tidak Dilibatkan

Nasional
Puan Bakal Jajaki Kerja Sama Politik, Gerindra Yakin Akan Dikunjungi

Puan Bakal Jajaki Kerja Sama Politik, Gerindra Yakin Akan Dikunjungi

Nasional
Cak Imin Vs Yenny Wahid: Penyebab Konflik hingga Dampaknya untuk PKB

Cak Imin Vs Yenny Wahid: Penyebab Konflik hingga Dampaknya untuk PKB

Nasional
DPR Akan Kaji Wacana Legalisasi Ganja untuk Kebutuhan Medis

DPR Akan Kaji Wacana Legalisasi Ganja untuk Kebutuhan Medis

Nasional
Di Hadapan Para Santri, Cak Imin Beberkan Alasan Mantap Maju Capres 2024

Di Hadapan Para Santri, Cak Imin Beberkan Alasan Mantap Maju Capres 2024

Nasional
RI Terima 300 Unit Mesin Pendingin Vaksin Covid-19 dari Jepang dan Unicef

RI Terima 300 Unit Mesin Pendingin Vaksin Covid-19 dari Jepang dan Unicef

Nasional
Kontras Catat Penyiksaan Warga Negara oleh Polisi Berlangsung hingga Level Polsek

Kontras Catat Penyiksaan Warga Negara oleh Polisi Berlangsung hingga Level Polsek

Nasional
Untung-Rugi jika PDI-P Tak Berkoalisi dengan Parpol Mana Pun Jelang 2024

Untung-Rugi jika PDI-P Tak Berkoalisi dengan Parpol Mana Pun Jelang 2024

Nasional
Penjelasan Mahfud soal Dugaan 300 Sertifikat Warga Bogor Hasil Redistribusi Disita Satgas BLBI

Penjelasan Mahfud soal Dugaan 300 Sertifikat Warga Bogor Hasil Redistribusi Disita Satgas BLBI

Nasional
Kementan Sebut PMK Hewan Ternak Ada di 216 Kabupaten/Kota Se-Indonesia

Kementan Sebut PMK Hewan Ternak Ada di 216 Kabupaten/Kota Se-Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.