Moeldoko: Setelah Berhasil Kendalikan Covid-19, Indonesia Dipuji Banyak Negara

Kompas.com - 27/10/2021, 09:08 WIB
Kepala Staf Presiden Moeldoko saat jumpa pers usai pertemuan dengan ulama dan pimpinan ponpes di rumah dinas Bupati Bangkalan, Rabu (15/9/2021) KOMPAS.COM/MUCHLISKepala Staf Presiden Moeldoko saat jumpa pers usai pertemuan dengan ulama dan pimpinan ponpes di rumah dinas Bupati Bangkalan, Rabu (15/9/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan, banyak negara memuji Indonesia karena dianggap berhasil mengendalikan penularan Covid-19.

Hal ini disampaikannya menjawab pertanyaan seperti apakah reputasi Indonesia di masa tujuh tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Reputasi Indonesia di mata mancanegara setelah berhasil mengendalikan Covid-19 banyak yang respons yang memuji dan ingin belajar dari indonesia," ujar Moeldoko dalam sesi tanya jawab live Instagram bersama CNN Indonesia, Selasa (26/10/2021).

Secara konkret, sejumlah negara mengubah kebijakannya terhadap Indonesia dalam rangka penanganan pandemi.

Moeldoko mencontohkan, Inggris menghapus Indonesia dari red list per 11 Oktober 2021. Lalu, Meksiko menerima pendatang dari Indonesia secara normal.

Baca juga: Satgas: Jangan Sampai Terjadi Lonjakan Covid-19 Seperti Negara Lain

Selain itu, Arab Saudi berencana menerima pendatang umrah dari Indonesia. Kemudian, Kamboja sudah membuka restriksi perjalanan dari Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini beberapa contoh bahwa Indonesia mendapat pengakuan dari negara-negara itu. Lalu banyak negara yang ingin mengajak kerja sama Indonesia, seperti AS, Polandia, dan Selandia Baru, untuk sama-sama bisa menanggulangi pandemi. Nah, ini kan terbangun secara otomatis," jelas Moeldoko.

Dia melanjutkan, indeks pemulihan Covid-19 dari Nikkei per oktober 2021 menempatkan Indonesia sebagai negara terbaik di ASEAN dalam penanganan Covid-19.

"Indonesia mendapat skor 54,5. Skor kita sama seperti Korea Selatan. Kurang apa lagi," ungkap Moeldoko.

Merujuk pada pencapaian itu, Moeldoko mengingatkan masyarakat harus menyadari Indonesia merupakan negara besar yang bisa mengelola dengan efektif dampak pandemi Covid-19.

Baca juga: Moeldoko Ungkap Persiapan Pemerintah Tangani Covid-19 Jelang Libur Nataru

"Nah ini, kadang-kadang kita sendiri juga minder pada kita sendiri. Bahwa kita itu sebenarnya sebuah negara besar yang bisa mengelola negara dengan sangat efektif dalam menghadapi pandemi," tambah Moeldoko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Dalami Penerimaan Uang oleh Adik Eks Bupati Saat Periksa 2 Anggota DPRD Lampung Utara

KPK Dalami Penerimaan Uang oleh Adik Eks Bupati Saat Periksa 2 Anggota DPRD Lampung Utara

Nasional
Menag Yaqut Akui RI Belum Diundang Arab Saudi untuk Bahas Haji 2022

Menag Yaqut Akui RI Belum Diundang Arab Saudi untuk Bahas Haji 2022

Nasional
Gus Halim Minta Bupati Pesisir Selatan Kawal Penggunaan Dana Desa

Gus Halim Minta Bupati Pesisir Selatan Kawal Penggunaan Dana Desa

Nasional
Menag: 59.757 Jemaah Umrah Tertunda Keberangkatannya karena Pandemi

Menag: 59.757 Jemaah Umrah Tertunda Keberangkatannya karena Pandemi

Nasional
'Suspend' Arab Saudi ke Indonesia Dicabut, Menag Sebut Jemaah Bisa Kembali Umrah Mulai Desember

"Suspend" Arab Saudi ke Indonesia Dicabut, Menag Sebut Jemaah Bisa Kembali Umrah Mulai Desember

Nasional
Gus Halim Tegaskan Dana Desa Diprioritaskan untuk Capai SDGs Desa

Gus Halim Tegaskan Dana Desa Diprioritaskan untuk Capai SDGs Desa

Nasional
Polri Tetapkan Eks Dirut PT Jakarta Infrastruktur Propertindo Jadi Tersangka Korupsi

Polri Tetapkan Eks Dirut PT Jakarta Infrastruktur Propertindo Jadi Tersangka Korupsi

Nasional
Anak Penyandang Autisme Disiksa Orangtua, Kementerian PPPA Minta Pemda Beri Perhatian

Anak Penyandang Autisme Disiksa Orangtua, Kementerian PPPA Minta Pemda Beri Perhatian

Nasional
Persoalan Inkonstitusional Bersyarat UU Cipta Kerja Tak Otomatis Selesai Lewat Revisi UU PPP

Persoalan Inkonstitusional Bersyarat UU Cipta Kerja Tak Otomatis Selesai Lewat Revisi UU PPP

Nasional
Dinilai Bahayakan Posisi Jokowi, Sahroni Diminta Lepas Jabatan Ketua Pelaksana Formula E

Dinilai Bahayakan Posisi Jokowi, Sahroni Diminta Lepas Jabatan Ketua Pelaksana Formula E

Nasional
Jokowi Resmikan Bendungan Tugu dan Bendungan Gongseng di Jawa Timur

Jokowi Resmikan Bendungan Tugu dan Bendungan Gongseng di Jawa Timur

Nasional
Kemendagri Data WNI di 3 Wilayah AS

Kemendagri Data WNI di 3 Wilayah AS

Nasional
Ini Skenario Penyelenggaraan Umrah yang Disiapkan Kementerian Agama

Ini Skenario Penyelenggaraan Umrah yang Disiapkan Kementerian Agama

Nasional
TNI Pastikan Memproses Hukum Prajurit Militer Terlibat Kericuhan di Mimika, Ambon, Batam

TNI Pastikan Memproses Hukum Prajurit Militer Terlibat Kericuhan di Mimika, Ambon, Batam

Nasional
Tanggapi Jaksa Agung, Komnas HAM: Penetapan Pelaku Pelanggaran HAM Berat Kewenangan Penyidik

Tanggapi Jaksa Agung, Komnas HAM: Penetapan Pelaku Pelanggaran HAM Berat Kewenangan Penyidik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.