Indonesian Insight Kompas
Kelindan arsip, data, analisis, dan peristiwa

Arsip Kompas berkelindan dengan olah data, analisis, dan atau peristiwa kenyataan hari ini membangun sebuah cerita. Masa lalu dan masa kini tak pernah benar-benar terputus. Ikhtiar Kompas.com menyongsong masa depan berbekal catatan hingga hari ini, termasuk dari kekayaan Arsip Kompas.

Sudi Silalahi, Jenderal Kepercayaan SBY Penanam Terung dan Pare

Kompas.com - 26/10/2021, 13:51 WIB
Menteri Sekertaris Negara Sudi Silalahi memberi keterangan seputar pertemuan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polri di Gedung Setneg, Jakarta, Senin (8/10/2012). Pertemuan tersebut untuk menjembatani dua institusi pengakan hukum yang belakangan kembali memanas menyangkut kasus penyidikan dugaan korupsi pengadaan Simulator SIM. KOMPAS/LUCKY PRANSISKAMenteri Sekertaris Negara Sudi Silalahi memberi keterangan seputar pertemuan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polri di Gedung Setneg, Jakarta, Senin (8/10/2012). Pertemuan tersebut untuk menjembatani dua institusi pengakan hukum yang belakangan kembali memanas menyangkut kasus penyidikan dugaan korupsi pengadaan Simulator SIM.

SUDI Silalahi meninggal pada Senin (25/10/2021) menjelang tengah malam. Dia antara lain pernah menjadi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Tak hanya menjadi anggota kabinet, Sudi juga adalah orang dekat SBY sejak mereka masih sama-sama menjadi taruna dan lalu aktif di militer. 

Saat Sudi menulis biografi berjudul Jenderal Batak dari Tanah Jawa pada 2011, misalnya, SBY bahkan sampai merasa harus memberi pengantar sekalipun Sudi mengaku tak hendak merepotkan dengan meminta itu. 

Baca juga: Mensesneg Era SBY, Sudi Silalahi, Tutup Usia

Seperti dikutip J Osdar lewat harian Kompas edisi 3 Oktober 2011, pengantar SBY di buku Sudi berjudul Pekerja Keras, Relijius, dan Setia.

Di situ, SBY bertutur perkenalannya dengan Sudi memutar balik waktu hingga ke 1971. 

”Waktu itu saya seorang sersan taruna, sedangkan Mas Sudi sudah berpangkat sersan mayor dua taruna, satu tingkat lebih tinggi dari pangkat saya," tulis SBY.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tumbu oleh tutup

Sosok Sudi langsung memberi kesan tersendiri bagi SBY. Sudi sebagai senior di Akademi Militer bukannya menghukum sang yunior—hal yang disebut jamak dan membuat senior menjadi ditakuti—, alih-alih memberi nasihat. 

SBY mengenang Sudi semasa di Akademi Militer punya panggilan Pokdojid, akronim dari kelompok komando masjid.

Ada lima catatan diberikan SBY dalam pengantar di buku Sudi. Salah satunya mengungkap pengakuan SBY bahwa mereka berdua bak tumbu oleh tutup, sebuah perumpamaan dalam bahasa Jawa yang ringkasnya berarti cocok banget.

Baca juga: Partai Demokrat Berduka, Eks Mensesneg Sudi Silalahi Tutup Usia

Biografi Sudi lebih banyak bertutur tentang masa kecilnya di Simalungun, Sumatera Utara. Uniknya, Sudi lekat sekali dengan bahasa dan budaya Jawa, termasuk saat bercerita lisan tentang masa kecil yang dia ceritakan di buku itu. 

”Saya ini cah ndesa (anak desa), tukang ngarit (menyabit rumput), dan tukang angon kambing,” ujar Sudi.

Namun, ini juga bukan misteri besar bagi mereka yang menempuh pendidikan militer di Magelang, Jawa Tengah. Terlebih lagi, Sudi pun kemudian pernah menjadi Pangdam V/Brawijaya alias penguasa militer Jawa Timur pada 1999, selepas dari posisi Kasdam Jaya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hakim Kabulkan Permintaan Munarman untuk Sidang Tatap Muka

Hakim Kabulkan Permintaan Munarman untuk Sidang Tatap Muka

Nasional
CDC Sebut RI Berisiko Rendah Covid-19, Kemenkes: Kabar Baik bagi Kita

CDC Sebut RI Berisiko Rendah Covid-19, Kemenkes: Kabar Baik bagi Kita

Nasional
[POPULER NASIONAL] Pertimbangan Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru | Aturan Pembatasan Sosial Saat Libur Nataru

[POPULER NASIONAL] Pertimbangan Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru | Aturan Pembatasan Sosial Saat Libur Nataru

Nasional
PPKM Level 3 Dibatalkan, Pemerintah Dinilai Labil Membuat Kebijakan

PPKM Level 3 Dibatalkan, Pemerintah Dinilai Labil Membuat Kebijakan

Nasional
Densus 88 Tahan Farid Okbah dkk

Densus 88 Tahan Farid Okbah dkk

Nasional
Periksa Istri Alex Noerdin, KPK Dalami Uang Rp 1,5 Miliar Saat Tangkap Bupati Musi Banyuasin

Periksa Istri Alex Noerdin, KPK Dalami Uang Rp 1,5 Miliar Saat Tangkap Bupati Musi Banyuasin

Nasional
KSAD Dudung Dukung Penuh Program Pemerintah untuk Papua

KSAD Dudung Dukung Penuh Program Pemerintah untuk Papua

Nasional
KPK Dalami Barang Bukti Terkait Pengusulan Dana Insentif Daerah Tabanan

KPK Dalami Barang Bukti Terkait Pengusulan Dana Insentif Daerah Tabanan

Nasional
Bertolak ke Kalbar, Jokowi Akan Resmikan Bandara dan Kunjungi Korban Banjir Sintang

Bertolak ke Kalbar, Jokowi Akan Resmikan Bandara dan Kunjungi Korban Banjir Sintang

Nasional
Di Lumajang, Jokowi Dengar Cerita Pengungsi Erupsi Semeru hingga Beri Jaket ke Warga

Di Lumajang, Jokowi Dengar Cerita Pengungsi Erupsi Semeru hingga Beri Jaket ke Warga

Nasional
Batalnya PPKM Level 3 Nataru Jadi Alasan PBNU Gelar Muktamar Ke-34 Akhir Tahun

Batalnya PPKM Level 3 Nataru Jadi Alasan PBNU Gelar Muktamar Ke-34 Akhir Tahun

Nasional
Rabu Ini, Munarman Dijadwalkan Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Kasus Terorisme

Rabu Ini, Munarman Dijadwalkan Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Kasus Terorisme

Nasional
PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Pemerintah Diminta Tidak Lengah

PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Pemerintah Diminta Tidak Lengah

Nasional
UPDATE: Laju Penularan Covid-19 di Titik Rendah, Omicron Diduga Sudah Ada di RI

UPDATE: Laju Penularan Covid-19 di Titik Rendah, Omicron Diduga Sudah Ada di RI

Nasional
Perjalanan Karier Novel Baswedan, dari Polri Kembali Lagi ke Polri...

Perjalanan Karier Novel Baswedan, dari Polri Kembali Lagi ke Polri...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.