[POPULER NASIONAL] Eks Jubir Tim Kampanye Jokowi Jadi Dubes RI untuk Kuwait | Eks Wakil Ketua Tim Kampanye Jokowi Jadi Dubes RI untuk AS

Kompas.com - 26/10/2021, 06:00 WIB
Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lena Maryana Mukti seusai menjadi pembicara dalam diskusi Populi Center dan Smart FM Network di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/7/2018). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOKetua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lena Maryana Mukti seusai menjadi pembicara dalam diskusi Populi Center dan Smart FM Network di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Berita terkait eks juru bicara tim kampanye Jokowi yang dilantik menjadi Duta Besar RI untuk Kuwait menarik minat pembaca sehingga menjadi berita terpopuler di desk nasional Kompas.com pada Senin, 25 Oktober 2021.

Kemudian, isu lain yang menjadi artikel terpopuler adalah soal eks wakil ketua tim kampanye Jokowi yang juga dilantik menjadi Duta Besar RI untuk Amerika Serikat.

Di bawah ini kami rangkum kembali informasinya untuk Anda.

Eks jubir tim kampanye Jokowi dilantik jadi Dubes RI untuk Kuwait

Presiden Joko Widodo melantik 17 Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/10/2021).

Dari 17 dubes yang dilantik, salah satunya adalah eks Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin pada saat Pilpres 2019, Lena Maryana Mukti.

Diketahui Lena juga merupakan politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia menjabat sebagai Ketua DPP PPP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh Jokowi, Lena dilantik sebagai Duta Besar untuk Negara Kuwait yang berkedudukan di Kuwait City.

Baca juga: Jokowi Lantik Eks Jubir Tim Kampanyenya di Pilpres 2019 Jadi Dubes RI untuk Kuwait

Eks wakil ketua tim kampanye Jokowi dilantik jadi Dubes RI untuk AS

Jokowi juga melantik Rosan P Roeslani sebagai Duta Besar pada Senin (25/10/2021). Rosan  dipercaya oleh Jokowi sebagai Duta Besar RI untuk Amerika Serikat.

Nama Rosan tentu sudah tidak asing. Selama ini, ia dikenal sebagai pengusaha dan mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Rosan menjabat sebagai Ketua Umum Kadin hingga pertengahan 2021 lalu. Di Kadin, kini ia menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan.

Pada Pilpres 2019 lalu Rosan juga bergabung sebagai Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf. Ia bahkan menjabat sebagai Wakil Ketua TKN.

Saat itu, Rosan lebih memilih mendukung Jokowi ketimbang sahabatnya yang juga calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno.

Rosan dan Sandiaga merupakan alumni Sekolah Pangudi Luhur. Sebagai ketua ikatan alumni, Rosan kala itu mengungkapan bahwa alumni Pangudi Luhur memberikan dukungan mereka kepada Jokowi.

Baca juga: Eks Wakil Ketua Tim Kampanye Jokowi Dilantik Jadi Dubes RI untuk AS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prabowo Maju Capres 2024, Gerindra: Harapan Masyarakat Begitu Besar

Prabowo Maju Capres 2024, Gerindra: Harapan Masyarakat Begitu Besar

Nasional
Sering Sulit Akses Siaran TV Analog, Masyarakat Kalteng Sambut Baik Peralihan ke Digital

Sering Sulit Akses Siaran TV Analog, Masyarakat Kalteng Sambut Baik Peralihan ke Digital

Nasional
Sekjen Gerindra: Kami Akan Bela Terus Anies, tetapi Apakah Formula E Kebutuhan Masyarakat Jakarta?

Sekjen Gerindra: Kami Akan Bela Terus Anies, tetapi Apakah Formula E Kebutuhan Masyarakat Jakarta?

Nasional
Periksa Dua Saksi, KPK Dalami Aliran Uang yang Diterima Bupati Bintan

Periksa Dua Saksi, KPK Dalami Aliran Uang yang Diterima Bupati Bintan

Nasional
Polri Ingatkan ASN dan Karyawan Swasta Dilarang Cuti Natal-Tahun Baru

Polri Ingatkan ASN dan Karyawan Swasta Dilarang Cuti Natal-Tahun Baru

Nasional
Menkes Sebut Masyarakat Takut Vaksin yang Tersedia, Laju Vaksinasi Covid-19 Menurun

Menkes Sebut Masyarakat Takut Vaksin yang Tersedia, Laju Vaksinasi Covid-19 Menurun

Nasional
Ketua Komisi X DPR Bersurat ke Kemendikbud Ristek, Minta Guru Honorer K2 Diangkat Jadi Guru PPPK

Ketua Komisi X DPR Bersurat ke Kemendikbud Ristek, Minta Guru Honorer K2 Diangkat Jadi Guru PPPK

Nasional
19 Daerah Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Menkes Sebut Kemampuan Testing Menurun

19 Daerah Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Menkes Sebut Kemampuan Testing Menurun

Nasional
Ketua Komisi X Nilai Nadiem Belum Sungguh-sungguh Mengafirmasi Keberadaan Guru Honorer

Ketua Komisi X Nilai Nadiem Belum Sungguh-sungguh Mengafirmasi Keberadaan Guru Honorer

Nasional
 Kemenkominfo Dorong Keterlibatan Komunitas Media untuk Promosikan Presidensi G20 Indonesia

Kemenkominfo Dorong Keterlibatan Komunitas Media untuk Promosikan Presidensi G20 Indonesia

Nasional
Menkes: 19 Kabupaten/Kota Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Menkes: 19 Kabupaten/Kota Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Nasional
Masyarakat Tak Bisa Tunjukkan Bukti Vaksin Tak Akan Dilayani Beli Tiket Transportasi

Masyarakat Tak Bisa Tunjukkan Bukti Vaksin Tak Akan Dilayani Beli Tiket Transportasi

Nasional
4.255.268 Kasus Covid-19 Indonesia dan Upaya Hindari Gelombang Ketiga

4.255.268 Kasus Covid-19 Indonesia dan Upaya Hindari Gelombang Ketiga

Nasional
Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Guru Madrasah dan Pesantren Sebarkan Islam Toleran

Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Guru Madrasah dan Pesantren Sebarkan Islam Toleran

Nasional
[POPULER NASIONAL] Polemik Telegram Panglima soal Proses Hukum Anggota TNI | Yusril: Tak Heran UU Cipta Kerja Rontok di MK

[POPULER NASIONAL] Polemik Telegram Panglima soal Proses Hukum Anggota TNI | Yusril: Tak Heran UU Cipta Kerja Rontok di MK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.