Kompas.com - 26/08/2021, 10:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan, PKS menghargai keputusan Partai Amanat Nasional (PAN) jika bergabung dengan koalisi pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Menurut Mardani, keputusan untuk bergabung dengan parpol koalisi merupakan sepenuhnya hak PAN.

"Itu haknya PAN untuk menjadi oposisi atau bergabung dengan koalisi," kata Mardani saat dihubungi Kompas.com, Kamis (26/8/2021).

Baca juga: Sekjen Nasdem Sebut PAN sebagai Sahabat Baru Koalisi Pendukung Pemerintah

Anggota Komisi II DPR itu juga menegaskan, jika PAN masuk dalam koalisi, tidak akan berpengaruh pada posisi PKS saat ini yang tetap pada oposisi.

Menurut dia, PKS akan konsisten untuk tetap mengawasi jalannya pemerintahan dengan peran sebagai partai oposisi.

"PKS Insya Allah akan istikamah menjaga negeri dengan peran oposisi. Mengawal kebijakan pemerintah dengan kritik yang kritis dan konstruktif," ujar Mardani.

Mardani melanjutkan, kekonsistenan sebagai partai oposisi itu harus terus berlanjut karena untuk menjaga fungsi kontrol masyarakat terhadap pemerintah.

Baca juga: PAN Ikut Pertemuan Jokowi dan Parpol Koalisi, Nasdem: Yang Undang Presiden

Ia pun mengaku khawatir, fungsi kontrol masyarakat akan melemah apabila peran partai oposisi berkurang.

"Kami tetap konsisten. Karena berbahaya, jika fungsi kontrol masyarakat melemah," ucapnya.

Ia menambahkan, oposisi sudah merupakan pilihan yang tepat bagi PKS. Mardani beralasan, hal itu untuk menghindari kesesakan yang menurutnya kini sudah terjadi di partai koalisi.

Lebih lanjut, Mardani menegaskan terkait fungsi parpol oposisi yaitu mengawal berbagai kebijakan pemerintah.

Baca juga: PAN Targetkan Raih 60 Kursi di DPR pada Pemilu 2024

Menurut dia, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah harus berlandaskan kepentingan masyarakat.

"Salah satu fungsi oposisi mengawal agar kebijakan pemerintah pro rakyat. Tidak pro elite, apalagi koruptif," tutur dia.

Kabar bahwa PAN bergabung dengan koalisi pemerintah Jokowi-Ma'ruf terjadi usai pertemuan yang dilakukan Presiden Jokowi dan ketum, sekjen parpol koalisi di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (25/8/2021) sore.

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga mengatakan, partainya telah menyatakan dukungan pada pemerintah sejak mulai dipimpin oleh Ketum PAN Zulkifli Hasan.

"PAN sejak kepemimpinan Ketum Bang Zul telah menegaskan sebagai partai politik pendukung pemerintah, ikut sebagai partai koalisi," kata Yoga saat dihubungi, Rabu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.