44.550 Pasien Covid-19 Sembuh dalam Sehari, Tertinggi selama Pandemi, Lewati Angka Positif Harian

Kompas.com - 31/07/2021, 07:28 WIB
Warga melintas di dekat mural bertemakan COVID-19 di Petamburan, Jakarta, Rabu (21/7/2021). Berdasarkan data Kemenkes RI, pada hari pertama perpanjangan Pemeberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kasus COVID-19 di Indonesia kembali menurun dari 38.325 orang menjadi 33.772 orang per hari. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc. ANTARA FOTO/Rivan Awal LinggaWarga melintas di dekat mural bertemakan COVID-19 di Petamburan, Jakarta, Rabu (21/7/2021). Berdasarkan data Kemenkes RI, pada hari pertama perpanjangan Pemeberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kasus COVID-19 di Indonesia kembali menurun dari 38.325 orang menjadi 33.772 orang per hari. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pada Jumat (30/7/2021) menunjukkan jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh lebih tinggi dibandingkan dengan penambahan pasien baru.

Hal tersebut diketahui berdasarkan laporan Satgas yang diterima awak media pada Jumat sore.

Melihat data tersebut, akumulasi pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh hingga Jumat pukul 12.00 mencapai 2.730.720 orang.

Adapun angka itu didapat dari penambahan 44.550 orang yang sembuh dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: UPDATE 30 Juli: Tambah 44.550, Pasien Covid-19 Sembuh Kini 2.730.720 Orang

Sementara, angka penambahan kasus harian baru pada hari yang sama sebanyak 41.168 orang.

Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 3.372.374 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penambahan pasien yang dinyatakan sembuh pada Jumat juga merupakan rekor kasus sembuh tertinggi selama pandemi.

Sebelumnya, jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh tertinggi selama pandemi tercatat pada Sabtu (24/7/2021) dengan penambahan 39.767 orang.

Baca juga: Satgas Klaim Kasus Aktif, Kasus Harian dan Kesembuhan Membaik Selama PPKM Level 1-4

Data-data ini seakan menjadi angin segar bagi semua pihak untuk tak berhenti melawan pandemi Covid-19.

Angka kesembuhan diharapkan terus bertambah dan bahkan melewati jumlah kasus baru setiap harinya.

Pasien meninggal dan kasus aktif

Kendati demikian, Satgas Penanganan Covid-19 masih melaporkan adanya penambahan kasus pasien Covid-19 meninggal dunia.

Pada Jumat, Satgas mencatat jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah sebanyak 1.759 orang dalam waktu 24 jam terakhir.

Dengan demikian, kini ada 92.311 orang yang meninggal akibat Covid-19.

Data ini juga masih menunjukkan penambahan kasus pasien Covid-19 meninggal dunia di atas 1.000 orang dalam beberapa waktu terakhir.

Baca juga: UPDATE 30 Juli: Hari ini Penambahan Pasien Sembuh Covid-19 Lewati Angka Kasus Baru

Sementara itu, jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia pada Jumat tercatat ada 549.343 orang.

Jumlah kasus aktif periode ini didapatkan setelah terjadi penurunan sebanyak 5.141 pasien dibandingkan data pada Kamis (29/7/2021).

Kasus aktif merupakan pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan.

Angka itu didapatkan dengan mengurangi total kasus positif Covid-19 dengan angka kesembuhan dan kematian.

Pemeriksaan spesimen

Selain itu, pemerintah sejak Kamis hingga Jumat telah memeriksa sebanyak 252.184 spesimen Covid-19.

Jumlah itu didapatkan dari pemeriksaan 131.013 spesimen tes swab polymerase chain reaction (PCR) serta 119.553 spesimen tes rapid antigen dan 618 spesimen tes cepat molekuler (TCM).

Perlu diketahui, satu orang dapat diambil spesimennya lebih dari satu kali.

Baca juga: Lapor Covid-19: Jangan Senang Dulu Lihat Angka Kesembuhan Tinggi

Pada periode yang sama tercatat ada 164.999 orang yang diambil sampelnya untuk pemeriksaan spesimen dalam 24 jam terakhir.

Jumlah tersebut terdiri dari 69.078 orang yang diperiksa menggunakan real time swab test PCR dan 576 menggunakan TCM.

Kemudian, ada 95.345 orang yang diambil sampelnya menggunakan tes antigen.

Hasilnya menunjukan sebanyak 41.168 orang diketahui positif virus corona.

Jumlah tersebut didapatkan dari 31.689 hasil PCR, 367 dari TCM dan 9.112 dari antigen.

Berdasarkan hasil itu, maka positivity rate kasus positif Covid-19 harian tercatat 24,95 persen.

Baca juga: Satgas Covid-19 Tangsel: Kasus Harian Melonjak karena Testing Kian Masif

Namun, jika tanpa menggunakan hasil positif dari tes antigen, yaitu hanya menghitung dari metode swab PCR dan TCM, maka tingkat positivity rate menunjukan angka lebih tinggi yaitu mencapai 46,02 persen.

Dengan penambahan itu, total pemeriksaan spesimen Covid-19 hingga kini mencapai 26.038.438 spesiman dari 17.712.645 orang.

Proses vaksinasi

Pemerintah hingga Jumat (30/7/2021) mencatat jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi Covid-19 dosis kedua mencapai 20.146.421 orang atau 9,67 persen.

Mereka yang sudah divaksinasi adalah masyarakat dari kalangan tenaga kesehatan, petugas publik dan lansia, masyarakat rentan, masyarakat umum, dan anak usia 12-17 tahun.

Data tersebut disampaikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui laman www.kemkes.go.id yang dikutip Kompas.com, Jumat.

Adapun jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama yakni 46.805.993 orang atau 22,47 persen.

Baca juga: Ditakut-takuti Orang Sekitar, Kakek 67 Tahun Tetap Berangkat Vaksinasi

Diketahui, pemerintah menargetkan 208.265.720 orang yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19.

Sementara itu, vaksinasi tahap pertama yang menargetkan tenaga kesehatan cakupannya sudah mencapai 108,76 persen untuk dosis pertama dan 99,19 persen untuk dosis kedua.

Adapun sasaran pada tahap pertama untuk tenaga kesehatan, yakni mencapai 1.468.764 orang.

Sebanyak 1.596.846 orang tenaga kesehatan sudah divaksinasi dosis pertama, dan 1.455.968 orang telah disuntik dosis kedua.

Kemudian, sasaran pada tahap kedua untuk petugas publik ditargetkan mencapai 17.327.167 orang.

Baca juga: Army Gelar Vaksinasi Massal untuk 10.000 Orang di JCC

Data Kemenkes menunjukkan, 25.641.264 orang petugas publik sudah divaksinasi dosis pertama dan 11.326.601 orang telah disuntik vaksin dosis kedua.

Selanjutnya, sasaran vaksinasi untuk lanjut usia (lansia) sebanyak 21.553.118 orang. Hingga Jumat, 4.833.841 orang lansia telah divaksinasi dosis pertama dan 3.157.368 lansia disuntik vaksin dosis kedua.

Selain itu, pemerintah juga mendata ada 2.219.348 guru dan tenaga pendidik yang sudah divaksinasi dosis pertama dan 1.724.219 orang disuntik vaksin dosis kedua.

Lebih lanjut, sasaran vaksinasi untuk masyarakat rentan dan umum sebanyak 141.211.181 orang.

Hingga Jumat, sebanyak 13.814.587 orang sudah divaksinasi dosis pertama dan 4.204.152 orang disuntik dosis kedua.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12-17 di Tangsel Baru Capai 13 Persen dari Target

Pemerintah juga menargetkan vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun sebanyak 26.705.490 orang.

Hingga Jumat, data pemerintah menyatakan bahwa sebanyak 919.455 orang sudah divaksinasi dosis pertama dan 2.332 orang sudah mendapatkan dosis kedua.

Vaksinasi Covid-19 diberikan dua dosis dan penyuntikannya dilakukan sebanyak dua kali dalam rentang 14 hari.

Hal tersebut dilakukan untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di KTT, Jokowi Sebut ASEAN Tak Ingin Terjebak Rivalitas dengan China

Di KTT, Jokowi Sebut ASEAN Tak Ingin Terjebak Rivalitas dengan China

Nasional
Dewas Proses Laporan Novel terhadap Lili Pintauli Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

Dewas Proses Laporan Novel terhadap Lili Pintauli Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

Nasional
Pemerintah Diminta Kaji Lagi Rencana PCR Jadi Syarat Semua Moda Transportasi

Pemerintah Diminta Kaji Lagi Rencana PCR Jadi Syarat Semua Moda Transportasi

Nasional
Wamenkes Minta Masyarakat Tak Larut dalam Euforia Penurunan Kasus Covid-19

Wamenkes Minta Masyarakat Tak Larut dalam Euforia Penurunan Kasus Covid-19

Nasional
Saksi Polisi Ungkap Alasan Tidak Bawa Borgol Saat Kejar Anggota Laskar FPI

Saksi Polisi Ungkap Alasan Tidak Bawa Borgol Saat Kejar Anggota Laskar FPI

Nasional
Jokowi Minta Harga PCR Turun Jadi Rp 300.000, Ini Kata Gakeslab

Jokowi Minta Harga PCR Turun Jadi Rp 300.000, Ini Kata Gakeslab

Nasional
Prabowo Serahkan 2 Kapal Angkut Tank Buatan Dalam Negeri ke TNI AL

Prabowo Serahkan 2 Kapal Angkut Tank Buatan Dalam Negeri ke TNI AL

Nasional
Ketua DPR Minta Harga Tes PCR Tak Lebih Mahal dari Tarif Tiket

Ketua DPR Minta Harga Tes PCR Tak Lebih Mahal dari Tarif Tiket

Nasional
Empat Tersangka Tarik Pelanggan Judi 'Online' dengan 'Host' Wanita Seksi

Empat Tersangka Tarik Pelanggan Judi "Online" dengan "Host" Wanita Seksi

Nasional
Jokowi Dinilai Bisa Pertimbangkan Johan Budi dan Febri Diansyah sebagai Jubir

Jokowi Dinilai Bisa Pertimbangkan Johan Budi dan Febri Diansyah sebagai Jubir

Nasional
Kenang Sudi Silalahi, SBY: Surga Insya Allah, Beliau Orang Baik

Kenang Sudi Silalahi, SBY: Surga Insya Allah, Beliau Orang Baik

Nasional
Menkumham Serahkan 9 Kekayaan Intelektual ke Korpolairud Polri

Menkumham Serahkan 9 Kekayaan Intelektual ke Korpolairud Polri

Nasional
Polisi Diduga Tembak Polisi di Lombok, Polri: Motif Masih Didalami

Polisi Diduga Tembak Polisi di Lombok, Polri: Motif Masih Didalami

Nasional
Menko PMK: Pengentasan Stunting Harus Dilakukan Frontal

Menko PMK: Pengentasan Stunting Harus Dilakukan Frontal

Nasional
Anggota DPR Pertanyakan Rencana Tes PCR Jadi Syarat Perjalanan pada Semua Moda Transportasi

Anggota DPR Pertanyakan Rencana Tes PCR Jadi Syarat Perjalanan pada Semua Moda Transportasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.