Sejumlah Rusun Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, dari Rusun Nagrak, hingga Rusun Pasar Rumput

Kompas.com - 08/07/2021, 07:43 WIB
Kementerian PUPR Pasang 689 Unit Penyejuk Udara di Rusun Pasar Rumput Kementerian PUPRKementerian PUPR Pasang 689 Unit Penyejuk Udara di Rusun Pasar Rumput

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mulai menyiapkan sejumlah rumah susun yang akan digunakan sebagai lokasi isolasi pasien Covid-19.

Beberapa di antaranya yakni Rumah Susun Pasar Rumput di Manggarai, Jakarta Selatan dan Rumah Susun Nagrak di Cilincing, Jakarta Utara.

Selain itu, ada Wisma Asrama Haji Pondok Gede di Pasar Rebo, Jakarta Timur yang juga dipersiapkan untuk tempat isolasi pasien Covid-19.

Adapun tiga lokasi ini disiapkan untuk membantu penanganan pasien akibat lonjakan kasus Covid-19 di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga: Malam-malam Jokowi Tinjau Rusun Pasar Rumput, Cek Lokasi Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Berdasarkan data yang dipublikasi Pemprov DKI pada 2 Juli 2021, kapasitas tempat tidur isolasi di 140 rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta mencapai 11.134 tempat tidur.

Dari jumlah itu, sudah terisi 10.220, atau 92 persennya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keterisian tempat tidur ICU juga tak jauh berbeda tempat tidur isolasi. Dari 1.344 tempat tidur ICU yang disediakan, sudah terisi 94 persen.

Sebelumnya, pemerintah telah mengoperasikan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran dan Rumah Sakit Covid-19 Pademangan sebagai lokasi isolasi pasien Covid-19.

Pemerintah pun menambah kapasitas RSDC Wisma Atlet sebanyak 1.200 tempat tidur untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran 2021.

Baca juga: Tiba di Indonesia, 3.594 Pekerja Migran Indonesia Dikarantina di Wisma Atlet Pademangan

Dipersiapkannya tiga lokasi isolasi baru tersebut menjadi strategi pemerintah untuk menambah kapasitas tempat isolasi pasien Covid-19 secara keseluruhan di Ibu Kota.

Rusun Pasar Rumput siap pakai

Presiden Joko Widodo memeriksa kesiapan Rumah Susun Pasar Rumput pada Rabu (7/7/2021) malam.

Nantinya, rusun tersebut mampu menampung 8.010 pasien.

"Tower 1 sudah siap untuk dipakai sebanyak 2.060 tempat tidur. Kemudian yang Tower 2 dan Tower 3 sebanyak 5.950 akan siap dalam 2-3 hari ini," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, Rusun Pasar Rumput akan menjadi tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 yang bergejala ringan dan tak bergejala atau OTG.

Baca juga: Jokowi: Rusun Pasar Rumput Segera Beroperasi, Bisa Tampung 8.010 Pasien Covid-19

Keberadaan rusun tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan rumah sakit rujukan Covid-19.

"Dengan persiapan-persiapan seperti ini kalau memang terjadi lonjakan kita sudah ada kesiapan," ujar Jokowi.

Asrama Haji Pondok Gede siap tampung pasien Covid-19

Sebelumnya, pada Senin (5/7/2021), Presiden Jokowi telah meninjau lokasi Asrama Haji Pondok Gede yang dijadikan rumah sakit (RS) bagi penanganan Covid-19.

Lokasi tersebut nantinya digunakan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di DKI Jakarta dan sekitarnya.

"Ini kita siapkan menjadi rumah sakit bagi penanganan Covid yang ini kita siapkan untuk mengantisipasi lonjakan penyebaran Covid yang ada di Jakarta dan sekitarnya," ujar Jokowi dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Selasa (6/7/2021).

Di asrama haji tersebut, pemerintah menyiapkan 900 tempat tidur isolasi, 50 intensive care unit (ICU), dan 40 high care unit (HCU).

Baca juga: Tower 1 Rusun Pasar Rumput Siap Digunakan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Menurut Presiden, kesiapan seluruh fasilitas itu telah disiapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan diharapkan bisa segera dipergunakan dalam dua hari ke depan.

"Saya tadi sudah perintahkan agar dalam dua hari ini bisa diselesaikan sehingga nantinya hari Kamis (7/7/2021) kita harapkan sudah bisa dipakai dan dioperasikan," kata Jokowi.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito memaparkan kondisi kapasitas tiga tempat isolasi pasien Covid-19 yang ada di DKI Jakarta.

Ketiganya yakni, Asrama Haji Pondok Gede, Rumah Susun Nagrak, dan Rumah Susun Pasar Rumput.

"Untuk Asrama Haji Pondok Gede, memiliki kapasitas 900 tempat tidur. Terdiri dari 50 tempat tidur ICU dan 850 tempat tidur isolasi," ujar Ganip dalam sesi konferensi pers PPKM mikro secara daring pada Rabu (7/7/2021).

"Diharapkan besok (Kamis 8 Juli 2021) atau lusa (Jumat 9 Juli 2021) bisa operasional," kata dia.

Baca juga: Asrama Haji Pondok Gede Siap Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19, JIExpo Menyusul

Kemudian, Rumah Susun Pasar Rumput memiliki kapasitas 5.952 tempat tidur.

Saat ini, sebanyak 1.000 tempat tidur sudah dipersiapkan untuk isolasi.

Jumlah tersebut terdiri dari 850 tempat tidur untuk isolasi mandiri dan 150 tempat tidur untuk tenaga kesehatan.

"Pekan ini sudah bisa kita lakukan operasional," tutur Ganip.

Sementara itu, untuk Rumah Susun Nagrak di Cilincing telah dioperasikan sejak 22 Mei 2021.

Adapun total kapasitas di Rumah Susun Nagrak sebanyak 3.302 pasien.

"Saat ini baru terpakai 1.824 tempat tidur dan yang belum terpakai 1.428 tempat tidur. Ini semua data untuk tempat isolasi ya. Selain di RSDC Kemayoran," ucap Ganip.

Kasus aktif Covid-19 di Jakarta capai 100.062

Data pemerintah menunjukkan, kasus aktif pasien Covid-19 di Jakarta menembus angka 100.062 pada Rabu (7/7/2021).

Jumlah ini tercatat setelah mengalami peningkatan 5.478 dibandingkan hari kemarin.

Kasus aktif ialah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan.

Sementara itu, untuk penambahan kasus baru Covid-19 berada di angka 9.366 yang merupakan hasil pemeriksaan PCR 24.399 orang.

"Sebanyak 24.399 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 9.366 positif dan 15.033 negatif," Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam keterangan tertulis, Rabu.

Dwi mengatakan, dari penambahan 9.366 kasus baru, 13 persen di antaranya ditemukan pada anak-anak usia 0-18 tahun.

Baca juga: UPDATE 7 Juli: Sebaran 34.101 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

Rinciannya, 876 kasus merupakan anak usia 6-18 tahun, 306 lagi merupakan anak usia 0-5 tahun.

"Sedangkan, 7.268 kasus adalah usia 19-59 tahun dan 916 kasus adalah usia 60 tahun ke atas," ucap Dwi.

Dengan penambahan kasus baru tersebut, angka kumulatif kasus Covid-19 di Jakarta kini mencapai 610.303 kasus.

Sementara itu, sebagai perbandingan, kasus aktif Covid-19 secara nasional mencapai 343.101 pasien pada Rabu. Jumlah ini merupakan yang tertinggi selama pandemi melanda Tanah Air.

Jumlah kasus aktif nasional saat ini setara dengan 14,4 persen dari total kasus konfirmasi positif Covid-19 Indonesia sebanyak 2.379.397.

Sebelumnya, rekor jumlah kasus aktif di Indonesia tercatat 324.597 orang, pada Selasa (6/7/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nama-nama Petahana yang Lolos Seleksi Tertulis Calon Anggota KPU-Bawaslu

Nama-nama Petahana yang Lolos Seleksi Tertulis Calon Anggota KPU-Bawaslu

Nasional
Risma Minta Tunarungu Bicara, Teman Tuli Sebut Lebih Suka Berbahasa Isyarat

Risma Minta Tunarungu Bicara, Teman Tuli Sebut Lebih Suka Berbahasa Isyarat

Nasional
Kritik Mahfud, Pakar: Tak Ada yang Membingungkan dalam Putusan MK soal UU Cipta Kerja

Kritik Mahfud, Pakar: Tak Ada yang Membingungkan dalam Putusan MK soal UU Cipta Kerja

Nasional
Prabowo Digugat Eks Ketua DPC Rp 501 Miliar, Gerindra: Santai Sajalah

Prabowo Digugat Eks Ketua DPC Rp 501 Miliar, Gerindra: Santai Sajalah

Nasional
Eks Pegawai KPK Dinilai Akan Berkontribusi Positif di Kepolisian

Eks Pegawai KPK Dinilai Akan Berkontribusi Positif di Kepolisian

Nasional
UPDATE 3 Desember: Vaksinasi Covid-19 Lansia Dosis Pertama Capai 54,41 Persen

UPDATE 3 Desember: Vaksinasi Covid-19 Lansia Dosis Pertama Capai 54,41 Persen

Nasional
Gugat Prabowo, Eks Ketua DPC Gerindra Blora Ingin Pemecatannya Dibatalkan

Gugat Prabowo, Eks Ketua DPC Gerindra Blora Ingin Pemecatannya Dibatalkan

Nasional
Raih Penghargaan Wakaf Produktif, Dompet Dhuafa Bersemangat Tingkatkan Inovasi

Raih Penghargaan Wakaf Produktif, Dompet Dhuafa Bersemangat Tingkatkan Inovasi

Nasional
Mensos Risma Diminta Berinovasi, Bukan Minta Tunarungu Bicara

Mensos Risma Diminta Berinovasi, Bukan Minta Tunarungu Bicara

Nasional
Aturan Jadi ASN Polri Terbit, MAKI Berharap Eks Pegawai KPK Segera Dilantik

Aturan Jadi ASN Polri Terbit, MAKI Berharap Eks Pegawai KPK Segera Dilantik

Nasional
Peraturan Jadi ASN Polri Terbit, Eks Pegawai KPK Tunggu Undangan Kapolri

Peraturan Jadi ASN Polri Terbit, Eks Pegawai KPK Tunggu Undangan Kapolri

Nasional
Surya Sahetapy: Teman Tuli Punya Cara Komunikasi yang Beragam

Surya Sahetapy: Teman Tuli Punya Cara Komunikasi yang Beragam

Nasional
Koalisi Penyandang Disabilitas Anti-audism Desak Mensos Risma Minta Maaf

Koalisi Penyandang Disabilitas Anti-audism Desak Mensos Risma Minta Maaf

Nasional
Risma Minta Anak Tuli Bicara, Orangtua: Sangat Menyakiti Hati Saya

Risma Minta Anak Tuli Bicara, Orangtua: Sangat Menyakiti Hati Saya

Nasional
IM57+ Institute Bersedia Audit Harta Kekayaan Pimpinan KPK

IM57+ Institute Bersedia Audit Harta Kekayaan Pimpinan KPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.