Kompas.com - 24/06/2021, 18:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan RI di Malaysia memulangkan 145 WNI pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia pada Kamis (24/6/2021).

Mereka yang dipulangkan merupakan PMI deportan yang tergolong kelompok rentan.

"Keseluruhan WNI/PMI yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta ini telah menyelesaikan masa tahanannya, mayoritas karena pelanggaran keimigrasian," demikian keterangan tertulis sebagaimana dilansir dari laman resmi Kementerian Luar Negeri, Kamis.

Baca juga: Banyak Pekerja Migran di Malaysia Tak Digaji, KBRI Kuala Lumpur Selesaikan 46 Kasus Senilai Rp 2,9 Miliar

Atas dasar pertimbangan kemanusiaan, 145 WNI/PMI tersebut diprioritaskan kepulangannya karena merupakan kelompok rentan. Mereka terdiri dari perempuan, anak, lansia, serta yang memiliki riwayat penyakit.

"Dikarenakan pandemi Covid-19, kepulangan mereka menjadi terhambat dan harus tinggal di detensi imigrasi melebihi masa hukumannya," demikian siaran pers Kemenlu.

Sebelum dipulangkan ke Tanah Air, semua WNI/PMI tersebut telah menjalani tes PCR. Hasil tes menunjukkan seluruhnya negatif Covid-19.

Proses tes PCR itu pun dipantau langsung oleh Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur.

Setibanya di Indonesia, para PMI diwajibkan menjalani 2 kali tes PCR dan karantina selama 5 hari di Wisma Pademangan. Hal ini untuk memastikan tidak ada importasi kasus virus corona.

Baca juga: 13.720 Pekerja Migran Pulang ke Jatim, 182 Orang Positif Covid-19

"Proses fasilitasi kepulangan ini merupakan kerja sama yang baik antar kementerian/lembaga, mulai dari keberangkatan di Malaysia hingga pemulangan ke daerah asal masing-masing pasca menjalani karantina," bunyi siaran pers lagi.

Adapun sejak awal pandemi Covid-19 hingga saat ini, tercatat 12.019 deportan WNI/PMI dari Malaysia yang berhasil difasilitasi kepulangannya ke Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.