Kasus Covid-19 di Kudus Melonjak Signifikan, Ketua Satgas Lakukan Peninjauan

Kompas.com - 02/06/2021, 14:51 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang juga Ketua Satuan Tugas Covid-19 Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ganip Warsito mengunjungi Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (26/5/2021) sore. KOMPAS.com/IhsanuddinKepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang juga Ketua Satuan Tugas Covid-19 Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ganip Warsito mengunjungi Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (26/5/2021) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito bertolak ke Kudus, Jawa Tengah, Rabu (2/6/2021).

Kunjungan tersebut menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas, Senin (31/5/2021) kemarin, yang meminta laporan khusus mengenai lonjakan kasus Covid-19 di Kudus pasca Lebaran.

"Mengingat kasus aktif Covid-19 di wilayah tersebut mengalami lonjakan secara siginifikan pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPN) Raditya Jati melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: Sampaikan Perkenalan ke Komisi VIII, Ganip Warsito: Mengganti Pak Doni Itu Berat

Menurut Raditya, Ganip bertolak ke Kudus melalui Semarang menggunakan pesawat TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu siang.

Setelah mendarat di Semarang, Ganip akan melakukan rapat koordinasi bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 provinsi Jateng.

Rapat juga akan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan komponen terkait.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, Ganip akan melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Kudus beserta Forkopimda setempat, serta apel penambahan 450 personel Satgas Penanganan Covid-19.

Baca juga: Kepala Dinkes dan Jubir Satgas Covid-19 Kudus Terpapar Virus Corona

Personel satgas ditambahkan untuk membantu pelaksanaan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, penegakkan protokol 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak), serta penyelenggaraan 3T (tracing, testing, treatment).

Tak hanya itu, lanjut Raditya, Ganip yang juga menjabat sebagai Kepala BNPB itu akan melakukan asesmen pendirian rumah sakit lapangan khusus Covid-19 di Kabupaten Kudus, sekaligus penentuan dukungan fasilitas karantina/isolasi mandiri terpusat pada tiap-tiap kecamatan atau desa.

"Dalam hal ini, Ganip Warsito juga akan menyerahkan dukungan penanganan Covid-19 bagi pemerintah Kabupaten Kudus berupa tenda isolasi 2 buah, masker kain 20 ribu lembar, masker kain anak 10 ribu lembar dan handsanitizer sebanyak 20 jerigen dengan kapasitas 4 liter," kata dia.

Baca juga: Zona Merah, 156 Tenaga Kesehatan di Kudus Positif Covid-19

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.