Kemenkes: Keterisian RS Rujukan Covid-19 Meningkat, 4 Provinsi di Atas 50 Persen

Kompas.com - 24/05/2021, 12:18 WIB
Ilustrasi rumah sakit. healthcareitnews.comIlustrasi rumah sakit.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan, keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di seluruh provinsi Indonesia mengalami peningkatan secara merata.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Azhar Jaya mengatakan, ada empat provinsi dengan keterisian tempat tidur gabungan ruang isolasi dan ruang ICU di atas 50 persen yaitu Sumatera Utara (58 persen), Kalimantan Barat (58 persen), Sumatera Barat (53 persen) dan Riau (53 persen).

"Ini terus kami cermati selain mereka dapat mudik lokal dan PMI-nya juga naik," katanya dalam yang disiarkan di kanal YouTube Pusdalops BNPB, Minggu (23/5/2021).

"Kalau kita breakdown lagi, sedikit berbeda untuk posisi tempat tidur intensif atau ICU di Riau, ini kuning, 65 persen," sambungnya.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan hingga 10.000 Tempat Tidur

Di Pulau Sumatera, kata Azhar, hampir seluruh provinsi mengalami kenaikan. Pihaknya sudah melihat terjadi peningkatan sebelum masa libur panjang kemarin.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Sementara di Pulau Jawa, keterisian tempat tidur di RS rujukan Covid-19 mengalami kenaikan dalam tiga hari terakhir.

Untuk data keterisian tempat tidur di RS rujukan Covid-19 di Pulau Kalimantan tercatat Kalimantan Barat yang mengalami kenaikan.

Namun, provinsi-provinsi lainnya tetap diwaspadai akan terjadinya kenaikan BOR.

"Kemudian untuk provinsi lain NTT, NTB, Bali relatif terkendali, demikian juga di Sulawesi, ini rata-rata trennya menurun kecuali Sulawesi Utara," ucapnya.

Baca juga: Persi Sebut Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Sejumlah Rumah Sakit Usai Libur Lebaran

Berdasarkan hal tersebut, Azhar mengatakan, pihaknya meminta seluruh rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas tempat tidur dengan melakukan konversi.

Ia menjelaskan, apabila rumah sakit masuk dalam zona merah atau BOR di atas 80 persen, maka harus mengonversi minimal 40 persen dari tempat tidur rawat inap menjadi perawatan pasien Covid-19, serta mengonversi minimal 25 persen ICU dari ruang rawat inap.

Kemudian, untuk rumah sakit masuk dalam zona kuning atau BOR di atas 60-80 persen, maka dapat mengonversi minimal 30 persen dari tempat tidur rawat inap menjadi perawatan pasien Covid-19, serta mengonversi minimal 15 persen ICU dari ruang rawat inap.

Terakhir, untuk rumah sakit masuk dalam zona hijau atau BOR di bawah 60 persen, maka dapat mengonversi minimal 20 persen dari tempat tidur rawat inap menjadi perawatan pasien Covid-19 serta mengonversi minimal 10 persen ICU dari ruang rawat inap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menko PMK: Pendekatan Lingkungan Salah Satu Cara Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem

Menko PMK: Pendekatan Lingkungan Salah Satu Cara Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem

Nasional
Cuti Bersama Natal Dihapus, Puan: Belajar dari Lebaran Kemarin

Cuti Bersama Natal Dihapus, Puan: Belajar dari Lebaran Kemarin

Nasional
Terima 1,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac dari China, Pemerintah Jamin Ketersediaan Vaksin Covid-19

Terima 1,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac dari China, Pemerintah Jamin Ketersediaan Vaksin Covid-19

Nasional
Geledah Sejumlah Lokasi di Probolinggo, KPK Amankan Dokumen dan Alat Elektronik

Geledah Sejumlah Lokasi di Probolinggo, KPK Amankan Dokumen dan Alat Elektronik

Nasional
TNI AL akan Fokuskan Pengadaan Tahun 2022 untuk Alutsista hingga Kemampuan Siber

TNI AL akan Fokuskan Pengadaan Tahun 2022 untuk Alutsista hingga Kemampuan Siber

Nasional
Bertemu Mahfud, Serikat Karyawan Minta Garuda Tak Dimatikan

Bertemu Mahfud, Serikat Karyawan Minta Garuda Tak Dimatikan

Nasional
Menpora Laporkan Sanksi dari WADA kepada Indonesia ke Wapres

Menpora Laporkan Sanksi dari WADA kepada Indonesia ke Wapres

Nasional
Kemenkes Temukan Banyak Kasus Covid-19 Terjadi di SMP dan SMA

Kemenkes Temukan Banyak Kasus Covid-19 Terjadi di SMP dan SMA

Nasional
Bung Hatta dan Asal-usul Nama Indonesia

Bung Hatta dan Asal-usul Nama Indonesia

Nasional
AHY Menang, PT DKI Jakarta Tolak Banding yang Diajukan Jhoni Allen

AHY Menang, PT DKI Jakarta Tolak Banding yang Diajukan Jhoni Allen

Nasional
Saat MK Tolak Gugatan UU ITE dan Nyatakan Pemblokiran Internet Papua Konstitusional...

Saat MK Tolak Gugatan UU ITE dan Nyatakan Pemblokiran Internet Papua Konstitusional...

Nasional
Satgas: Capaian Vaksinasi Covid-19 pada Lansia Masih Jauh dari Harapan

Satgas: Capaian Vaksinasi Covid-19 pada Lansia Masih Jauh dari Harapan

Nasional
Gerindra: Sudah Tepat Kami Dorong Prabowo Maju Pilpres karena Disukai Milenial

Gerindra: Sudah Tepat Kami Dorong Prabowo Maju Pilpres karena Disukai Milenial

Nasional
Saat 3 Hakim MK Sebut UU Minerba Cacat Formil, tapi Gugatannya Tetap Ditolak...

Saat 3 Hakim MK Sebut UU Minerba Cacat Formil, tapi Gugatannya Tetap Ditolak...

Nasional
4.241.809 Kasus Covid-19 di Tanah Air dan Keputusan Pemerintah Turunkan Harga PCR

4.241.809 Kasus Covid-19 di Tanah Air dan Keputusan Pemerintah Turunkan Harga PCR

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.