Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Klaim Diisi Anak Muda, Partai Prima Umumkan Akan Deklarasi 1 Juni 2021

Kompas.com - 07/05/2021, 19:26 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Parta Rakyat Adil Makmur (Prima), partai politik yang baru dibentuk bakal mendeklarasikan diri pada 1 Juni 2021. 

Ketua Panitia kegiatan deklarasi Prima Achmad Herwandi menegaskan bahwa Partai Prima telah hadir sebagai salah satu partai politik di Indonesia.

"Melalui konferensi pers ini bahwa telah lahir Partai Rakyat Adil Makmur atau Prima. Prima adalah Partainya Rakyat Biasa," kata Herwandi dalam konferensi pers di Kantor DPP PRIMA, Jakarta, yang disiarkan secara virtual, Jumat (7/5/2021).

Herwandi melanjutkan, pada hari ini, Prima juga resmi memulai rangkaian menuju deklarasi 1 Juni 2021.

Baca juga: Politik, Hukum, dan Sebaik-baiknya Partai Politik

Ia mengungkapkan, Prima akan menggelar berbagai rangkaian kegiatan menuju deklarasi seperti diskusi virtual yang dapat disaksikan melalui channel Youtube 'PRIMA TV".

Kemudian, Prima juga tengah menyiapkan film pendek mengenai berdirinya partai ini. Film itu akan dapat disaksikan pada deklarasi 1 Juni.

"Lalu juga penguatan konten-konten sosial media yang bersifat edukatif, yang menjelaskan program-program kami yang menampilkan rakyat biasa, bagaimana harapan-harapan rakyat biasa tersebut pada masa depan Indonesia adil makmur ke depan," tambah dia.

Pada kesempatan tersebut, Herwandi juga mengenalkan sejumlah sosok yang sudah mengisi jabatan di Prima.

Ia memperkenalkan mulai dari Wakil Sekretaris Jenderal Rudi Hartono yang merupakan seorang peneliti di bidang sosial dan gerakan sosial.

"Kemudian, ada bung Ma'ruf Asli Bhakti. Beliau ini adalah aktivis Islam. Kebetulan di DPP Prima, beliau dipercaya menjadi Wakil Ketua Umum," ucapnya.

Kemudian, ada beberapa nama lainnya yang disebutkan Herwandi akan mengisi jabatan sebagai juru bicara (jubir) berbagai bidang di DPP Prima.

Herwandi menyebutkan, ada sejumlah jubir di DPP PRIMA di antaranya jubir isu Papua, jubir isu perempuan dan kesadaran sosial, jubir isu lingkungan dan isu industri nasional, serta jubir pemberantasan korupsi.

Ia juga mengatakan, semua jubir dalam partai ini diisi oleh anak-anak muda yang merupakan aktivis mahasiswa.

Baca juga: Sekjen Gerindra: Internal Memohon Pak Prabowo Bersedia Maju di Pilpres 2024

Pada konferensi pers tersebut, kata Herwandi, belum semua nama-nama beserta jabatan dalam DPP Prima yang disebutkan.

Hal itu akan disampaikan pada deklarasi resmi 1 Juni 2021.

"Hari ini adalah momentum bagi PRIMA untuk mengenalkan diri secara resmi kepada rakyat Indonesia dengan nanti berbagai rangkaian menuju deklarasi dan kegiatan. Tentu saja kami ingin PRIMA ini bisa diterima oleh rakyat Indonesia," harap dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kubu Anies-Muhaimin Fokus Kaitkan Keterangan 4 Menteri di Sidang MK dengan Bukti Kecurangan

Kubu Anies-Muhaimin Fokus Kaitkan Keterangan 4 Menteri di Sidang MK dengan Bukti Kecurangan

Nasional
Kesimpulan Tim Anies-Muhaimin yang Akan Diserahkan ke MK: Ada Pelanggaran Terukur, KPU Berpihak ke Prabowo-Gibran

Kesimpulan Tim Anies-Muhaimin yang Akan Diserahkan ke MK: Ada Pelanggaran Terukur, KPU Berpihak ke Prabowo-Gibran

Nasional
Soroti Ketegangan Iran-Israel, Pengamat: Perang di Timur Tengah Bisa Menjurus ke Perang Dunia III

Soroti Ketegangan Iran-Israel, Pengamat: Perang di Timur Tengah Bisa Menjurus ke Perang Dunia III

Nasional
Finalisasi Kesimpulan, Yusril dkk Yakin MK Bakal Sahkan Kemenangan Prabowo-Gibran

Finalisasi Kesimpulan, Yusril dkk Yakin MK Bakal Sahkan Kemenangan Prabowo-Gibran

Nasional
RI Dinilai Bisa Turun Tangan Lakukan Upaya Berikut untuk Hentikan Serangan Iran ke Israel

RI Dinilai Bisa Turun Tangan Lakukan Upaya Berikut untuk Hentikan Serangan Iran ke Israel

Nasional
Komnas HAM Desak Pengendalian Kekerasan Bersenjata di Papua Dievaluasi

Komnas HAM Desak Pengendalian Kekerasan Bersenjata di Papua Dievaluasi

Nasional
Komnas HAM Soroti 8 Orang Tewas dan Belasan Luka akibat Kontak Senjata di Papua pada Maret-April 2024

Komnas HAM Soroti 8 Orang Tewas dan Belasan Luka akibat Kontak Senjata di Papua pada Maret-April 2024

Nasional
Soal Normalisasi Hubungan dengan Israel, Anggota Komisi I: Jangan OECD Jadi Alat Tekan Kebijakan Indonesia

Soal Normalisasi Hubungan dengan Israel, Anggota Komisi I: Jangan OECD Jadi Alat Tekan Kebijakan Indonesia

Nasional
Kemenlu Imbau WNI Tunda Perjalanan ke Iran dan Israel

Kemenlu Imbau WNI Tunda Perjalanan ke Iran dan Israel

Nasional
Kakorlantas Ingatkan Pemudik Tak Tempramental di Jalan Saat Arus Balik Lebaran 2024

Kakorlantas Ingatkan Pemudik Tak Tempramental di Jalan Saat Arus Balik Lebaran 2024

Nasional
'Contraflow' Dihentikan di Km 72 sampai Km 47 Tol Cikampek

"Contraflow" Dihentikan di Km 72 sampai Km 47 Tol Cikampek

Nasional
Kemenlu: Tak Ada WNI Terdampak Serangan Iran ke Israel Sejauh Ini

Kemenlu: Tak Ada WNI Terdampak Serangan Iran ke Israel Sejauh Ini

Nasional
Berakhir Pekan di Sumut, Presiden Jokowi Ajak Cucunya Mengenal Satwa

Berakhir Pekan di Sumut, Presiden Jokowi Ajak Cucunya Mengenal Satwa

Nasional
Gerindra Dinilai Lebih Butuh PDI-P untuk Kurangi Dominasi Golkar

Gerindra Dinilai Lebih Butuh PDI-P untuk Kurangi Dominasi Golkar

Nasional
Kemerdekaan Palestina Jadi Syarat RI Normalisasi Hubungan dengan Israel

Kemerdekaan Palestina Jadi Syarat RI Normalisasi Hubungan dengan Israel

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com