Kompas.com - 21/04/2021, 13:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkapkan, TNI membuka peluang seluas-luasnya bagi para prajuritnya, termasuk Wanita TNI untuk mengembangkan karier kemiliterannya.

Hal itu disampaijan Panglima dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Ganip Warsito pada Apel Bersama Wanita TNI, di Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (21/4/2021).

"Saat ini, para Kartini modern memiliki peluang yang sama dengan counterpart pria di berbagai medan pengabdian dan penugasan," ujar Panglima TNI dikutip dari Antara, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Perjuangan Kartini, Menristek: Majukan Perempuan Indonesia

Apel bersama ini diselenggarakan bertepatan dengan hari lahir pejuang emansipasi dan pahlawan nasional, Raden Ajeng Kartini yang jatuh pada 21 April.

Menurut Panglima, Akademi TNI telah menjadi almamater tidak hanya bagi para Taruna tetapi juga Taruni.

Di mana Wanita TNI pun telah ikut berpartisipasi dalam berbagai misi pemeliharaan perdamaian dunia di berbagai negara.

"Bahkan, TNI telah memiliki Perwira Tinggi Wanita yang menjadi bukti kemampuan para Wanita TNI untuk meniti jenjang karier hingga ke jenjang tertinggi," terang Hadi.

Panglima TNI menyebut, tantangan ke depan akan semakin kompleks, sehingga membutuhkan kemampuan prajurit untuk beradaptasi agar tidak tergerus perubahan.

Selain itu, kemajuan teknologi membawa berbagai paradoks. Salah satunya, teknologi komunikasi dengan media sosial dan internetnya yang digunakan untuk berbagai kegiatan positif tetapi juga kejahatan lintas negara, radikalisme, dan terorisme.

Baca juga: Menristek Ajak Perempuan di Bidang Riset dan Teknologi Terus Berkarya di Tengah Pandemi

Panglima TNI mengingatjan agar prajurit wanita terus membina diri dan melakukan peningkatan kemampuan. Terlebih, para prajurit wanita juga berperan sebagai ibu rumah tangga.

"Sebuah peran yang tidak kalah penting karena merupakan peran untuk menyiapkan generasi masa depan penerus bangsa," imbuh Hadi.

Adapun apel bersama itu diikuti 240 prajurit wanita TNI dan 25 perwakilan dari PNS wanita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Fraksi Gerindra DPR RI Minta Suporter Sepak Bola Turut Dibina

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Fraksi Gerindra DPR RI Minta Suporter Sepak Bola Turut Dibina

Nasional
Pemerintah Jamin Pemberian Santunan Rp 50 Juta dari Jokowi untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Tak Berbelit

Pemerintah Jamin Pemberian Santunan Rp 50 Juta dari Jokowi untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Tak Berbelit

Nasional
Fraksi PDI-P Dukung Usulan Pembentukan Pansus Tragedi Kanjuruhan

Fraksi PDI-P Dukung Usulan Pembentukan Pansus Tragedi Kanjuruhan

Nasional
Pemerintah Harap Santunan Rp 50 Juta untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Tak Dianggap Ganti Rugi

Pemerintah Harap Santunan Rp 50 Juta untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Tak Dianggap Ganti Rugi

Nasional
Bareskrim Periksa Direktur PT LIB hingga Ketua PSSI Jawa Timur Terkait Tragedi Kanjuruhan

Bareskrim Periksa Direktur PT LIB hingga Ketua PSSI Jawa Timur Terkait Tragedi Kanjuruhan

Nasional
PSI Belum Beri Tahu Ganjar Pranowo Dirinya Dideklarasikan Capres 2024

PSI Belum Beri Tahu Ganjar Pranowo Dirinya Dideklarasikan Capres 2024

Nasional
UPDATE Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan: 330 Luka-luka dan 125 Meninggal Dunia

UPDATE Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan: 330 Luka-luka dan 125 Meninggal Dunia

Nasional
Deklarasi Ganjar Capres, PSI Klaim Tak Ikut-ikutan Nasdem Deklarasikan Anies

Deklarasi Ganjar Capres, PSI Klaim Tak Ikut-ikutan Nasdem Deklarasikan Anies

Nasional
Badan Peradilan Khusus Dibatalkan, MK Ditantang Tuntaskan Masalah Pilkada secara Integratif

Badan Peradilan Khusus Dibatalkan, MK Ditantang Tuntaskan Masalah Pilkada secara Integratif

Nasional
Beri Pesan ke Moeldoko, Demokrat: Berhenti Ganggu Demokrasi Indonesia

Beri Pesan ke Moeldoko, Demokrat: Berhenti Ganggu Demokrasi Indonesia

Nasional
Bawaslu Hormati Putusan MK yang Batalkan Pembentukan Badan Peradilan Pilkada

Bawaslu Hormati Putusan MK yang Batalkan Pembentukan Badan Peradilan Pilkada

Nasional
Kerap Singgung soal Ekonomi Gelap di 2023, Jokowi: Itu Kondisi Dunia

Kerap Singgung soal Ekonomi Gelap di 2023, Jokowi: Itu Kondisi Dunia

Nasional
Mahfud Minta Polri Segera Tetapkan Tersangka Pelaku Kerusuhan Kanjuruhan

Mahfud Minta Polri Segera Tetapkan Tersangka Pelaku Kerusuhan Kanjuruhan

Nasional
Mahfud Perintahkan Panglima TNI Sanksi dan Proses Hukum Prajurit yang Terlibat Tragedi Kanjuruhan

Mahfud Perintahkan Panglima TNI Sanksi dan Proses Hukum Prajurit yang Terlibat Tragedi Kanjuruhan

Nasional
Petinggi TNI Temui Jokowi di Istana, Panglima Andika-KSAD Dudung Tampak Akrab

Petinggi TNI Temui Jokowi di Istana, Panglima Andika-KSAD Dudung Tampak Akrab

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.