Panglima Pastikan Wanita TNI Punya Peluang Sama Kembangkan Karier Militer

Kompas.com - 21/04/2021, 13:26 WIB
Anggota Korps Prajurit Wanita TNI bersiap mengikuti apel bersama Korps Prajurit Wanita TNI di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (21/4/2021). Apel dalam rangka memperingati hari Kartini tersebut diikuti 240 peserta yang berasal dari Korps Wanita TNI dan 25 perwakilan PNS wanita dengan tema Dilandasi Semangat Kesatria dan Profesionalisme Prajurit Wanita TNI Tetap Produktif Di tengah Pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAAnggota Korps Prajurit Wanita TNI bersiap mengikuti apel bersama Korps Prajurit Wanita TNI di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (21/4/2021). Apel dalam rangka memperingati hari Kartini tersebut diikuti 240 peserta yang berasal dari Korps Wanita TNI dan 25 perwakilan PNS wanita dengan tema Dilandasi Semangat Kesatria dan Profesionalisme Prajurit Wanita TNI Tetap Produktif Di tengah Pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkapkan, TNI membuka peluang seluas-luasnya bagi para prajuritnya, termasuk Wanita TNI untuk mengembangkan karier kemiliterannya.

Hal itu disampaijan Panglima dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Ganip Warsito pada Apel Bersama Wanita TNI, di Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (21/4/2021).

"Saat ini, para Kartini modern memiliki peluang yang sama dengan counterpart pria di berbagai medan pengabdian dan penugasan," ujar Panglima TNI dikutip dari Antara, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Perjuangan Kartini, Menristek: Majukan Perempuan Indonesia

Apel bersama ini diselenggarakan bertepatan dengan hari lahir pejuang emansipasi dan pahlawan nasional, Raden Ajeng Kartini yang jatuh pada 21 April.

Menurut Panglima, Akademi TNI telah menjadi almamater tidak hanya bagi para Taruna tetapi juga Taruni.

Di mana Wanita TNI pun telah ikut berpartisipasi dalam berbagai misi pemeliharaan perdamaian dunia di berbagai negara.

"Bahkan, TNI telah memiliki Perwira Tinggi Wanita yang menjadi bukti kemampuan para Wanita TNI untuk meniti jenjang karier hingga ke jenjang tertinggi," terang Hadi.

Panglima TNI menyebut, tantangan ke depan akan semakin kompleks, sehingga membutuhkan kemampuan prajurit untuk beradaptasi agar tidak tergerus perubahan.

Selain itu, kemajuan teknologi membawa berbagai paradoks. Salah satunya, teknologi komunikasi dengan media sosial dan internetnya yang digunakan untuk berbagai kegiatan positif tetapi juga kejahatan lintas negara, radikalisme, dan terorisme.

Baca juga: Menristek Ajak Perempuan di Bidang Riset dan Teknologi Terus Berkarya di Tengah Pandemi

Panglima TNI mengingatjan agar prajurit wanita terus membina diri dan melakukan peningkatan kemampuan. Terlebih, para prajurit wanita juga berperan sebagai ibu rumah tangga.

"Sebuah peran yang tidak kalah penting karena merupakan peran untuk menyiapkan generasi masa depan penerus bangsa," imbuh Hadi.

Adapun apel bersama itu diikuti 240 prajurit wanita TNI dan 25 perwakilan dari PNS wanita.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X