Kompas.com - 17/04/2021, 06:37 WIB
Ilustrasi pasien Covid-19 sembuh dari infeksi. Angka recovery rate (rasio kesembuhan) kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat. SHUTTERSTOCK/wavebreakmediaIlustrasi pasien Covid-19 sembuh dari infeksi. Angka recovery rate (rasio kesembuhan) kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menyatakan, penularan virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 masih terjadi di masyarakat. Hal itu terlihat dari terus bertambahnya kasus Covid-19 di Indonesia.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Jumat (16/4/2021), diketahui ada 5.363 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 1.594.722 orang, terhitung sejak diumumkannya kasus pertama pada 2 Maret 2020.

Informasi itu disampaikan Satgas Covid-19 melalui data yang diterima wartawan pada Jumat sore. Data itu bisa diakses melalui situs Covid19.go.id.

Baca juga: [Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

Adapun kasus baru pasien positif Covid-19 tersebar di 34 provinsi. Dari data itu, tercatat lima provinsi dengan penambahan kasus baru tertinggi.

Kelima provinsi itu, yakni Jawa Barat (998 kasus baru), DKI Jakarta (979 kasus baru), Jawa Tengah (669 kasus baru), Jawa Timur (290 kasus baru), Riau (235 kasus baru).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, penularan Covid-19 secara keseluruhan hingga saat ini terjadi di 510 kabupaten/kota yang berada di 34 provinsi.

Sejauh ini, pemerintah juga sudah memeriksa 13.711.972 spesimen dari 9.203.770 orang terkait Covid-19.

Jumlah tersebut muncul setelah pemerintah melakukan pemeriksaan pada 73.406 spesimen dari 50.098 orang dalam 24 jam terakhir. Satu orang bisa diperiksa spesimennya lebih dari satu kali.

Pasien sembuh dan meninggal dunia

Selain itu, dalam data yang sama, diketahui juga terdapat penambahan pasien Covid-19 yang sembuh.

Jumlah pasien yang sembuh setelah terinfeksi virus corona bertambah 5.975 orang dalam sehari.

Dengan demikian, total pasien yang sembuh dari Covid-19 mencapai 1.444.229 orang sejak awal pandemi.

Akan tetapi, kabar duka juga masih muncul dengan adanya penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Pada periode 15-16 April 2021, terdapat 123 pasien Covid-19 yang tutup usia. Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia kini berjumlah 43.196 orang.

Melihat data itu, saat ini tercatat masih ada 107.297 kasus aktif Covid-19. Kasus aktif adalah jumlah pasien yang masih terkonfirmasi positif virus corona dan menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri.

Pemerintah juga mencatat bahwa saat ini ada 58.999 orang yang berstatus suspek terkena virus corona.

Jumlah vaksinasi

Di lain sisi, pemerintah masih terus menggencarkan proses vaksinasi Covid-19 untuk menekan angka penularan.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, hingga Jumat kemarin orang yang sudah divaksinasi dosisi kedua mencapai 5.819.946 orang.

Adapun masyarakat yang divaksin yakni dari kalangan tenaga kesehatan, petugas publik dan lansia. Mereka adalah sasaran pada program vaksinasi tahap kedua.

Sementara jumlah orang yang sudah divaksinasi dosis pertama sebanyak 10.706.184 orang.

Hingga tahap kedua ini pemerintah menargetkan 40.349.051 orang yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Satgas: Kasus Covid-19 Melandai, Tingkat Kesembuhan Turun 19,2 Persen

Cakupan vaksinasi tahap kedua baru mencapai 26,53 persen untuk dosis pertama dan 14,42 persen dosis kedua.

Sementara vaksinasi tahap pertama yang menargetkan tenaga kesehatan cakupan sudah mencapai 99,69 persen untuk dosis pertama dan 90,07 persen untuk dosis kedua.

Sasaran pada tahap pertama untuk tenaga kesehatan yakni sebanyak 1.468.764 orang.

Sebanyak 1.464.150 tenaga kesehatan sudah divaksinasi dosis pertama dan 1.322.930 telah disuntik dosis kedua.

Sebanyak 143.641 tenaga kesehatan mengalami penundaan disuntik dosis pertama dan 6.469 untuk dosis kedua.

Vaksinasi Covid-19 diberikan dua dosis dan penyuntikannya dilakukan sebanyak dua kali dalam rentang 14 hari. Hal itu dilakukan untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu.

Penurunan angka kesembuhan

Data Satgas juga menujukkan bahwa angka kesembuhan mingguan pasien Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan. Data 11 April 2021 menyebutkan, kasus sembuh turun 3,5 persen.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, meski kasus sembuh turun, bukan berarti penanganan pasien mengalami penurunan.

"Penurunan kesembuhan pada saat ini bukan berarti terjadi penurunan dalam penanganan pada pasien positif sehingga kesembuhan ikut turun," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis lalu.

Wiku menyebutkan, penurunan angka kesembuhan bisa jadi beriringan dengan menurunnya angka penambahan pasien positif Covid-19.

Dalam periode yang sama, penambahan kasus positif menurun hingga 14,2 persen.

"Bisa juga disebabkan karena kasus positif yang semakin menurun sehingga kasus sembuh juga menurun mengikuti tren kasus positif," ujarnya.

Selain kasus positif, angka kematian pasien Covid-19 juga mengalami penurunan hingga 3,5 persen.

Menurut Wiku, menurunnya penambahan kasus positif dan angka kematian menunjukkan perkembangan baik, setelah pada minggu sebelumnya kasus positif dan kematian menunjukkan tren yang buruk.

"Saya ingin mengapresiasi keadaan ini. Penurunan kasus positif dan kematian adalah hal yang harus kita pertahankan," katanya.

Wiku meminta seluruh masyarakat dan pemerintah daerah terus mengawal perkembangan penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing.

Ia juga meminta fungsi posko penanganan Covid-19 tingkat desa/kelurahan dioptimalkan.

Wiku mendorong daerah patuh menerapkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

"Semoga perkembangan ini terus menunjukkan perbaikan dan semakin merata di seluruh wilayah di Indonesia," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda, Nadiem Minta Anak Muda Ingat Tapak Sejarah Bangsa

Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda, Nadiem Minta Anak Muda Ingat Tapak Sejarah Bangsa

Nasional
Menteri PPPA Harap Desa Ramah Perempuan-Anak Jadi Episentrum Baru Pembangunan Nasional

Menteri PPPA Harap Desa Ramah Perempuan-Anak Jadi Episentrum Baru Pembangunan Nasional

Nasional
Kasus Gratifikasi, KPK Dalami Berbagai Proyek yang Telah Diatur Adik Eks Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara

Kasus Gratifikasi, KPK Dalami Berbagai Proyek yang Telah Diatur Adik Eks Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara

Nasional
Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada dan Patuh Prokes Meski Sudah Divaksinasi

Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada dan Patuh Prokes Meski Sudah Divaksinasi

Nasional
Kasus Covid-19 Dikhawatirkan Naik Saat Nataru, Epidemiolog UI: Prokes Tolong Diperketat

Kasus Covid-19 Dikhawatirkan Naik Saat Nataru, Epidemiolog UI: Prokes Tolong Diperketat

Nasional
Ingatkan Pimpinan, Kapolri: Kalau Tak Mampu Bersihkan Ekor, Kepala Saya Potong

Ingatkan Pimpinan, Kapolri: Kalau Tak Mampu Bersihkan Ekor, Kepala Saya Potong

Nasional
Lewat Ajudan Budhi Sarwono, KPK Dalami Dugaan Bupati Nonaktif Banjarnegara Itu Beri Arahan ke Pengusaha

Lewat Ajudan Budhi Sarwono, KPK Dalami Dugaan Bupati Nonaktif Banjarnegara Itu Beri Arahan ke Pengusaha

Nasional
KPK Dalami Arahan Khusus Dodi Alex Noerdin Terkait Proyek Infrastruktur Musi Banyuasin

KPK Dalami Arahan Khusus Dodi Alex Noerdin Terkait Proyek Infrastruktur Musi Banyuasin

Nasional
Dua Helikopter Bell Selesai Overhaul, Prabowo Minta TNI AD Rawat Sebaik-baiknya

Dua Helikopter Bell Selesai Overhaul, Prabowo Minta TNI AD Rawat Sebaik-baiknya

Nasional
Menko PMK Minta Dilakukan Sosialisasi Masif untuk Cegah Masyarakat Bepergian saat Libur Akhir Tahun

Menko PMK Minta Dilakukan Sosialisasi Masif untuk Cegah Masyarakat Bepergian saat Libur Akhir Tahun

Nasional
Putusan PT DKI Jakarta Dinilai Menguatkan Keputusan AHY Pecat Jhoni Allen

Putusan PT DKI Jakarta Dinilai Menguatkan Keputusan AHY Pecat Jhoni Allen

Nasional
Menko PMK: Pendekatan Lingkungan Salah Satu Cara Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem

Menko PMK: Pendekatan Lingkungan Salah Satu Cara Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem

Nasional
Cuti Bersama Natal Dihapus, Puan: Belajar dari Lebaran Kemarin

Cuti Bersama Natal Dihapus, Puan: Belajar dari Lebaran Kemarin

Nasional
Terima 1,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac dari China, Pemerintah Jamin Ketersediaan Vaksin Covid-19

Terima 1,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac dari China, Pemerintah Jamin Ketersediaan Vaksin Covid-19

Nasional
Geledah Sejumlah Lokasi di Probolinggo, KPK Amankan Dokumen dan Alat Elektronik

Geledah Sejumlah Lokasi di Probolinggo, KPK Amankan Dokumen dan Alat Elektronik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.