Kompas.com - 11/04/2021, 11:11 WIB
Warga melihat kondisi rumahnya yang rubuh akibat gempa di Desa Kali Uling, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (11/4/2021). Sekitar ratusan rumah warga di wilayah itu rusak akibat gempa bermagnitudo 6,1 SR yang terjadi di Kabupaten Malang pada Sabtu (10/4). ANTARA FOTO/Zabur Karuru/rwa. ANTARA FOTO/Zabur KaruruWarga melihat kondisi rumahnya yang rubuh akibat gempa di Desa Kali Uling, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (11/4/2021). Sekitar ratusan rumah warga di wilayah itu rusak akibat gempa bermagnitudo 6,1 SR yang terjadi di Kabupaten Malang pada Sabtu (10/4). ANTARA FOTO/Zabur Karuru/rwa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, hingga saat ini, total rumah rusak akibat gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah Malang dan sekitarnya berjumlah 1.189 unit.

Kerusakan berat tercatat terjadi pada 85 unit rumah, 50 rumah terdata rusak sedang, dan 854 rumah lainnya mengalami rusak ringan.

“Total rumah rusak dengan katagori berbeda berjumlah 1.189 unit,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan tertulis, Minggu (11/4/2021).

Baca juga: Kakek 75 Tahun di Tulungagung Selamat dari Reruntuhan Rumahnya Saat Gempa

Menurut Raditya, BPBD Kabupaten Malang melaporkan rumah dengan kerusakan ringan sebanyak 525 unit, rusak sedang 114 unit, dan rusak berat 57 unit.

Selanjutnya, BPBD Kabupaten Blitar melaporkan rumah dengan kerusakan ringan sebanyak 217 unit, rusak sedang 85 unit, dan rusak berat 10 unit.

Selain itu, kerusakan akibat gempa bumi juga dialami fasilitas umum (fasum) dengan total kerusakan sejumlah 150 unit.

Tercatat, kerusakan yang dilaporkan BPBD Kabupaten Malang yakni kerusakan pada fasilitas pendidikan sebanyak 14 unit, fasilitas kesehatan 8 unit, tempat ibadah 26 unit, dan jembatan berada di 6 titik.

Sedangkan Kabupaten Blitar mencatat ada kerusakan fasilitas umum, yakni kantor sebanyak 9 unit dan kerusakan pada balai desa 3 unit.

Raditya mengatakan sejumlah kerusakan lain juga terjadi di beberapa Provinsi Jawa Timur, seperti wilayah Kabupaten Lumajang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Jember, Kabupaten Tulunggagung, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Pacitan, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Malang, dan Kota Batu.

Raditya menegaskan BNPB terus melakukan pemantauan dan koordinasi terkait keadaan di wilayah yang terdampak gempa bumi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X