Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/04/2021, 10:54 WIB

JAKARTA - KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, hingga Minggu (11/4/2021) tercatat delapan korban jiwa akibat gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah Malang dan sekitarnya.

Sementara itu, tiga orang mengalami luka sedang hingga berat dan 36 lainnya luka ringan.

"BPBD Kabupaten Lumajang mengidentifikasi korban meninggal dunia di wilayahnya lima orang, sedangkan Kabupaten Malang tiga (orang)," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan tertulis, Minggu.

Baca juga: Tercatat 9 Kali Gempa Susulan di Malang, Ini Penjelasan BMKG

Menurut Raditya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten dan kota setempat segera melakukan upaya penanganan darurat pasca gempa yang terjadi di beberapa wilayah Jawa Timur pada Sabtu siang (10/4/2021) siang.

BPBD Provinsi Jawa Timur juga telah mendorong logistik, seperti beras, lauk pauk, makanan siap saji, makanan tambahan gizi, mie instan, sembako lain, selimut, terpal hingga masker kain dan hand-sanitizer.

“Saat ini penanganan darurat masih berlangsung di lapangan,” tulis Raditya.

BPBD setempat juga bekerja sama dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) mengoperasionalkan dapur umum untuk melayani warga yang mengungsi di Ampelgading, Kabupaten Malang, dan Desa Kaliulung, Kabupaten Lumajang.

Raditya mengatakan posko komando (posko) penanganan darurat, seperti dapur umum dan pengungsian juga telah disiapkan untuk membantu para korban terdampak di sekitar Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumanjang

Baca juga: Kakek 75 Tahun di Tulungagung Selamat dari Reruntuhan Rumahnya Saat Gempa

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo mengguncang Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (10/4/2021) pukul 14.05 WIB.

Titik episentrum gempa diketahui berada di laut dengan jarak 96 kilometer selatan Kota Kepanjen, Malang, pada kedalaman 80 kilometer.

Selain di selatan Jawa Timur, gempa itu juga dirasakan di Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan sekitarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Revisi UU Peradilan Militer Dinilai Penting Demi Supremasi Sipil

Revisi UU Peradilan Militer Dinilai Penting Demi Supremasi Sipil

Nasional
Jokowi Diminta Ambil Langkah Konkret Buat Revisi UU Peradilan Militer

Jokowi Diminta Ambil Langkah Konkret Buat Revisi UU Peradilan Militer

Nasional
TNI 'Datangi' Polrestabes Medan Dianggap Intimidasi terhadap Polisi

TNI 'Datangi' Polrestabes Medan Dianggap Intimidasi terhadap Polisi

Nasional
Minta Lukas Enembe Ikuti Petunjuk Dokter, Hakim: Ini untuk Kesehatan Saudara

Minta Lukas Enembe Ikuti Petunjuk Dokter, Hakim: Ini untuk Kesehatan Saudara

Nasional
Caleg PSI Pro Ganjar Mundur Gara-gara Partainya Main Mata dengan Prabowo

Caleg PSI Pro Ganjar Mundur Gara-gara Partainya Main Mata dengan Prabowo

Nasional
Demokrat Anggap Progres Anies dan Koalisi Perubahan Sudah Tertinggal dari PDI-P dan Ganjar

Demokrat Anggap Progres Anies dan Koalisi Perubahan Sudah Tertinggal dari PDI-P dan Ganjar

Nasional
Jubir Kemenperin Sebut 95 Persen Industri Dapat Harga Gas Bumi di Atas 6 Dollar AS per MMBTU

Jubir Kemenperin Sebut 95 Persen Industri Dapat Harga Gas Bumi di Atas 6 Dollar AS per MMBTU

Nasional
Soal Wacana Revisi UU Peradilan Militer, Anggota Komisi I: Baiknya Pemerintah Ajukan Ke DPR

Soal Wacana Revisi UU Peradilan Militer, Anggota Komisi I: Baiknya Pemerintah Ajukan Ke DPR

Nasional
Di Sidang, Lukas Enembe Bantah Terima Gratifikasi

Di Sidang, Lukas Enembe Bantah Terima Gratifikasi

Nasional
Polri Ungkap Ada Buronan KPK Sudah Sudah Ubah Kewarganegaraan

Polri Ungkap Ada Buronan KPK Sudah Sudah Ubah Kewarganegaraan

Nasional
Elektabilitas Anies Kalah di Sumbar, Demokrat Sebut Publik Masih Melihat Apa Benar Bawa Perubahan

Elektabilitas Anies Kalah di Sumbar, Demokrat Sebut Publik Masih Melihat Apa Benar Bawa Perubahan

Nasional
ICW: Harun Masiku di Indonesia, Bukti KPK Lindungi Buronan

ICW: Harun Masiku di Indonesia, Bukti KPK Lindungi Buronan

Nasional
TNI AL, US Navy, dan Marinir Amerika Serikat Rencanakan Latihan Bersama Fokus Pertahanan Pantai

TNI AL, US Navy, dan Marinir Amerika Serikat Rencanakan Latihan Bersama Fokus Pertahanan Pantai

Nasional
Jokowi Tanggapi Kritik Rocky Gerung dengan Fokus Kerja, Said Abdullah Minta Pendukung Jokowi Menirunya

Jokowi Tanggapi Kritik Rocky Gerung dengan Fokus Kerja, Said Abdullah Minta Pendukung Jokowi Menirunya

Nasional
Momen Lukas Enembe 2 Kali Izin ke Toilet Saat Jalanin Sidang

Momen Lukas Enembe 2 Kali Izin ke Toilet Saat Jalanin Sidang

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com