Kompas.com - 10/03/2021, 16:57 WIB
Sebanyak 825 guru di Palembang, Sumatera Selatan, mulai disuntik vaksin Covid-19, Senin (8/3/2021). Pemerintah Kota Palembang mencatat, ada 17 ribu guru yang akan divaksin dengan target selesai pada April mendatang guna mendukung rencana tatap muka sekolah kembali dibuka pada Juli 2021. KOMPAS.com/ AJI YK PUTRA Sebanyak 825 guru di Palembang, Sumatera Selatan, mulai disuntik vaksin Covid-19, Senin (8/3/2021). Pemerintah Kota Palembang mencatat, ada 17 ribu guru yang akan divaksin dengan target selesai pada April mendatang guna mendukung rencana tatap muka sekolah kembali dibuka pada Juli 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, vaksinasi Covid-19 bagi guru dan tenaga pendidikan akan diprioritaskan bagi mereka yang berkecimpung di jenjang paling muda.

Dengan demikian, guru-guru pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), dan sekolah luar biasa (SLB) akan diutamakan untuk segera mendapatkan vaksin Covid-19/

"Kita akan mulai dengan guru-guru jenjang PAUD dan SD, SLB, dan sederajat. Baru setelah itu terpenuhi kita maju ke SMP, SMA, SMK, baru setelah itu perguruan tinggi," kata Nadiem dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR, Rabu (10/3/2021).

Nadiem menuturkan, guru-guru PAUD, SD, dan SLB diutamakan karena proses belajar di jenjang tersebut merupakan yang sulit dilakukan melalui sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Baca juga: Kejar Belajar Tatap Muka, Jokowi Targetkan Vaksinasi Guru Rampung Juni

Selain itu, kata Nadiem, tingkat penularan Covid-19 antara anak ke anak, khususnya yang di bawah 12 tahun, pun lebih kecil dibandingkan penularan antarorang dewasa.

Nadiem berharap, kegiatan belajar tatap muka di PAUD, SD, dan SLB dapat segera dimulai dengan protokol kesehatan ketat setelah tenaga pendidikan di jenjang tersebut telah divaksinasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadinya untuk yang dasar dan menengah itu yang jelas akan kita akselerasi dan dorong karena kita enggak mau lost of learning ini terus terjadi," ujar Nadiem.

Ia menambahkan, dalam kunjungan kerjanya di Papua dan Nusa Tenggara Timur, Nadiem menemukan sejumlah pemerintah daerah yang belum mau membuka pembelajaran tatap muka meski sudah diberikan izin serta sulit melakukan PJJ.

Baca juga: Palembang Buka Sekolah Tatap Muka Juli, 17.000 Guru Mulai Divaksin

"Jadi bukan hal mudah untuk bisa meyakinkan pemda untuk buka tapi harapannya setelah vaksinasi pembelakaran tatap muka akan bisa kita dorong dan percepat untuk seluruh satuan pendidikan," kata Nadiem.

Diberitakan sebelumnya, Nadiem menargetkan proses vaksinasi bagi 5 juta guru dan tenaga pendidikan dapat tuntas pada akhir Juni 2021 mendatang.

Apabila itu tercapai, maka proses belajar tatap muka di sekolah dapat terlaksana pada Juli 2021 dengan mematuhi protokol kesehatan di sekolah.

"Kami ingin memastikan kalau guru dan tenaga kependidikan sudah selesai vaksinasi di akhir Juni. Sehingga di Juli, Insya Allah sudah melakukan proses belajar tatap muka di sekolah," ungkap Nadiem di Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cuti Bersama Natal 2021 Dihapus, Efektifkah Cegah Gelombang Ketiga Covid-19?

Cuti Bersama Natal 2021 Dihapus, Efektifkah Cegah Gelombang Ketiga Covid-19?

Nasional
Kiprah Keturunan Tionghoa dalam Sumpah Pemuda...

Kiprah Keturunan Tionghoa dalam Sumpah Pemuda...

Nasional
Pasca-putusan MK soal Pemutusan Akses Internet, Hak Memperoleh Infomasi Dinilai Makin Terancam

Pasca-putusan MK soal Pemutusan Akses Internet, Hak Memperoleh Infomasi Dinilai Makin Terancam

Nasional
FUIB Temui Komisi III DPR, Bahas Kasus 6 Laskar FPI hingga Penangkapan Munarman

FUIB Temui Komisi III DPR, Bahas Kasus 6 Laskar FPI hingga Penangkapan Munarman

Nasional
Soal Capres 2024, Paloh: Masih Digodok di Internal, Perlu Lobi-lobi

Soal Capres 2024, Paloh: Masih Digodok di Internal, Perlu Lobi-lobi

Nasional
Wapres: Pemerintah Dorong Penelitian Bahan Baku Substitusi Produk Halal

Wapres: Pemerintah Dorong Penelitian Bahan Baku Substitusi Produk Halal

Nasional
MK Tolak Permohonan Uji Formil UU tentang Kebijakan Keuangan Negara Dalam Penanganan Pandemi

MK Tolak Permohonan Uji Formil UU tentang Kebijakan Keuangan Negara Dalam Penanganan Pandemi

Nasional
Arus Perubahan Kian Cepat, Panglima TNI: Soliditas TNI-Polri Sangat Penting

Arus Perubahan Kian Cepat, Panglima TNI: Soliditas TNI-Polri Sangat Penting

Nasional
Dengan Ketentuan Terbaru, Liburan ke Bali 2 Malam Bisa Pakai 1 Tes PCR

Dengan Ketentuan Terbaru, Liburan ke Bali 2 Malam Bisa Pakai 1 Tes PCR

Nasional
Maknai Ikrar Sumpah Pemuda, Gus Muhaimin Tekankan Generasi Muda Harus Kreatif dan Inovatif

Maknai Ikrar Sumpah Pemuda, Gus Muhaimin Tekankan Generasi Muda Harus Kreatif dan Inovatif

Nasional
Peraturan PCR 3x24 Jam Sebelum Naik Pesawat Hanya Berlaku 27 Oktober-1 November, Ini Penjelasannya

Peraturan PCR 3x24 Jam Sebelum Naik Pesawat Hanya Berlaku 27 Oktober-1 November, Ini Penjelasannya

Nasional
Wapres Akui Pemerintah Masih Hadapi Masalah Soal Penyiapan SDM Ekonomi Syariah

Wapres Akui Pemerintah Masih Hadapi Masalah Soal Penyiapan SDM Ekonomi Syariah

Nasional
PCR sebagai Syarat Perjalanan Belum Berlaku untuk Semua Moda Transportasi

PCR sebagai Syarat Perjalanan Belum Berlaku untuk Semua Moda Transportasi

Nasional
Presiden Jokowi Ingin Rivalitas di Asia Timur Diakhiri

Presiden Jokowi Ingin Rivalitas di Asia Timur Diakhiri

Nasional
Soal Isu Perombakan Kabinet, Surya Paloh: Enggak Terlalu Penting, untuk Apa 'Reshuffle'?

Soal Isu Perombakan Kabinet, Surya Paloh: Enggak Terlalu Penting, untuk Apa "Reshuffle"?

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.