Kompas.com - 09/03/2021, 16:10 WIB
Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dalam acara pendandatanganan kerja sama antara Kementan dan TNI AD di Kantor Pusat Kementan, Selasa (29/9/2020).
DOK. Humas KementanKasad Jenderal TNI Andika Perkasa dalam acara pendandatanganan kerja sama antara Kementan dan TNI AD di Kantor Pusat Kementan, Selasa (29/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengharapkan prajuritnya bisa lebih andal setelah menjalani program peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) kader pembinaan mental di Masjid Istiqlal, Jakarta.

"Batch kedua pembinaan mental para personel TNI AD merupakan upaya peningkatan keimanan serta menghasilkan SDM yang andal untuk masa depan," ujar Andika dikutip dari Antara, Selasa (9/3/2021).

Dalam program ini, terdapat 50 personel yang berasal dari seluruh Indonesia.

Baca juga: Profil Wakil KSAD Baru Mayjen Bakti Agus Fadjari, Terlibat Sejumlah Operasi Militer

Adapun materi yang diberikan dalam program ini adalah pembinaan mental.

Tetapi, materi-materi sudah dimodifikasi oleh pengajar dengan melihat evaluasi pada batch pertama.

"Pada kegiatan kader pembinaan mental TNI AD 2021 ini merupakan batch kedua yang di mana pada batch pertama sudah melahirkan para prajurit TNI AD dengan jiwa ulama yang mampu membawakan serta menyebarkan nilai Islam baik pada satuannya hingga masyarakat," terang Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar.

Baca juga: KSAD Naikkan Pangkat 12 Perwira Tinggi, Berikut Daftarnya

Umar menjelaskan, modifikasi materi pada batch kedua bertujuan untuk menghasilkan SDM andal dan dapat menghadapi perkembangan masa depan.

Ia juga berharap peserta gelombang kedua ini mampu lebih baik lagi dan dapat menghasilkan sesuai harapan dari rencana program tersebut.

Misalnya, menguatkan pondasi keimanan agama Islam hingga mampu menyebarkan ilmunya ke lingkungan sekitar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Anggota BPK Rizal Djalil Dituntut 6 Tahun Penjara

Mantan Anggota BPK Rizal Djalil Dituntut 6 Tahun Penjara

Nasional
Kepala Bappenas Sebut Pembangunan Tahap Awal Ibu Kota Negara Tunggu Pengesahan UU IKN

Kepala Bappenas Sebut Pembangunan Tahap Awal Ibu Kota Negara Tunggu Pengesahan UU IKN

Nasional
Menag Yaqut: Masyarakat di Zona Oranye dan Merah Silakan Shalat Tarawih di Rumah

Menag Yaqut: Masyarakat di Zona Oranye dan Merah Silakan Shalat Tarawih di Rumah

Nasional
MUI Sarankan Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tetap Puasa

MUI Sarankan Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tetap Puasa

Nasional
Jokowi: Pemerintah Sudah Siapkan Peta Jalan Pengembangan Industri 4.0

Jokowi: Pemerintah Sudah Siapkan Peta Jalan Pengembangan Industri 4.0

Nasional
SBY Daftarkan Merek Partai Demokrat secara Pribadi ke Kemenkumham

SBY Daftarkan Merek Partai Demokrat secara Pribadi ke Kemenkumham

Nasional
Kasus Korupsi di Bintan, KPK Dalami Proses Pengajuan dan Permohonan Izin Kuota Cukai

Kasus Korupsi di Bintan, KPK Dalami Proses Pengajuan dan Permohonan Izin Kuota Cukai

Nasional
Amnesty: Bukan Rekonsiliasi jika Tanpa Pengakuan dan Pertanggungjawaban Pelaku

Amnesty: Bukan Rekonsiliasi jika Tanpa Pengakuan dan Pertanggungjawaban Pelaku

Nasional
Menag: 13 Orang di Bawah Sumpah Menyatakan Hilal Sudah Terlihat

Menag: 13 Orang di Bawah Sumpah Menyatakan Hilal Sudah Terlihat

Nasional
Ucapkan Selamat Puasa, Wapres: Ramadhan Kali Ini Masih Perjuangan

Ucapkan Selamat Puasa, Wapres: Ramadhan Kali Ini Masih Perjuangan

Nasional
Survei Capres 2024: Elektabilitas Susi Pudjiastuti Tertinggi di Antara Tokoh Non-Parpol

Survei Capres 2024: Elektabilitas Susi Pudjiastuti Tertinggi di Antara Tokoh Non-Parpol

Nasional
KSPI Minta Pemerintah Tegakkan Aturan Pemberian THR

KSPI Minta Pemerintah Tegakkan Aturan Pemberian THR

Nasional
Menag: Penetapan 1 Ramadhan Tanpa 'Dissenting Opinion'

Menag: Penetapan 1 Ramadhan Tanpa "Dissenting Opinion"

Nasional
Pemerintah Ubah Interval Vaksinasi Covid-19 Astrazeneca maupun Sinovac, Begini Penjelasannya

Pemerintah Ubah Interval Vaksinasi Covid-19 Astrazeneca maupun Sinovac, Begini Penjelasannya

Nasional
PBNU: 1 Ramadhan 1442 H Jatuh pada 13 April 2021

PBNU: 1 Ramadhan 1442 H Jatuh pada 13 April 2021

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X