Daftar Panjang Kontak Senjata TNI-Polri Vs KKB di Papua, Mayoritas di Intan Jaya

Kompas.com - 22/01/2021, 16:33 WIB
Prajurit TNI tengah berkonsentrasi saat melakukan pengintaian di Kampung Jalai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua. Achmad Nasrudin YahyaPrajurit TNI tengah berkonsentrasi saat melakukan pengintaian di Kampung Jalai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua personel TNI tewas dalam aksi kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) terjadi di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua, Jumat (22/1/2021), sekitar pukul 06.30 WIT.

Peristiwa ini menambah daftar panjang bara kontak tembak yang melibatkan TNI-Polri dengan KKB.

Berdasarkan data yang dihimpun Kompas.com, dalam rentang waktu 2020 hingga Januari 2021, ada belasan insiden kontak tembak di Bumi Cendrawasih.

Akibat peristiwa ini, banyak korban luka-luka, tak sedikit pula nyawa melayang dari kedua belah pihak.

Baca juga: Kontak Senjata TNI dan KKB di Intan Jaya, Kogabwilhan III: Jumat Siang Masih Terjadi Baku Tembak

Berikut daftar panjang ketegangan TNI-Polri vs KKB di Papua sejak 2020-Januari 2021:

1. Brimob vs KKB di Nduga

Kontak senjata perdana pada tahun lalu melibatkan Brimob dengan KKB di Kabupaten Nduga pada 11 Januari 2020.

Peristiwa ini dipicu penembakan yang dialami satu personel Brimob bernama Bharatu Luki Darmadai ketika hendak membuang sampah. Ia terluka di bagian paha.

2. TNI-Polri vs KKB di Intan Jaya

Sebulann berikutnya, tepatnya pada 18 Februari 2020, kontak tembak kali ini melibatkan TNI-Polri dan KKB di Intan Jaya, Papua. Satu KKB tewas ketika berusaha mengamankan diri.

Naasnya, muntahan peluru dalam peristiwa ini membuat seorang warga sipil, Kina Sani (14) turut menjadi korban. Ia terluka di bagian kaki kiri.

3. Ketegangan di Nduga

Pada 26 Februari 2020, KKB pimpinan Egianus Kogoya menyerang pos TNI di Kampung Koteka, Distrik Kenyam, Nduga.

Serangan berlangsung ketika masyarakat setempat tengah melangsungkan upacara bakar batu di lokasi yang tidak jauh dari pos TNI. Akibat serangan ini, satu warga sipil bernama Waslina Tabuni tewas.

Baca juga: Satu Anggota TNI Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKB di Intan Jaya

4. Anggota Brimob Tewas di Mimika

Dua hari berikutnya, kontak tembak kembali terjadi antara Brimob dan KKB pimpinan Gusbi Waker di Distrik Tembagapura, Mimika pada 28 Februari 2020.

Tak tanggung-tanggung, kontak tembak berlangsung selama tiga jam. Peristiwa ini memakan satu korban dari pihak Brimob bernama Bharada Doni Priyanto.

5. Dua Personel TNI terluka di Keerom

Sehari berselang setelah kontak tembak di Mimika, KKB menembaki mobil TNI di Kabupaten Keerom pada 29 Februari 2020.

Mobil tersebut mengangkut logistik milik Kodim 1701/Jayapura yang saat itu melintas di Arso Timur. Dua orang TNI terluka akibat terkena serpihan peluru.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Kronologi OTT KPK Terhadap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Begini Kronologi OTT KPK Terhadap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Nasional
Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka, KPK Langsung Tahan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka, KPK Langsung Tahan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Nasional
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diamankan KPK di Rumah Dinasnya

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diamankan KPK di Rumah Dinasnya

Nasional
KPK Tetapkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap Proyek Infrastruktur

KPK Tetapkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap Proyek Infrastruktur

Nasional
Said Aqil Siradj Usul Jokowi Instruksikan PNS hingga Pengusaha Keluarkan Zakat 2,5 Persen

Said Aqil Siradj Usul Jokowi Instruksikan PNS hingga Pengusaha Keluarkan Zakat 2,5 Persen

Nasional
Harlah NU Ke-98, Ketua Umum PBNU: Kami Bantu Sukseskan Penanganan Pandemi Covid-19

Harlah NU Ke-98, Ketua Umum PBNU: Kami Bantu Sukseskan Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Jokowi Minta Ulama NU Bantu Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19

Jokowi Minta Ulama NU Bantu Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19

Nasional
Jokowi: NU Hampir 1 Abad Tumbuh Kokoh di Indonesia...

Jokowi: NU Hampir 1 Abad Tumbuh Kokoh di Indonesia...

Nasional
Majelis Tinggi Demokrat Sebut Tak Semua yang Dukung KLB Merupakan Pendiri Partai

Majelis Tinggi Demokrat Sebut Tak Semua yang Dukung KLB Merupakan Pendiri Partai

Nasional
Pendiri Demokrat Sebut KLB Akan Digelar Awal Maret 2021

Pendiri Demokrat Sebut KLB Akan Digelar Awal Maret 2021

Nasional
Ingin Selamatkan Partai, Pendiri Partai Demokrat Ingin KLB Bisa Segera Digelar

Ingin Selamatkan Partai, Pendiri Partai Demokrat Ingin KLB Bisa Segera Digelar

Nasional
Epidemiolog Nilai Vaksinasi Gotong Royong Ciptakan Ketidakadilan

Epidemiolog Nilai Vaksinasi Gotong Royong Ciptakan Ketidakadilan

Nasional
Malam Ini, KPK Tentukan Status Nurdin Abdullah dan 5 Orang yang Ditangkap di Sulsel

Malam Ini, KPK Tentukan Status Nurdin Abdullah dan 5 Orang yang Ditangkap di Sulsel

Nasional
Soal OTT di Sulsel, KPK Pastikan Bekerja Sesuai Prosedur Hukum yang Berlaku

Soal OTT di Sulsel, KPK Pastikan Bekerja Sesuai Prosedur Hukum yang Berlaku

Nasional
Epidemiolog Khawatir Narasi Vaksinasi Gotong Royong Membuat Pemerintah Abaikan 3T

Epidemiolog Khawatir Narasi Vaksinasi Gotong Royong Membuat Pemerintah Abaikan 3T

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X