Kompas.com - 19/01/2021, 10:42 WIB
Ilustrasi rekening bank. ShutterstockIlustrasi rekening bank.
Penulis Devina Halim
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkas perkara atas nama tersangka A selaku Kepala Cabang Maybank Cipulir telah dinyatakan lengkap oleh jaksa.

Adapun, A merupakan tersangka di kasus raibnya uang miliaran rupiah di rekening Maybank Indonesia milik atlet e-sport Winda D Lunardi alias Winda Earl.

"Perkaranya sudah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan pada tanggal 18 Desember 2020, (mungkin karena libur akhir tahun) baru diterima suratnya tanggal 4 Januari 2021," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Helmy Santika kepada Kompas.com, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: Kasus Raibnya Uang Winda Earl di Maybank, Pengakuan Tersangka hingga Dugaan Penerima Dana

Selanjutnya, penyidik Bareskrim bakal melimpahkan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum (JPU).

Menurut Helmy, pelimpahan tahap II itu rencananya dilakukan di pekan ketiga bulan Januari 2021.

Ia mengatakan, sejauh ini, belum ada tersangka lain selain A.

"Baru tersangka A. Asset tracing, hasil kejahatannya juga masih berjalan," tutur dia.

Sebelumnya, pihak Winda Earl melaporkan kasus ini ke pihak Bareskrim Polri. Penyidik kemudian menetapkan satu tersangka, yakni Kepala Cabang Maybank Cipulir berinisial A.

Baca juga: Maybank Bakal Ganti Uang Winda Earl, Polisi: Tak Hapuskan Peristiwa Pidananya

Dari pemeriksaan yang dilakukan penyidik, tersangka A mendatangi kantor ayah Winda untuk menitipkan sejumlah dokumen pembukaan rekening agar ditandatangani oleh Winda. Dokumen itu kemudian dibawa oleh tersangka A ke kantornya.

Tersangka A juga mengisi formulir dengan nomor telepon yang telah disiapkan.

Segala pemberitahuan atau pengecekan dari pihak bank akan masuk ke nomor yang telah disiapkan tersangka A.

Baca juga: Kepala Cabang Maybank Cipulir Disebut Tak Berikan Buku Tabungan dan Kartu ATM kepada Winda Earl

Selain itu, tersangka A juga tidak memberikan buku tabungan dan kartu ATM yang seharusnya diterima Winda sebagai nasabah.

Menurut polisi, total kerugian korban akibat kasus tersebut sejumlah Rp 22.879.000.000.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X