Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/01/2021, 15:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera memperbaiki sejumlah jembatan yang runtuh akibat banjir di Kalimantan Selatan.

Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Jembatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kaimantan Selatan, Senin (18/1/2021).

"Ada beberapa jembatan runtuh seperti kita lihat di belakang ini (Jembatan Mataraman). Ini juga salah satu jembatan runtuh akibat banjir," ujar Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin.

"Saya tadi sudah minta ke Kemen PUPR agar dalam tiga-empat hari ini bisa diselesaikan (perbaikan)," lanjutnya.

Baca juga: Tiba di Kalsel, Jokowi Tinjau Sungai Martapura dari Jembatan Pekauman

Dengan demikian, kata Jokowi, mobilitas masyarakat dan distribusi barang tidak terganggu.

Sebelumnya, jembatan penghubung Jalur Trans-Kalimantan di Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali terputus pada Minggu (17/1/2021).

Jembatan Mataraman ini sempat diperbaiki secara darurat dan dapat dilintasi kendaraan.

"Jembatan ini tidak bisa lagi digunakan dan dilintasi angkutan umum. Mengalami longsor dan putus total," ujar Kapolsek Mataraman Iptu Widodo Saputra kepada wartawan, Minggu.

Jembatan Mataraman merupakan jalur penghubung antara Kabupaten Banjar dan Hulu Sungai Selatan sampai ke Kalimantan Timur.

Baca juga: Banjir di Kalsel Meluas, Jalur Trans-Kalimantan Terputus

Diberitakan, banjir melanda hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan akibat tingginya intensitas hujan selama beberapa hari terakhir.

Gubernur Kalimantan Selatan pun telah menaikkan status siaga darurat menjadi tanggap darurat.

"Sehubungan hal tersebut, saya atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel dengan ini menyatakan bahwa kejadian yang dimaksud bencana alam menerapkan status siaga," ujar Sahbirin Noor dalam keterangan tertulis, Jumat (15/1/2021).

"Untuk darurat bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan gelombang pasang menjadi status tanggap darurat," tambah dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.