Kompas.com - 12/01/2021, 14:53 WIB
Direktur Utama PT. Bio Farma Honesti Basyir memberikan keterangan pers di Kantor BPOM, Jakarta Timur, Kamis (19/11/2020).  KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGDirektur Utama PT. Bio Farma Honesti Basyir memberikan keterangan pers di Kantor BPOM, Jakarta Timur, Kamis (19/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, saat ini pemerintah melakukan proses finalisasi pembelian vaksin dari Pfizer BioNtech.

Dikatakannya, Pfizer BioNtech meminta persetujuan global dengan pemerintah yang salah satunya menyatakan kebebasan hukum apabila terjadi masalah pada program vaksinasi di Indonesia.

"Pfizer BioNtech ini juga proses finalisasi dari negosiasi kita karena memang ada persyaratan dari mereka, mereka menginginkan agreement Pfizer global dengan pemerintah Indonesia," kata Honesti dalam rapat Komisi IX secara virtual, Selasa (12/1/2021).

Baca juga: Menkes: Vaksinasi Covid-19 Lansia Maret-April, Tunggu Pfizer dan AstraZeneca

"Ada beberapa klausa yang mereka minta diberikan semacam kebebasan atau dilepaskan klaim tuntutan hukum kalau seandainya ada masalah pada saat diberikan program vaksinasi," ujarnya.

Lebih lanjut, Honesti mengatakan, hal tersebut masih didiskusikan antara pemerintah dan pihak Pfizer BioNtech.

"Ini kita masih kita diskusikan sehingga kita tidak dapat cek kosong saja, bagaimana klausal ini kita negosiasi kan dengan Pfizer BioNtech," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X