Natal di Tengah Pandemi, Jokowi: Beban Berat Ini Tak Boleh Buat Cepat Putus Asa

Kompas.com - 27/12/2020, 21:16 WIB
Presiden Joko Widodo dalam sambutan di gelaran Inovation Indonesia Expo 2020 pada Selasa, 10 November 2020. DOK. MUCHLIS JR/BIRO PRES SEKRETARIAT PRESIDENPresiden Joko Widodo dalam sambutan di gelaran Inovation Indonesia Expo 2020 pada Selasa, 10 November 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta umat Kristiani tak berputus asa dengan situasi pandemi Covid-19.

Jokowi menyebut, perayaan Natal 2020 memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Dengan adanya pandemi, perayaan Natal menjadi serba terbatas dan tak semeriah biasanya.

"Beban yang berat ini tidak boleh membuat kita cepat putus asa, di dalam setiap perayaan Natal kita akan menemukan cahaya lilin-lilin kecil yang dinyalakan di setiap rumah umat Kristiani di seluruh Tanah Air," kata Jokowi saat memberikan sambutan peringatan Natal 2020 yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (27/12/2020).

Baca juga: Tunjuk Sandiaga hingga M Lutfi Jadi Menteri, Jokowi Dinilai Tengah Upayakan Investasi

Jokowi mengatakan, sejak Covid-19 menjadi pandemi, masyarakat harus beradaptasi dengan kebiasaan baru.

Pembatasan pun diterapkan di berbagai kegiatan, mulai dari sekolah, bekerja, hingga beribadah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun demikian, Jokowi mengajak umat Kristiani tak lantas kehilangan harapan. Dalam situasi pandemi sekalipun, kata dia, Tuhan selalu bersama umat-Nya.

Penyertaan Tuhan yang Maha Pengasih memberi kekuatan seluruh umat untuk melampaui segala kecemasan dan kekhawatiran, bertransformasi untuk menghadapi masa-masa sulit pandemi.

Baca juga: Ucapkan Selamat Natal, Jokowi: Pandemi Beri Banyak Pelajaran

"Namun kita tidak boleh berdiam diri, kita harus berusaha baik lahir maupun batin menjalankan protokol kesehatan dengan sepenuh hati dengan penuh kedisiplinan menjaga diri, menjaga keluarga, dan menjaga para sahabat sehingga terhindar dari virus corona," ujarnya.

Jokowi mengatakan, perayaan Natal semestinya menjadi puncak tumbuhnya kesadaran baru, momentum introspeksi, dan mengingat cahaya Sang Terang bahwa manusia harus saling mencintai, menjaga, dan saling mengasihi sesama.

Natal juga diharapkan menjadi momentum untuk mewujudkan kasih Tuhan kepada sesama yang menderita, saling tolong-menolong, peduli, berbagi beban, serta senantiasa menghadirkan kebaikan bagi bangsa dan negara.

Baca juga: Jadi Menteri Jokowi, Sandiaga Uno Pikir-pikir Realisasikan OKE OCE

"Untuk itu saya berharap umat Kristiani di mana pun berada untuk terus menyalakan lilin-lilin dalam hati, lilin-lilin kebaikan memberi cahaya dan kegelapan, membawa semangat baru bahwa kita bisa pulih dan bangkit kembali," kata Jokowi.

"Selamat hari Natal dan tahun baru, semoga cahaya Sang Terang selalu menuntun setiap langkah kita. Terima kasih, semoga Tuhan memberkati kita semuanya," tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.