Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Akan Tambah Ketersediaan Tempat Tidur di ICU dan Perawat

Kompas.com - 25/12/2020, 21:39 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah akan menambah jumlah ketersediann tempat tidur, baik di ruang rawat inap ataupun ICU.

Hal itu, kata dia, dilakukan untuk mengatasi lonjakan kasus positif di masa libur panjang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

"Kebetulan tempatnya ada, tinggal kita tambah jumlah bed dan icu. Ada potensinya bisa sampai 100 bed tambahan," kata Budi dalam konferensi persnya, Jumat (25/12/2020).

Baca juga: Daftar 75 Rumah Sakit di Jakarta yang Masih Sediakan Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Budi mengatakan, sebenarnya jumlah ruangan untuk menambah kapasitas tempat tidur bagi pasien Covid-19 cukup.

Namun, yang justu perlu ditambah adalah jumlah perawat pasien.

"Jadi saya sudah bicara dengan Pak Wamen (Wakil Menteri) yang benar-benar dokter bagaimana caranya kita bisa segera mengalokasikan tambahan perawat," ujarnya.

"Karena jumlah dokternya cukup, jumlah alat kesehatannya cukup, jumlah dokternya cukup, ruangannya juga ada bisa nambah sampai 100, tapi kita butuh perawat," ucap dia.

Baca juga: Total 146 Perawat Wafat Akibat Covid-19, Penularan Banyak Terjadi di Puskesmas

Di bulan Desember ini ada beberapa momen libur panjang. Adapun libur tersebut mulai dari tanggal 24 hingga 27 Desember 2020 yang merupakan libur Natal.

Sementara itu, pada 28-30 Desember 2020 tidak ada libur, sehingga masyarakat pun diharuskan tetap bekerja seperti biasa.

Kemudian, kata dia, libur pengganti Idul Fitri ditetapkan pada tanggal 31 Desember 2020.

Adapun libur Tahun Baru ditetapkan tanggal 1 Januari 2021 dan ditambah tanggal 2-3 Januari 2021 yang merupakan libur akhir pekan karena tepat jatuh pada Sabtu-Minggu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.