Kompas.com - 22/12/2020, 22:27 WIB
|
Editor Bayu Galih


JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo menunjuk Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan (Mendag).

Dalam pidatonya usai ditunjuk Jokowi, Lutfi menjanjikan transparansi dalam proses ekspor dan impor di Kementerian Perdagangan.

“Mendag itu kalau dianalogikan sama seperti wasit tinju. Pembeli penjual adalah petinjunya dan rakyat Indonesia adalah penontonnya. Ketika wasit tidak melakukan sesuatu dengan hal yang semestinya, penonton dan petinju ini akan melihat kecurangan atau kekurangan,” kata Lutfi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Muhammad Lutfi, Menteri Perdagangan Era SBY yang Kembali Diangkat Jokowi

"Oleh sebab itu saya akan transparan, Kemendag akan pastikan ekonomi Indonesia berjalan baik dan efisien," tutur Lutfi yang juga pernah menjabat Mendag di era kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono.

Ia mengatakan, saat ini Kemendag mendapat tugas yang sulit, sebab di masa krisis seperti sekarang tetap harus menjamin kelancaran arus barang ekspor dan impor dengan baik.

Kendati demikian ia berjanji mengupayakan yang terbaik dalam mengemban tugas sebagai Mendag, untuk terus meningkatkan perekonomian Indonesia dengan menjaga eskpor dan impor secara seimbang.

Baca juga: Enam Menteri Baru Jokowi, Tiga dari Partai Politik...


"Saya merasa terhormat sekali dan berterimakasih kepada Bapak Presiden dan Wapres atas kepercayaan yang diberikan. Saya berjanji akan bekerja sekuat mungkin, secakap mungkin untuk memastikan perekonomian Indonesia akan lebih baik," tutur Lutfi.

Selain menunjuk Lutfi sebagai menterinya, Jokowi juga menunjuk lima orang lainnya sebagai menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ditunjuk sebagai Menteri Sosial menggantikan Juliari Batubara. Selanjutnya ialah mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ditunjuk sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama Kusubandio.

Kemudian Yaqut Cholil Qoumas ditunjuk sebagai Menteri Agama menggantikan Fachrul Razi. Sementara itu Sakti Wahyu Trenggono ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Edhy Prabowo.

Adapun, Budi Gunadi Sadikin ditunjuk sebagai Menteri Kesehatan menggantikan Terawan Agus Putranto.

Baca juga: Profil 6 Menteri Baru Kabinet Jokowi Hasil Reshuffle

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPAI: Tugas, Wewenang dan Struktur Organisasi

KPAI: Tugas, Wewenang dan Struktur Organisasi

Nasional
Tanggal 10 Agustus Hari Memperingati Apa?

Tanggal 10 Agustus Hari Memperingati Apa?

Nasional
Tanggal 9 Agustus Hari Memperingati Apa?

Tanggal 9 Agustus Hari Memperingati Apa?

Nasional
Kapan Vaksin Booster Kedua untuk Masyarakat? Kemenkes: Selesaikan Dulu Booster Pertama

Kapan Vaksin Booster Kedua untuk Masyarakat? Kemenkes: Selesaikan Dulu Booster Pertama

Nasional
Pemerintah Setujui Biaya Perlindungan Petugas Ad Hoc Pemilu 2024, dari Santunan Wafat hingga Cacat

Pemerintah Setujui Biaya Perlindungan Petugas Ad Hoc Pemilu 2024, dari Santunan Wafat hingga Cacat

Nasional
Bacakan Pembelaan, Eks Pejabat PT Adhi Karya Keluhkan Status Tersangka yang Begitu Lama

Bacakan Pembelaan, Eks Pejabat PT Adhi Karya Keluhkan Status Tersangka yang Begitu Lama

Nasional
Bacakan Pembelaan, Eks Kepala Divisi PT Adhi Karya Bantah Atur Lelang Proyek Kampus IPDN

Bacakan Pembelaan, Eks Kepala Divisi PT Adhi Karya Bantah Atur Lelang Proyek Kampus IPDN

Nasional
Pengacara Sebut Keluarga Bharada E Sejauh Ini Aman dari Ancaman

Pengacara Sebut Keluarga Bharada E Sejauh Ini Aman dari Ancaman

Nasional
Pengacara Ungkap Alasan Bharada E Tak Tolak Perintah Atasan saat Disuruh Menembak Brigadir J

Pengacara Ungkap Alasan Bharada E Tak Tolak Perintah Atasan saat Disuruh Menembak Brigadir J

Nasional
Survei Litbang Kompas Sebut Citra KPK Terendah dalam 5 Tahun Terakhir, Ini Tanggapan Firli

Survei Litbang Kompas Sebut Citra KPK Terendah dalam 5 Tahun Terakhir, Ini Tanggapan Firli

Nasional
Mendesak Kompolnas Bekerja Sesuai Tugas di Kasus Brigadir J, Bukan Jadi Jubir Polisi

Mendesak Kompolnas Bekerja Sesuai Tugas di Kasus Brigadir J, Bukan Jadi Jubir Polisi

Nasional
Ahmad Dhani Bercita-cita Masuk Komisi III DPR RI, Ingin Bikin 'KPK' Khusus Penegak Hukum

Ahmad Dhani Bercita-cita Masuk Komisi III DPR RI, Ingin Bikin "KPK" Khusus Penegak Hukum

Nasional
Menteri ESDM Sebut Harga BBM Subsidi Belum Akan Naik

Menteri ESDM Sebut Harga BBM Subsidi Belum Akan Naik

Nasional
Jenderal Dudung Bertemu KSAD Jepang, Bahas Kerja Sama Latihan Penanggulangan Bencana

Jenderal Dudung Bertemu KSAD Jepang, Bahas Kerja Sama Latihan Penanggulangan Bencana

Nasional
Kejagung: Surya Darmadi Tak Respons Tiga Surat Panggilan Terkait Kasus Korupsi PT Duta Palma Group

Kejagung: Surya Darmadi Tak Respons Tiga Surat Panggilan Terkait Kasus Korupsi PT Duta Palma Group

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.