Kompas.com - 21/12/2020, 18:11 WIB
Lilin dinyalakan saat misa pertama Malam Paskah yang dipimpin Uskup Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo. di Gereja Katedral Jakarta, Sabtu (11/4/2020). Untuk memutus penyebaran wabah Covid-19, Umat Katolik menjalani pekan Tri Hari Suci secara daring melalui siaran televisi maupun streaming KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOLilin dinyalakan saat misa pertama Malam Paskah yang dipimpin Uskup Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo. di Gereja Katedral Jakarta, Sabtu (11/4/2020). Untuk memutus penyebaran wabah Covid-19, Umat Katolik menjalani pekan Tri Hari Suci secara daring melalui siaran televisi maupun streaming

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Keuskupan Agung Jakarta Romo Vincentius Adi Prasojo berharap para tokoh agama tetap berkomitmen untuk membantu memutus rantai penularan Covid-19.

Terlebih Natal tahun ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 yang menunjukkan tanda-tanda belum akan berakhir.

"Komitmen para tokoh agama untuk bergandengan hati, mengusahakan masyarakat semakin sehat. Sejak akhir Maret, kami menyatakan komitmen bahwa gereja Katolik membantu pemerintah dan masyarakat untuk memutus mata rantai (Covid-19)," ujar Romo Adi dalam konferensi pers di BNPB, Senin (21/12/2020).

Komitmen tersebut, kata dia, terlihat sejak awal pandemi yang menghentikan peribadatan tatap muka dan diganti secara online.

Baca juga: Natal di Tengah Pandemi, PGI Sarankan Hindari Kumpul-kumpul

Peranan tokoh agama juga dinilainya penting untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 karena situasi Indonesia yang merupakan masyarakat timur.

"Peran tokoh agama masih penting dan strategis karena itu diharapkan kesadaran tokoh agama untuk menjadi paling depan mengusahakan umat dan masyarakat demi mencapai kehidupan baru yang lebih sehat dan baik," kata dia.

Dibandingkan awal pandemi, kata dia, saat ini pihaknya merasa optimistis bahwa umat dan masyarakat mampu menerapkan adaptasi kebiasaan baru.

Apalagi pihaknya juga terus mengedukasi umat dan jemaat serta menyampaikannya berulang kali untuk meningkatkan kesadaran umat.

"Utamanya untuk semakin menghargai sesama, keselamatan kesehatan orang lain dengan menjaga kesehatan diri dan keluarga," ucap Romo Adi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perjanjian Ekstradisi Diteken, Koruptor hingga Teroris Tak Lagi Bisa Bersembunyi di Singapura

Perjanjian Ekstradisi Diteken, Koruptor hingga Teroris Tak Lagi Bisa Bersembunyi di Singapura

Nasional
Jokowi: Kita Harapkan Vaksinasi Booster Mencegah Penyebaran Varian Omicron

Jokowi: Kita Harapkan Vaksinasi Booster Mencegah Penyebaran Varian Omicron

Nasional
Ma'ruf Amin Sebut MUI Ujung Tombak Indonesia Jadi Pusat Industri Halal

Ma'ruf Amin Sebut MUI Ujung Tombak Indonesia Jadi Pusat Industri Halal

Nasional
Berhasil Diambil Alih di Era Jokowi, Begini Awal Mula Ruang Udara RI Dikuasai Singapura

Berhasil Diambil Alih di Era Jokowi, Begini Awal Mula Ruang Udara RI Dikuasai Singapura

Nasional
Pernyataan Bupati Langkat Soal Kerangkeng untuk Rehabilitasi Dimentahkan BNN

Pernyataan Bupati Langkat Soal Kerangkeng untuk Rehabilitasi Dimentahkan BNN

Nasional
Sejarah FIR Indonesia Dikuasai Singapura sejak Era Kemerdekaan dan Kini Diambil Alih

Sejarah FIR Indonesia Dikuasai Singapura sejak Era Kemerdekaan dan Kini Diambil Alih

Nasional
Pengacara Didit Wijayanto Wijaya Didakwa Merintangi Penyidikan Korupsi di LPEI

Pengacara Didit Wijayanto Wijaya Didakwa Merintangi Penyidikan Korupsi di LPEI

Nasional
Eksepsi Eks Anggota DPR Yudi Widiana Ditolak, PN Tipikor Bandung Lanjutkan Persidangan

Eksepsi Eks Anggota DPR Yudi Widiana Ditolak, PN Tipikor Bandung Lanjutkan Persidangan

Nasional
PM Singapura: Saya Harap Dapat Bekerja Lebih Erat dengan Presiden Jokowi

PM Singapura: Saya Harap Dapat Bekerja Lebih Erat dengan Presiden Jokowi

Nasional
KPK Perpanjang Penahanan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

KPK Perpanjang Penahanan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

Nasional
V20 Ungkap Rekomendasi untuk Susun Kebijakan Multilateral di Pertemuan G20

V20 Ungkap Rekomendasi untuk Susun Kebijakan Multilateral di Pertemuan G20

Nasional
KPK Nilai Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura Beri Dukungan terhadap Pemberantasan Korupsi

KPK Nilai Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura Beri Dukungan terhadap Pemberantasan Korupsi

Nasional
Kronologi Terbongkarnya Kerangkeng Manusia Bupati Langkat: Berawal dari OTT KPK Hingga Sudah Berdiri 10 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Kerangkeng Manusia Bupati Langkat: Berawal dari OTT KPK Hingga Sudah Berdiri 10 Tahun

Nasional
KPK Terapkan TPPU Terkait Dugaan Korupsi di Buru Selatan

KPK Terapkan TPPU Terkait Dugaan Korupsi di Buru Selatan

Nasional
Jokowi Luncurkan Pelepasan Ekspor Perdana Smelter Grade Alumina

Jokowi Luncurkan Pelepasan Ekspor Perdana Smelter Grade Alumina

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.