Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

UPDATE 2 Desember: Total 2.076 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, Tambah 4 di Ethiopia dan Hong Kong

Kompas.com - 02/12/2020, 09:39 WIB
Irfan Kamil,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri mengumumkan terdapat 2.072 warga negara Indonesia (WNI) yang terpapar Covid-19 di luar negeri hingga Rabu (2/12/2020).

Dalam 24 jam terakhir, terdapat penambahan empat kasus baru di Ehtiopia dan Hong Kong.

"Tambahan WNI terkonfirmasi Covid-19 di Ethiopia dan Hong Kong (RRT)," tulis Kemenlu di laman resminya, Rabu.

Secara lebih rinci, penambahan empat kasus baru tersebut yakni satu kasus baru di Ethiopia, dan tiga kasus baru di Hong Kong.

Baca juga: Update Corona Global: 64 Juta Infeksi | Stimulus Covid-19 di Kanada | Rencana Vaksinasi di Perancis

Kemudian, tidak ada penambahan pasien yang sembuh ataupun meninggal akibat Covid-19 di luar negeri.

Secara keseluruhan, WNI positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 1.439 orang atau 69,3 persen dari total kasus.

Hingga saat ini, total pasien meninggal sebanyak 159 orang dan 478 WNI lainnya masih dalam perawatan.

Berikut data sebaran 2.076 WNI terkonfirmasi positif Covid-19 di luar negeri hingga 2 Desember 2020:

Baca juga: Studi: Virus Corona Dapat Masuk ke Otak

1. Aljazair: 12 WNI (sembuh)
2. Amerika Serikat: 117 WNI (92 sembuh, 5 stabil, 20 meninggal)
3. Arab Saudi: 270 WNI (88 sembuh, 81 stabil, 101 meninggal)
4. Australia: 11 WNI (10 sembuh, 1 stabil)
5. Azerbaijan: 1 WNI (sembuh)

6. Bahamas: 1 WNI (sembuh)
7. Bahrain: 1 (stabil)
8. Bangladesh: 5 WNI (sembuh)
9. Belanda: 14 WNI (7 sembuh, 2 stabil, 5 meninggal)
10. Belgia: 11 WNI (6 sembuh, 5 stabil)

11. Brunei Darussalam: 6 WNI (5 sembuh, 1 stabil)
12. Ceko: 7 WNI (2 sembuh, 5 stabil)
13. Chile: 1 WNI (stabil)
14. Denmark: 1 WNI (stabil)
15. Ekuador: 1 WNI (sembuh)

16. Filipina: 32 WNI (sembuh)
17. Ethiopia: 6 WNI (sembuh, 1 stabil)
18. Finlandia: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)
19. Ghana: 1 WNI (meninggal dunia)
20. Hongaria: 15 WNI (stabil)

21. India: 75 WNI (sembuh)
22. Inggris: 33 WNI (28 sembuh, 1 stabil, 4 meninggal)
23. Irlandia: 2 WNI (sembuh)
24. Italia: 9 WNI (5 sembuh, 4 stabil)
25. Jepang : 27 WNI (2 sembuh, 25 stabil)

26. Jerman: 15 WNI (7 sembuh, 6 stabil, 2 meninggal)
27. Kamboja: 5 WNI (2 sembuh, 3 stabil)
28. Kanada: 6 WNI (3 sembuh, 3 stabil)
29. Kazakhstan: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)
30. Korea Selatan: 63 WNI (52 sembuh, 11 stabil)

31. Kuwait: 159 WNI (148 sembuh, 7 stabil, 4 meninggal)
32. Lebanon: 1 WNI (stabil)
33. Libya: 1 WNI (meninggal)
34. Madagaskar: 1 WNI (stabil)
35. Malaysia: 168 WNI (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal)

36. Maladewa: 10 WNI (7 sembuh, 2 stabil, 1 meninggal)
37. Meksiko: 3 WNI (1 sembuh, 2 stabil)
38. Mesir: 15 WNI (sembuh)
39. Makedonia Utara: 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)
40. Mozambik: 1 WNI (stabil)

41. Myanmar: 2 WNI (stabil)
42. Namibia: 1 WNI (stabil)
43. Nigeria: 2 WNI (sembuh)
44. Oman: 20 WNI (2 sembuh, 18 stabil)
45. Pakistan: 34 WNI (33 sembuh, 1 stabil)

46. UEA: 64 WNI (57 sembuh, 2 stabil, 5 meninggal)
47. Prancis: 4 WNI (3 sembuh, 1 stabil)
48. Polandia: 1 WNI (stabil)
49. Portugal: 1 WNI (stabil)
50. Qatar: 165 WNI (162 sembuh, 2 stabil, 1 meninggal)

51. RRT (Makau): 3 WNI (sembuh)
52. RRT (Hong Kong): 91 WNI (85 sembuh, 6 stabil)
53. Rusia: 28 WNI (23 sembuh, 5 stabil)
54. Singapura: 113 WNI (102 sembuh, 9 stabil, 2 meninggal)
55. Serbia: 2 WNI (stabil)

56. Siprus 1 WNI (sembuh)
57. Spanyol: 24 WNI (13 sembuh, 10 stabil, 1 meninggal)
58. Sudan: 18 WNI (6 sembuh, 12 stabil)
59. Suriah: 37 WNI (20 sembuh, 17 stabil)
60. Suriname: 3 WNI (sembuh)

61. Swedia: 1 WNI (stabil)
62. Swiss: 1 WNI (stabil)
63. Taiwan: 70 WNI (19 sembuh, 51 stabil)
64. Thailand: 1 WNI (sembuh)
65. Timor Leste: 3 WNI (1 sembuh, 2 stabil)

66. Tunisia: 14 WNI (stabil)
67. Turki: 12 WNI (9 sembuh, 1 stabil, 2 meninggal)
68. Uzbekistan: 19 WNI (18 sembuh, 1 meninggal)
69. Vatikan: 18 WNI (16 sembuh, 2 stabil)
70. Vietnam: 1 WNI (stabil)

71. Yordania: 10 WNI (9 sembuh, 1 stabil)
72. Kapal pesiar: 185 WNI (170 sembuh, 9 stabil, 6 meninggal)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

MK: Sebagian Penanganan Pelanggaran Pemilu oleh Bawaslu Terkesan Formalitas

MK: Sebagian Penanganan Pelanggaran Pemilu oleh Bawaslu Terkesan Formalitas

Nasional
MK: Pelanggaran Etik Ketua KPU Tak Bisa Jadi Dasar Batalkan Pencalonan Gibran

MK: Pelanggaran Etik Ketua KPU Tak Bisa Jadi Dasar Batalkan Pencalonan Gibran

Nasional
MK Tolak Dalil Anies-Muhaimin yang Sebut Bawaslu Tak Tindak Lanjuti Kecurangan Prabowo-Gibran

MK Tolak Dalil Anies-Muhaimin yang Sebut Bawaslu Tak Tindak Lanjuti Kecurangan Prabowo-Gibran

Nasional
Tolak Eksepsi KPU dan Prabowo-Gibran, MK Tegaskan Tak Cuma Adili Perolehan Suara

Tolak Eksepsi KPU dan Prabowo-Gibran, MK Tegaskan Tak Cuma Adili Perolehan Suara

Nasional
Polri Kerahkan Anjing Pelacak Amankan Sidang Putusan PHPU di MK

Polri Kerahkan Anjing Pelacak Amankan Sidang Putusan PHPU di MK

Nasional
Putuskan Sengketa Pilpres, MK Baca Keterangan 14 'Amicus Curiae'

Putuskan Sengketa Pilpres, MK Baca Keterangan 14 "Amicus Curiae"

Nasional
Hari Kartini 2024, Fahira Idris Jelaskan Makna Penting Kolaborasi untuk Tumbuhkan Pemimpin Perempuan

Hari Kartini 2024, Fahira Idris Jelaskan Makna Penting Kolaborasi untuk Tumbuhkan Pemimpin Perempuan

Nasional
Korupsi Timah, Kejagung Sita 51 Ekskavator dan 238.848 Meter Persegi Lahan 'Smelter'

Korupsi Timah, Kejagung Sita 51 Ekskavator dan 238.848 Meter Persegi Lahan "Smelter"

Nasional
MK Kelompokkan Dalil Permohonan Anies-Muhaimin ke 6 Klaster

MK Kelompokkan Dalil Permohonan Anies-Muhaimin ke 6 Klaster

Nasional
Timnas U23 Kalahkan Yordania, Jokowi: Semoga Bisa Melaju Lebih Tinggi Lagi

Timnas U23 Kalahkan Yordania, Jokowi: Semoga Bisa Melaju Lebih Tinggi Lagi

Nasional
Belajar dari Kasus Richard Eliezer, Mungkinkah 'Amicus Curiae' Dipertimbangkan di Putusan Sengketa Pilpres?

Belajar dari Kasus Richard Eliezer, Mungkinkah "Amicus Curiae" Dipertimbangkan di Putusan Sengketa Pilpres?

Nasional
'Ikhtiar Kami, Mencari Kebenaran dan Keadilan Bangsa Kami...'

"Ikhtiar Kami, Mencari Kebenaran dan Keadilan Bangsa Kami..."

Nasional
Tim Hukum Ganjar-Mahfud Berharap Putusan MK yang Progresif

Tim Hukum Ganjar-Mahfud Berharap Putusan MK yang Progresif

Nasional
Alex: Pertemuan dengan Eko Darmanto atas Izin Pimpinan KPK Lainnya

Alex: Pertemuan dengan Eko Darmanto atas Izin Pimpinan KPK Lainnya

Nasional
Prabowo Tak Hadiri Sidang Putusan MK, Jubir: Bekerja seperti Biasa

Prabowo Tak Hadiri Sidang Putusan MK, Jubir: Bekerja seperti Biasa

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com