Hari Ketiga Libur Panjang, Jumlah Penumpang di Kampung Rambutan Menurun

Kompas.com - 30/10/2020, 22:59 WIB
Suasana ruang tunggu penumpang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pada H-8 Lebaran 
 atau Selasa (28/5/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSuasana ruang tunggu penumpang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pada H-8 Lebaran atau Selasa (28/5/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS. com - Memasuki hari ke tiga libur panjang akhir bulan Oktober, jumlah penumpang yang berangkat dari terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur mulai menurun.

Terhitung pada pada Jumat (30/10/2020) pukul 14.00 , jumlah penumpang yang berangkat hanya 269 orang.

"Sampai jam dua siang tadi yang berangkat cuma 269 orang. Pelan-pelan menurun sejak hari Rabu kemarin," kata Kepala Terminal Kampung Rambutan Made Joni saat dikonfirmasi, Jumat (3/10/2020).

Joni mengatakan jumlah itu turun jika dibandingkan dengan hari Kamis (29/10/2020).

Pada hari Kamis terhitung sampai pukul 14.00, jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 400 orang.

Baca juga: Manajemen Terminal Kampung Rambutan Akan Bagikan Masker Kain untuk Penumpang

Belum lagi di hari puncak keberangkatan pada Rabu (28/10/2020), jumlah penumpang yang berangkat mencapai 700 orang terhitung sampai pukul 14.00.

"Puncak keberangkatan hari Rabu itu sampai 1.500 penumpang dalam satu hari. Kalau hari ini sepertinya enggak sampai 1.000," kata dia.

Sebagian besar penumpang, lanjut Made, bertujuan ke kawasan Jawa Barat.

Seiring dengan menurunnya jumlah penumpang yang berangkat, Made kini tengah mengantisipasi lonjakan penumpang bus yang akan kembali ke Jakarta melalui terminal Kampung Rambutan.

Baca juga: Terminal Kampung Rambutan Siap Hadapi Lonjakan Penumpang Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Dia memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Sabu (31/10/2020) dan Minggu (1/11/2020).

Protokol kesehatan pun akan diperketat guna menyambut penumpang yang pulang dari luar kota.

"Penjagaan akan diperketat. Petugas akan lakukan pemeriksaan suhu tubuh dan mengimbau penumpang untuk memakai masker," kata Made.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disorot, Hubungan Antara Komisi Yudisial dengan Mahkamah Agung

Disorot, Hubungan Antara Komisi Yudisial dengan Mahkamah Agung

Nasional
Ketua DPR Minta Pemerintah Sigap Mitigasi dan Tangani Bencana Alam di Sejumlah Daerah

Ketua DPR Minta Pemerintah Sigap Mitigasi dan Tangani Bencana Alam di Sejumlah Daerah

Nasional
Istana Ungkap 5 Langkah untuk Otsus Papua yang Kedua

Istana Ungkap 5 Langkah untuk Otsus Papua yang Kedua

Nasional
Soal Rumah Digeruduk Pengunjuk Rasa, Mahfud: Kali Ini Mereka Ganggu Ibu Saya, Bukan Menko Polhukam

Soal Rumah Digeruduk Pengunjuk Rasa, Mahfud: Kali Ini Mereka Ganggu Ibu Saya, Bukan Menko Polhukam

Nasional
Moeldoko Sebut Kondisi Geografis Jadi Kendala Tumpas Kelompok MIT

Moeldoko Sebut Kondisi Geografis Jadi Kendala Tumpas Kelompok MIT

Nasional
Bila Reuni 212 Tetap Digelar di Monas, Polri Pastikan Bakal Bubarkan

Bila Reuni 212 Tetap Digelar di Monas, Polri Pastikan Bakal Bubarkan

Nasional
BST Jangan Dipakai Buat Beli Rokok, Kemensos: Ini Sesuai Pesan Presiden

BST Jangan Dipakai Buat Beli Rokok, Kemensos: Ini Sesuai Pesan Presiden

Nasional
Jokowi Diminta Tak Dilematis Pilih Pengganti Edhy Prabowo

Jokowi Diminta Tak Dilematis Pilih Pengganti Edhy Prabowo

Nasional
Moeldoko Minta Masyarakat Tak Unjuk Kekuatan Respons Pemeriksaan Rizieq Shihab

Moeldoko Minta Masyarakat Tak Unjuk Kekuatan Respons Pemeriksaan Rizieq Shihab

Nasional
Satgas: Daerah Zona Merah Penularan Covid-19 Naik Hampir 2 Kali Lipat

Satgas: Daerah Zona Merah Penularan Covid-19 Naik Hampir 2 Kali Lipat

Nasional
Keluarga Korban: Pemerintah Mau atau Tidak Tuntaskan Kasus Tragedi Semanggi

Keluarga Korban: Pemerintah Mau atau Tidak Tuntaskan Kasus Tragedi Semanggi

Nasional
Sepanjang Rumah Sakit Declare, Kemenkes: Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Ditanggung Negara

Sepanjang Rumah Sakit Declare, Kemenkes: Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Ditanggung Negara

Nasional
Sepekan, Angka Kematian Akibat Covid-19 Melonjak 35,6 Persen, Jawa Tengah Tertinggi

Sepekan, Angka Kematian Akibat Covid-19 Melonjak 35,6 Persen, Jawa Tengah Tertinggi

Nasional
Usai Bubarkan 10 Lembaga, Menpan RB: Tak Tutup Kemungkinan Institusi Lain Dibubarkan Juga

Usai Bubarkan 10 Lembaga, Menpan RB: Tak Tutup Kemungkinan Institusi Lain Dibubarkan Juga

Nasional
Soal Perbedaan Data Covid-19, Jubir Satgas: Proses Sinkronisasi Butuh Waktu

Soal Perbedaan Data Covid-19, Jubir Satgas: Proses Sinkronisasi Butuh Waktu

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X