Ini Hal yang Mesti Dilakukan demi Mencegah Bencana Akibat La Nina

Kompas.com - 20/10/2020, 16:19 WIB
Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo saat memberikan keterangan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020). Humas Pemprov JabarKetua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo saat memberikan keterangan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencara (BNPB) Doni Monardo mengatakan, yang paling penting dalam mitigasi atau pencegahan bencana akibat fenomena La Nina adalah mitigasi non struktural.

La Nina merupakan anomali sistem iklim global yang terjadi dengan periode ulang berkisar antara 2-7 tahun di Samudra Pasifik dan atmosfer, langit di atasnya berubah dari keadaan netral (normal) serta minimal berlangsung selama dua bulan.

Pada fenomena La Nina, yang terjadi adalah pendinginan yang tidak biasa, yaitu anomali suhunya melebihi -0.5 derajat celcius pada area yang sama.

La Nina akan berdampak pada peningkatan curah hujan dan bisa menyebabkan banjir dan longsor.

Baca juga: BNPB: Waspada, Wilayah Sulawesi Berpotensi Dilanda La Nina

Hal itu dikatakan Doni dalam konferensi pers usai melakukan kunjungan kerja ke hulu Sungai Ciliwung, Selasa (20/10/2020).

"Yang paling penting dari mitigasi, mitigasi non struktural artinya yang berupaya berfungsi kepada masalah kultural, masalah perilaku," kata Doni.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mitigasi yang dimaksud Doni, yakni dengan mengubah perilaku dalam menjaga lingkungan.

Jika masyarakat sudah mempersiapkan diri dengan kemungkinan adanya bencana, maka akan bisa mengurangi jumlah korban jiwa.

"Mengantisipasi dengan kesiapsiagaan, ini akan bisa mengurangi risiko adanya korban jiwa," ujar dia.

Sebelumnya, Kepala Bidang Analisis Variabilitas Iklim BMKG Indra Gustari menjelaskan bahwa saat ini La Nina sudah terjadi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.