Satgas Minta Kepala Daerah di 4 Kota Ini Kerja Keras Tekan Angka Kematian

Kompas.com - 17/09/2020, 20:14 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Selasa (15/9/2020). Dok. BNPBJuru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Selasa (15/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan, ada empat kota dengan tingkat kematian tertinggi akibat Covid-19 di Indonesia.

Keempat kota itu yakni Surabaya, Semarang, Jakarta Pusat, dan Makassar.

"Kami perlu memberikan perhatian kepada empat kota besar yaitu pertama Surabaya, kedua Semarang, yang ketiga adalah Jakarta Pusat, yang keempat adalah Makassar," kata dia, Kamis (17/9/2020).

Wiku mengatakan, keempat kota itu memiliki jumlah kematian kumulatif kematian dan laju kematian per 100.000 penduduk yang tertinggi di Indonesia saat ini.

Baca juga: Satgas: 4 Kota Besar Catat Tingkat Kematian karena Covid-19 Tertinggi

Kendati demikian, Wiku tak merinci berapa jumlah kematian kumulatif dan laju kematian per 100.000 penduduk di keempat kota tersebut.

Ia pun mengimbau kepala daerah di empat kota tersebut bekerja ekstra keras menekan angka kematian akibat Covid-19 di wilayah mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kembali kami ulangi kepada empat kota ini yaitu Surabaya, Semarang, Jakarta Pusat, dan Makassar agar betul-betul dapat menurunkan jumlah kumulatif kematian dan laju kematiannya," ucap Wiku.

Adapun kasus kematian akibat Covid-19 pada Rabu (16/9/2020) hingga Kamis (17/9/2020), bertambah 122 kasus.

Dengan demikian, jumlah akumulasi pasien Covid-19 meninggal dunia di Indonesia berjumlah 9.222 orang.

Baca juga: Kasus Covid-19 Catatkan Rekor Harian, Ahli: Tetap Lakukan 3M!

Angka itu tercatat semenjak kasus Covid-19 diumumkan pertama kali oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 Maret 2020 lalu.

Dengan demikian, tingkat kematian akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 4 persen sehingga lebih tinggi dari rata-rata dunia yakni 3,15 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

154 Orang Positif Covid-19, Sekjen DPR: Klasternya Bukan di Kompleks Parlemen

154 Orang Positif Covid-19, Sekjen DPR: Klasternya Bukan di Kompleks Parlemen

Nasional
Polri Selidiki Dugaan Jual-Beli Foto Selfie KTP

Polri Selidiki Dugaan Jual-Beli Foto Selfie KTP

Nasional
Ketua Komisi X Dorong Mahasiswa Kedokteran Jadi Vaksinator untuk Percepat Vaksinasi Covid-19

Ketua Komisi X Dorong Mahasiswa Kedokteran Jadi Vaksinator untuk Percepat Vaksinasi Covid-19

Nasional
Kementerian PPPA Sebut RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Ditunggu Banyak Pihak

Kementerian PPPA Sebut RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Ditunggu Banyak Pihak

Nasional
Ini Motif Praktik Penyiksaan oleh Aparat Menurut Catatan Kontras

Ini Motif Praktik Penyiksaan oleh Aparat Menurut Catatan Kontras

Nasional
Komnas Perempuan Usul agar Peran Pemantauan Lembaga HAM Diperkuat

Komnas Perempuan Usul agar Peran Pemantauan Lembaga HAM Diperkuat

Nasional
Menko PMK: Pandemi Jadikan Kita Kuasai Pembelajaran virtual

Menko PMK: Pandemi Jadikan Kita Kuasai Pembelajaran virtual

Nasional
Kontras Temukan 80 Kasus Penyiksaan dan Penghukuman Kejam dalam Satu Tahun Terakhir

Kontras Temukan 80 Kasus Penyiksaan dan Penghukuman Kejam dalam Satu Tahun Terakhir

Nasional
Jokowi Minta Menteri hingga Kepala Daerah Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Jokowi Minta Menteri hingga Kepala Daerah Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Nasional
Pengisian Posisi Wakil Panglima TNI Dinilai Tak Urgen

Pengisian Posisi Wakil Panglima TNI Dinilai Tak Urgen

Nasional
Sekjen Parpol Koalisi Pemerintahan Bertemu, Bahas RUU yang Masuk Prolegnas Prioritas hingga Silaturahmi

Sekjen Parpol Koalisi Pemerintahan Bertemu, Bahas RUU yang Masuk Prolegnas Prioritas hingga Silaturahmi

Nasional
Jokowi: Penanganan Pandemi Covid-19 Butuh Kesamaan Frekuensi

Jokowi: Penanganan Pandemi Covid-19 Butuh Kesamaan Frekuensi

Nasional
Menkes: Berapa Lama Pandemi, Berapa Banyak yang Masuk RS, Itu Semua Tergantung Kita

Menkes: Berapa Lama Pandemi, Berapa Banyak yang Masuk RS, Itu Semua Tergantung Kita

Nasional
Menkes: Anggaran untuk Covid-19 Tersedia, Ada Rp 131 Triliun

Menkes: Anggaran untuk Covid-19 Tersedia, Ada Rp 131 Triliun

Nasional
Kasus Covid-19 Melonjak, Mahfud Batalkan Jadi Wali Nikah Keponakannya di Madura

Kasus Covid-19 Melonjak, Mahfud Batalkan Jadi Wali Nikah Keponakannya di Madura

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X