Kedatangan Lebih dari 1.000 Pasien Sehari, RSD Wisma Atlet Pastikan Obat-obatan hingga APD Masih Cukup

Kompas.com - 17/09/2020, 17:00 WIB
Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat memberikan berkas pasien Covid-19 saat tiba di pos pemeriksaan IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). Gubernur Anies Baswedan pada Sabtu pekan lalu mengatakan saat ini pasien terpapar Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala atau OTG akan dirawat di RSD Wisma Atlet, sebanyak 1.740 pasien Covid-19 yang dirawat inap hingga Rabu, 16 September 2020. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat memberikan berkas pasien Covid-19 saat tiba di pos pemeriksaan IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). Gubernur Anies Baswedan pada Sabtu pekan lalu mengatakan saat ini pasien terpapar Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala atau OTG akan dirawat di RSD Wisma Atlet, sebanyak 1.740 pasien Covid-19 yang dirawat inap hingga Rabu, 16 September 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono mengungkapkan ketersediaan obat-obatan di RSD Wisma Atlet masih cukup aman untuk beberapa hari mendatang.

Hal itu menyusul adanya catatan rekor kedatangan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.066 pada Kamis (17/9/2020).

"Kita masih siap melayani beberapa hari ke depan," ujar Tugas dalam konferensi pers yang digelar BNPB, Kamis (17/9/2020).

Tugas mengatakan, sampai saat ini belum ada keluhan mengenai kekurangan obat-obatan maupun alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di rumah sakit dadakan tersebut.

Baca juga: Catat Rekor, RSD Wisma Atlet Terima 1.066 Pasien Covid-19

Kendati demikian, jika nantinya ketersediaan obat-obatan dan APD dirasa mulai berkurang, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan PT Rajawali Nusantara Indoneia (Persero) dan PT Bio Farma (Persero).

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengajukan obat-obatan kepada dua perusahaan farmasi berpelat merah tersebut.

"Tentunya segera untuk mengajukan dan kita selalu didukung RNI di bawah BUMN mapun Kimia Farma yang selalu mendukung obat-obatan, peralatan kesehatan, dan APD," kata Tugas.

Di sisi lain, pihaknya juga tetap akan melakukan evaluasi sehubungan adanya penambahan pasien terkonfimasi positif Covid-19.

"Sampai sat ini dan beberapa hari ke depan kita selalu mengadakan evaluasi," ungkap Tugas.

Baca juga: [KLARIFIKASI] Ambulans Antre di Wisma Atlet Bukan karena Ruangan Penuh

Diberitakan, RSD Wisma Atlet mencatat adanya penambahan 1.066 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 baru dalam 24 jam terakhir.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X