KILAS

Perkuat Solidaritas di Masa Pandemi, Muhaimin Iskandar Dukung Aplikasi Kupon Makan

Kompas.com - 26/08/2020, 16:07 WIB
Lewat aplikasi Kupon Makan, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar mengajak para dermawan meningkatkan solidaritas kemanusiaan di masa Pandemi Covid-19. DOK. Humas DPR RILewat aplikasi Kupon Makan, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar mengajak para dermawan meningkatkan solidaritas kemanusiaan di masa Pandemi Covid-19.

Akibatnya, angka pengangguran secara massif kian bertambah. Bahkan di Indonesia, pertumbuhan ekonomi anjlok menjadi minus 5,32 persen.

“Pemerintah kita akui sudah bekerja keras untuk mengatasi dampak pandemi ini, terutama masalah ekonomi bagi masyarakat miskin melalui bantuan sembako, Bantuan Langsung Tunai, dan program-program lainnya dari berbagai kementerian,” ujarnya.

Maka dari itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengajak semua pihak harus berpikir keras dan berjuang sampai vaksin corona diluncurkan, salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi Kupon Makan.

Baca juga: KSPI Berunjuk Rasa Tolak RUU Cipta Kerja dan PHK Massal, Ini Respons Wakil Ketua DPR

Ide aplikasi Kupon Makan

Sementara itu, anggota DPR RI Fraksi PKB Daniel Johan menyatakan, Ide aplikasi 'Kupon Makan' ini muncul saat pandemi Covid-19 di bulan Maret 2020 lalu.

"Pada dasarnya kami ingin berusaha membantu memenuhi makan sehari-hari masyarakat yang terdampak Covid-19. Kami juga ingin para pedagang pun dalam pendapatannya bisa meningkat," paparnya.

Para donatur pun, lanjut Daniel, dipermudah jika ingin menyalurkan bantuannya agar secara langsung dapat dirasakan masyarakat.

"Sekarang ini, banyak donatur yang ingin membantu, kami sedang berusaha mewujudkannya untuk memudahkannya,” katanya di Jakarta, Selasa (25/8/2020).

Baca juga: Ketua DPR Minta Pemerintah Waspada Peningkatan Kasus Covid-19 Usai Libur Panjang

Dia mengatakan, pihaknya ingin terus membantu berbagai sektor untuk dapat terus berjalan.

“Sektor riil jalan, warteg jalan, mitra warung jalan, yang jual sembako di warung bisa sebagai penyalur bantuan kepada warga. Dan, kami harap Covid-19 cepat berlalu," tandas.

Daniel menambahkan, Gus Ami juga menjadi salah seorang donatur tetap pada aplikasi 'Kupon Makan'.

"Gus Ami telah menyumbang 1.000 lebih kupon makan untuk masyarakat menengah ke bawah yang paling terkena dampak Covid-19," ujar Daniel.

Baca juga: DPR Lantik Haerul Saleh sebagai Anggota PAW

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Intoleransi, Mendikbud Akan Keluarkan SE dan Buka 'Hotline' Pengaduan

Cegah Intoleransi, Mendikbud Akan Keluarkan SE dan Buka "Hotline" Pengaduan

Nasional
Kemenhan Buka Pendaftaran Komponen Cadangan setelah Terbit Peraturan Menteri

Kemenhan Buka Pendaftaran Komponen Cadangan setelah Terbit Peraturan Menteri

Nasional
Kemenkes Berharap WNI di Luar Negeri Mendapat Vaksin Covid-19 dari Pemerintah Setempat

Kemenkes Berharap WNI di Luar Negeri Mendapat Vaksin Covid-19 dari Pemerintah Setempat

Nasional
Pemerintah Akan Tindak Tegas Praktik Intoleransi di Sekolah

Pemerintah Akan Tindak Tegas Praktik Intoleransi di Sekolah

Nasional
Jumlah Vaksin Terbatas, Pemerintah Tak Prioritaskan Penyintas Covid-19 dalam Vaksinasi

Jumlah Vaksin Terbatas, Pemerintah Tak Prioritaskan Penyintas Covid-19 dalam Vaksinasi

Nasional
Nadiem: Sekolah Tak Boleh Wajibkan Siswa Berseragam Model Pakaian Agama Tertentu

Nadiem: Sekolah Tak Boleh Wajibkan Siswa Berseragam Model Pakaian Agama Tertentu

Nasional
Rizieq Shihab Dilaporkan soal Lahan Pesantren di Megamendung, FPI: Kami Punya Bukti

Rizieq Shihab Dilaporkan soal Lahan Pesantren di Megamendung, FPI: Kami Punya Bukti

Nasional
UPDATE: Sebaran 11.788 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI dengan 3.512 Kasus

UPDATE: Sebaran 11.788 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI dengan 3.512 Kasus

Nasional
UPDATE 24 Januari: Ada 80.114 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 Januari: Ada 80.114 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 24 Januari: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Mencapai 162.617

UPDATE 24 Januari: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Mencapai 162.617

Nasional
UPDATE: Bertambah 48.002, Total 8.754.507 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE: Bertambah 48.002, Total 8.754.507 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 24 Januari: Bertambah 171, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 27.835

UPDATE 24 Januari: Bertambah 171, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 27.835

Nasional
UPDATE 24 Januari: Bertambah 7.751, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 798.810

UPDATE 24 Januari: Bertambah 7.751, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 798.810

Nasional
UPDATE: Bertambah 11.788, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 989.262

UPDATE: Bertambah 11.788, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 989.262

Nasional
Kematian Anggota FPI Dilaporkan ke Komite Antipenyiksaan Internasional

Kematian Anggota FPI Dilaporkan ke Komite Antipenyiksaan Internasional

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X