Cegah Covid-19, KPAI Minta Orangtua Jaga Ketat Anaknya Selama Liburan Idul Adha

Kompas.com - 29/07/2020, 17:53 WIB
Komisioner KPAI Jasra Putra di Silang Monas, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARKomisioner KPAI Jasra Putra di Silang Monas, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI) meminta orangtua menjaga anak-anaknya dengan ketat selama libur Lebaran Idul Adha.

Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah jatuh pada Jumat (31/7/2020).

Waktu tersebut berada di akhir pekan sehingga dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur cukup panjang meski masih suasana pandemi Covid-19.

Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak Jasra Putra mengatakan, Idul Adha kali ini akan dimanfaatkan masyarakat pulang kampung walau angka Covid-19 semakin tinggi.

"Tidak seperti saat pandemi pertama muncul saat Idul Fitri banyak yang tidak pulang kampung. Saat ini angka Covid-19 masih tinggi, artinya anak-anak terancam sehingga orangtua perlu ekstra ketat menjaga anak-anaknya selama liburan," ujar Jasra dikutip dari siaran pers, Rabu (29/7/2020).

Baca juga: Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19, Polisi Larang Takbir Keliling

Ia mengatakan, sejauh ini KPAI telah menemukan banyak anak terpapar Covid-19 karena tertular dari keluarganya.

Bahkan, kata dia, berdasarkan data satuan tugas penanganan Covid-19 per 19 Juli 2020, ada 62 orang anak yang meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Dalam rangka melindungi anak-anak di masa liburan Idul Adha, pihaknya pun meminta ada pembatasan di beberapa sarana umum seperti transportasi dan tempat wisata.

Termasuk pengetatan protokol kesehatan.

Pasalnya lokasi seperti tempat wisata akan dimanfaatkan masyarakat yang selama ini mengalami jenuh karena banyak berdiam diri di rumah selama pandemi.

Baca juga: Ini Daftar 33 RW Zona Merah di Jakarta yang Tidak Boleh Gelar Shalat Idul Adha di Masjid

"Berbagai sosialisasi demi kenyamanan selama menggunakan fasilitas di sampaikan sejak awal. Misalnya penyedia layanan mensyaratkan pengunjung daftar dulu sebelum ke lokasi dan syarat ketat,"

Selain itu, ia pun berharap ibadah selama Idul Adha juga diharapkan tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Menurutnya, pemerintah memiliki peranan untuk mengantisipasi agar hal tersebut tidak terjadi.

"Agar masyarakat terutama kelompok rentan seperti anak, lansia, dan perempuan dapat terlindungi selama liburan," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X