Kompas.com - 27/07/2020, 12:43 WIB
Mendagri Tito Karnavian menjawab pertanyaan wartawan usai melaksanakan rapat persiapan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (17/7/2020).Kunjungan kerja mendagri tersebut untuk mengecek kesiapan dan pemantapan penyelenggaraan pilkada serentak pada 9 Desember 2020. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/pras. ANTARA FOTO/Mohamad HamzahMendagri Tito Karnavian menjawab pertanyaan wartawan usai melaksanakan rapat persiapan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (17/7/2020).Kunjungan kerja mendagri tersebut untuk mengecek kesiapan dan pemantapan penyelenggaraan pilkada serentak pada 9 Desember 2020. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/pras.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan jajarannya agar berhati-hati saat bekerja di kantor selama pandemi.

Menurutnya, saat ini beberapa kantor pemerintahan menjadi klaster baru penularan Covid-19.

"Yang ingin saya sampaikan, sekarang ini sudah mulai work from office (WFO). Ini betul-betul harus hati-hati, karena beberapa kantor pemerintahan itu menjadi klaster baru," kata Tito sebagaimana dilansir dari siaran pers Kemendagri, Senin (27/7/2020).

Selain itu, Tito meminta pejabat eselon I dan II di Kemendagri untuk betul-betul memberikan pemahaman kepada stafnya tentang Covid-19.

Baca juga: Anies: Perkantoran dan Komunitas Jadi Tempat Rawan Penyebaran Covid-19

Termasuk soal cara penularannya dan mematikannya.

"Sekali lagi saya sampaikan penularan dimulai dari percikan. Maka jaga jarak. Penularan juga melalui aerosol, semburan dan penularan melalui objek," tegasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang melalui objek ini banyak (terjadi) sama aerosol yang mungkin kita tidak sadar," lanjut Tito.

Oleh karena itu, bagi individu yang harus bekerja di kantor atau masuk kantor, posisi duduk harus berjarak.

Selain itu, bisa juga diterapkan sistem shift, sehingga potensi penularan bisa dicegah.

"Jika di dalam ruangan tidak perlu pakai AC. Kalau mau pakai AC sebelumnya yang lain-lain, seperti ventilasi dibuka supaya terjadi aliran udara keluar," kata Tito.

Baca juga: Perkantoran Jadi Klaster Baru Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan?

"Kemudian buka gorden yang banyak supaya sinar matahari masuk, karena sinar matahari akan membunuh protein RNA yang ada di virus Covid-19," lanjutnya.

Adapun potensi penularan yang paling rawan, lanjut Tito adalah dari objek atau benda yang dipegang oleh orang yang telah tertular virus.

Maka sebisa mungkin jika setelah memegang benda di ruang publik, seperti di kantor, jika belum cuci pakai sabun, atau hand sanitizer, individu diminta tidak memegang area mata, mulut dan hidung.

Baca juga: Perkantoran Disarankan Adakan Tes Covid-19, jika Tak Mampu Bisa Dibantu Pemprov DKI

Terakhir, Tito mengingatkan agar masker harus dipakai secara disiplin.

"Tolong ingatkan betul tetap pakai masker, kecuali sendirian di ruangan. Tapi kalau rapat upayakan tetap pakai masker walaupun jaga jarak, sinar matahari masuk, AC misalnya dimatikan, " tegasnya.

"Itu akan sangat banyak membantu, dan jangan lupa siapkan sabun cuci tangan di mana-mana, juga hand sanitizer. Ini perlengkapan perorangan tiap-tiap personel, " tambah Tito.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.