Panglima TNI-Pangab Singapura Bahas Latihan dan Kerja Sama Militer

Kompas.com - 24/07/2020, 07:00 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan keterangan pers dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (23/7/2020) sore. KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARPanglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberikan keterangan pers dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (23/7/2020) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menggelar video teleconference dengan Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Singapura Jenderal Melvyn Ong pada Kamis, (23/7/2020).

Kegiatan tersebut dilakukan guna membahas latihan dan kerja sama militer kedua negara.

"Bahwa untuk menghadapi ragam spektrum tantangan saat ini dan di masa depan, kerja sama dan saling percaya menjadi kunci keberhasilan," ujar Hadi dalam keterangan tertulis, Kamis (23/7/2020).

Baca juga: Tiga Pesan Panglima TNI untuk Perwira Karier

Hadi mengatakan, Singapore Armed Force (SAF) dan TNI perlu meningkatkan kerja sama yang telah terjalin selama ini.

Menurut dia, kerja sama pertahanan merupakan salah satu pilar penting dalam hubungan bilateral Indonesia dan Singapura.

"Oleh karena itu, latihan dan kerja sama serta persahabatan SAF-TNI harus terus dijaga," ujar dia.

Selain membahas latihan dan kerja sama militer kedua angkatan bersenjata, dalam kegiatan tersebut juga dibahas peran dan kontribusi militer dalam penanganan Covid-19 di masing-masing negara.

Baca juga: Panglima TNI: Saat Ini Sedang Berlangsung Perang Pikiran yang Bahayakan Kepentingan Nasional

Komunikasi yang terus dijalin antara SAF dan TNI, baik terkait penanganan pandemi Covid-19 maupun dalam bidang kontra terorisme dan keamanan maritim, agar dapat terus ditingkatkan.

"Bahwa di tengah-tengah situasi pendemi Covid-19, TNI dan SAF harus menyusun solusi terbaik dalam mencari bentuk kegiatan kerja sama dengan tetap mengikuti regulasi protokol kesehatan yang berlaku " ucap dia. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 28 Januari: Ada 82.676 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 28 Januari: Ada 82.676 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 476 Pasien Meninggal akibat Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE: 476 Pasien Meninggal akibat Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Nasional
Dukung Penanganan Stunting, Kemendagri Beri Akses Data Penduduk ke BKKBN

Dukung Penanganan Stunting, Kemendagri Beri Akses Data Penduduk ke BKKBN

Nasional
Jokowi Klaim Pandemi Terkendali, Pengamat: Siapa yang Membisikkan?

Jokowi Klaim Pandemi Terkendali, Pengamat: Siapa yang Membisikkan?

Nasional
Prabowo Mengenang Eks KSAD Wismoyo, Diberi Sajadah Sebelum Berangkat Operasi Militer

Prabowo Mengenang Eks KSAD Wismoyo, Diberi Sajadah Sebelum Berangkat Operasi Militer

Nasional
Indeks Persepsi Korupsi Turun, Klaim Pemerintah Soal Pemberantasan Korupsi Dinilai Terbantahkan

Indeks Persepsi Korupsi Turun, Klaim Pemerintah Soal Pemberantasan Korupsi Dinilai Terbantahkan

Nasional
'Sebaiknya Minta Maaf, Bilang Saja Kita Sedang Berusaha Keras Menangani Pandemi...'

"Sebaiknya Minta Maaf, Bilang Saja Kita Sedang Berusaha Keras Menangani Pandemi..."

Nasional
Pihak Kemenkes Sebut RS Tak Boleh Tarik Biaya dari Pasien Covid-19, tetapi...

Pihak Kemenkes Sebut RS Tak Boleh Tarik Biaya dari Pasien Covid-19, tetapi...

Nasional
Indeks Persepsi Korupsi Turun, Fadjroel: Presiden Jokowi Tegas soal Pemerintahan Antikorupsi

Indeks Persepsi Korupsi Turun, Fadjroel: Presiden Jokowi Tegas soal Pemerintahan Antikorupsi

Nasional
UPDATE: Bertambah 13.695, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 1.037.993

UPDATE: Bertambah 13.695, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 1.037.993

Nasional
Fraksi PKB Minta Pilkada Serentak Tetap 2024, Pemerintah Harus Fokus ke Pandemi

Fraksi PKB Minta Pilkada Serentak Tetap 2024, Pemerintah Harus Fokus ke Pandemi

Nasional
Indeks Persepsi Korupsi Turun Pertama Kali sejak 2008, Laode: Jangan Kita Anggap Biasa Saja

Indeks Persepsi Korupsi Turun Pertama Kali sejak 2008, Laode: Jangan Kita Anggap Biasa Saja

Nasional
Perpres Pencegahan Ekstremisme Dianggap Berpotensi Timbulkan Konflik Horizontal

Perpres Pencegahan Ekstremisme Dianggap Berpotensi Timbulkan Konflik Horizontal

Nasional
Mengenal Seluk-beluk Vaksin Sinovac

Mengenal Seluk-beluk Vaksin Sinovac

Nasional
 Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Turun, KPK: Korupsi Beban Bangsa

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Turun, KPK: Korupsi Beban Bangsa

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X