Ikappi Minta Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional Terus Dilakukan

Kompas.com - 27/06/2020, 18:04 WIB
Pedagang Pasar Palmerah mengeluarkan gerobaknya dari lokasi pasar di Jakarta, Jumat (26/6/2020). Pengelola Pasar Palmerah menutup sementara pasar tersebut dari Kamis (25/6) hingga Sabtu (27/6) menyusul sembilan orang pedagang terkonfirmasi positif COVID-19 dalam tes usap yang dilakukan sebelumnya. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAPedagang Pasar Palmerah mengeluarkan gerobaknya dari lokasi pasar di Jakarta, Jumat (26/6/2020). Pengelola Pasar Palmerah menutup sementara pasar tersebut dari Kamis (25/6) hingga Sabtu (27/6) menyusul sembilan orang pedagang terkonfirmasi positif COVID-19 dalam tes usap yang dilakukan sebelumnya.

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia ( IKAPPI) Abdullah Mansuri meminta penerapan protokol kesehatan Covid-19 di pasar- pasar tradisional terus dilakukan.

Menurut Abdullah, pasar tradisional dapat menjadi tempat yang aman selama protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik.

"Pasar sesungguhnya aman, pedagang sehat, dan ekonomi pulih, kalau kita sama-sama menjaga pasar dari Covid-19 dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan," ujar Abdullah dalam konferensi pers dari Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (27/6/2020).

Baca juga: Pedagang Pasar Bunga Rawa Belong Positif Covid-19, Kiosnya Ditutup Sementara

Ia mengatakan, peran pasar tradisional bagi masyarakat sangat penting. Sebab, pasar tradisional merupakan pusat distribusi pangan rakyat.

" Pasar tradisional pusat distribusi pangan rakyat, maka menjadi penting kita menjaga pasar agar tetap aman dari Covid-19," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Junior Doctor Network Indonesia (JDNI), Sarah Shyma, memberikan tips bagi masyarakat berbelanja aman di pasar.

Ia meminta agar pembeli memastikan diri dalam kondisi sehat ketika hendak ke pasar.

"Pastikan dalam kondisi sehat, jangan lagi sakit," kata Shyma.

Baca juga: 2.000 Petugas yang Diterjunkan Anies Bakal Awasi PSBB di Terminal hingga Pasar Tradisional

Selain itu, Shyma mengatakan pembeli sebaiknya membawa catatan belanja agar tidak menghabiskan waktu di pasar.

Berikutnya, ia mengingatkan agar membawa kantung belanja sendiri, menggunakan masker, memakai topi, dan membawa hand sanitizer. Penerapan physical distancing antarpembeli dan antarpenjual dan pembeli juga perlu diperhatikan.

"Siapkan tas belanjaan, masker, hand sanitizer, topi," ucapnya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Nasional
Penangkapan Edhy Prabowo, LP3ES: Seperti Hujan di Tengah Kemarau Panjang

Penangkapan Edhy Prabowo, LP3ES: Seperti Hujan di Tengah Kemarau Panjang

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Minta Polri Usut Tuntas Aksi Teror di Kabupaten Sigi

Koalisi Masyarakat Sipil Minta Polri Usut Tuntas Aksi Teror di Kabupaten Sigi

Nasional
Di HUT PSI, Jokowi: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Berani dan Gesit

Di HUT PSI, Jokowi: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Berani dan Gesit

Nasional
PKS Targetkan Perolehan Suara Minimal 15 Persen pada Pemilu 2024

PKS Targetkan Perolehan Suara Minimal 15 Persen pada Pemilu 2024

Nasional
Sebaran 6.267 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Sebaran 6.267 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
Pasca-aksi Teror di Sigi, Mahfud Minta Pimpinan Umat Beragama Tak Terprovokasi Isu SARA

Pasca-aksi Teror di Sigi, Mahfud Minta Pimpinan Umat Beragama Tak Terprovokasi Isu SARA

Nasional
UPDATE 29 November: Ada 70.792 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 29 November: Ada 70.792 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 29 November: Bertambah 169, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Jadi 16.815 Orang

UPDATE 29 November: Bertambah 169, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Jadi 16.815 Orang

Nasional
UPDATE 29 November: 42.903 Spesimen Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 29 November: 42.903 Spesimen Diperiksa dalam Sehari

Nasional
UPDATE 29 November: Ada 71.658 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 29 November: Ada 71.658 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 6.267 Kasus Baru Covid-19, Indonesia Kembali Catatkan Rekor

UPDATE: 6.267 Kasus Baru Covid-19, Indonesia Kembali Catatkan Rekor

Nasional
UPDATE 29 November: Tambah 3.810, Total Pasien Sembuh dari Covid-19 Jadi 445.793

UPDATE 29 November: Tambah 3.810, Total Pasien Sembuh dari Covid-19 Jadi 445.793

Nasional
Banjir di Tebing Tinggi, Ribuan Rumah Terendam dan 114 KK Mengungsi

Banjir di Tebing Tinggi, Ribuan Rumah Terendam dan 114 KK Mengungsi

Nasional
UPDATE: Bertambah 6.267, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 534.266

UPDATE: Bertambah 6.267, Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 534.266

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X