Kompas.com - 26/06/2020, 17:59 WIB
Ilustrasi narkoba ThinkstockIlustrasi narkoba

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) Lenny N Rosalin mengatakan, meningkatnya kasus narkotika pada anak-anak dan remaja harus menjadi alarm bagi para orangtua.

Hal tersebut disampaikan Lenny berkaitan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020 yang jatuh pada Jumat (26/6/2020).

"Meningkatnya kasus anak-anak dan remaja yang menggunakan narkotika seharusnya menjadi alarm bagi para orangtua," ujar Lenny dikutip dari siaran pers, Jumat (26/6/2020).

Baca juga: Hari Anti Narkotika Internasional, Ketua DPR: Jangan Pernah Lengah Lawan Narkoba

Ia mengatakan, selain dapat merusak kesehatan berupa menurunnya imun tubuh, narkotika juga menyerang sisi emosional seseorang, dan menyebabkan anak berada di lingkungan pergaulan yang tidak sehat.

Oleh karena itu, peran keluarga terutama orangtua pun menjadi penting untuk mengedukasi bahaya narkotika kepada anak.

Terutama sebelum mereka mengetahui informasi melalui teman yang bisa jadi tidak akurat.

Pasalnya, hubungan pertemanan menjadi penyebab utama penyalahgunaan narkotika di kalangan anak dan remaja terjadi.

Setidaknya, sebesar 92,6 persen pengguna memperoleh narkoba pertama kali dari teman dan hampir 80 persen diberikan secara gratis.

Baca juga: Kemen PPPA: Anak-anak Masih Jadi Target Pasar Narkoba

Ini termasuk alasan penyalahgunaan narkoba pertama kali sebesar 40,5 persen karena ingin coba-coba dan 35,2 persen karena bujukan teman.

Berdasarkan data BNN, penyalahgunaan narkoba di Indonesia pada 2017 sebanyak 3.376.115 orang pada rentang usia 10-59 tahun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X