Kompas.com - 05/06/2020, 14:40 WIB
Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Senin (13/4/2020) siang. DOKUMENTASI BNPBWakil Ketua MPR Zulkifli Hasan dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Senin (13/4/2020) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta para pengurus masjid ikut berperan menjaga kedisiplinan jemaah agar mengikuti protokol kesehatan Covid-19 saat berada di masjid

"Pengurus Masjid bisa berperan untuk menjaga disiplin jamaah agar mengikuti semua prosedur new normal," kata Zulkifli dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2020).

Zulkifli mengatakan, kebijakan kenormalan baru atau new normal seharusnya dilakukan pertama kali dari rumah ibadah, kemudian menyusul perkantoran dan pusat perbelanjaan.

"Mendahulukan new normal untuk rumah ibadah ini sejalan dengan sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa. Kita adalah bangsa yang religius dan karena itu yang harus didahulukan adalah penguatan jiwa dan spiritualnya," ujar dia.

Baca juga: Saat Jokowi Shalat Jumat Berjemaah di Masjid Istana...

Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR RI ini meminta pemerintah mengizinkan seluruh masjid untuk melaksanakan shalat berjamaah dengan protokol kesehatan Covid-19.

"Saya menghimbau agar masjid diperbolehkan untuk dibuka dan mulai melaksanakan shalat berjemaah. Tentu dengan menerapkan prosedur Covid-19 seperti physical distancing dan menggunakan masker," lanjut dia.

Diketahui, Menteri Agama Fachrul Razi menerbitkan panduan tentang kegiatan keagamaan di rumah ibadah pada masa kenormalan baru (new normal) pandemi Covid-19.

Salah satu aturan dalam Surat Edaran (SE) Nomor 15/2020 itu mewajibkan rumah ibadah memiliki surat keterangan aman dari Covid-19.

Baca juga: Masjid KH Hasyim Asyari Siap Gelar Shalat Jumat, Tiap Jemaah Diberi Jarak 1,5 Meter

"Rumah ibadah yang dibenarkan untuk menyelenggarakan kegiatan berjemaah/kolektif adalah yang berdasarkan fakta lapangan serta angka r-naught/RO dan angka effective reproduction number/RT, berada di kawasan/lingkungan yang aman dari Covid-19," kata Fachrul dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/5/2020).

"Hal itu ditunjukkan dengan Surat Keterangan Rumah Ibadah Aman Covid dari ketua gugus tugas provinsi/kabupaten/kota/kecamatan sesuai tingkatan rumah ibadah dimaksud," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X