SOROT POLITIK

Golkar Bagikan 1,2 Juta Paket Sembako, Airlangga Minta Kader Terus Bantu Ringankan Beban Warga

Kompas.com - 22/05/2020, 20:28 WIB
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menyaksikan acara pemberian bantuan paket sembako dari Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) untuk 30 yayasan panti asuhan dan pondok pesantren di Jabodetabek di di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (22/5/2020). DOK. Humas Partai GolkarKetua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menyaksikan acara pemberian bantuan paket sembako dari Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) untuk 30 yayasan panti asuhan dan pondok pesantren di Jabodetabek di di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (22/5/2020).

KOMPAS.com – Sampai saat ini, Partai Golkar melalui Gerakan Golkar Peduli telah mendistribusikan 1,2 juta paket sembako ke masyarakat di seluruh Indonesia sejak pandemi Covid-19 melanda.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Airlangga Hartarto pun berharap, seluruh kader Partai Golkar di penjuru Tanah Air terus bergotong-royong membantu meringankan beban sosial ekonomi masyarakat.

Dia mengatakan, aksi tersebut bisa dilakukan melalui program-program partai yang sudah berjalan saat ini dari awal Ramadhan hingga pasca Lebaran sampai berakhirnya masa pandemi Covid-19.

Terkait bantuan yang telah diberikan, politisi yang juga Menteri Koordinator Perekonomian ini pun mengapresiasi Gerakan Golkar Peduli yang selama ini intens membantu pemerintah menangani dampak Covid-19.

Baca juga: Golkar: Pembahasan Klaster Ketenagakerjaan di RUU Cipta Kerja Tunggu Momen yang Tepat

"Alhamdulillah, paket yang sudah dibagikan Partai Golkar seluruh Indonesia oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) sampai dengan sore ini sudah melebihi 1,2 juta paket,” ujarnya di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Airlangga mengatakan itu saat menyaksikan acara pemberian bantuan paket sembako dari Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) untuk 30 yayasan panti asuhan dan pondok pesantren di Jabodetabek.

Selain paket sembako, gerakan ini juga membagikan ratusan ribu alat pelindung diri (APD) serta alat kesehatan (Alkes) ke rumah sakit di Jabodetabek.

“Ini capaian yang baik, semoga apa yang diberikan Partai Golkar ini bisa membantu kondisi ekonomi masyarakat di tengah wabah Covid-19 ini," katanya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Jokowi Terbitkan Perpu Covid-19, Ini Pendapat Fraksi Golkar

Pada kesempatan itu, Airlangga juga mengimbau masyarakat untuk tetap taat dan disiplin mematuhi aturan pemerintah. Terutama, patuh pada aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan protokol kesehatan penanggulangan Covid-19.

Untuk masyarakat terdampak Covid-19

Di tempat yang sama, Ketua Umum IIPG Yanti Airlangga mengatakan, bantuan paket sembako yang diinisiasi IIPG bertujuan untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19.

Adapun, rangkaian pemberian bantuan paket sembako digelar sejak bulan Maret ketika wabah Covid-19 mulai meluas.

"Kami langsung gerak cepat untuk terjun langsung membantu masyarakat termasuk juga pemberian bantuan APD dan Alkes berupa masker dan hand sanitizer ke para tenaga medis di Jabodetabek," ujarnya.

Baca juga: Politisi Golkar DPRD DKI Minta Pemprov Tegur dan Cabut Izin Perusahaan yang Beroperasi saat PSBB

Selain itu, Yanti menyebut, menjelang Idul Fitri di tengah wabah Covid-19, IIPG kembali menyalurkan bantuan paket sembako untuk 30 yayasan, panti asuhan, dan pondok pesantren di Jabobedetabek.

"Partai Golkar sudah mencapai 1,2 juta paket yang didistribusikan termasuk di dalamnya sumbangan dari IIPG. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Alih Fungsi Lahan, KPK Rampungkan Penyidikan Legal Manager PT Duta Palma

Kasus Alih Fungsi Lahan, KPK Rampungkan Penyidikan Legal Manager PT Duta Palma

Nasional
Polemik Tahun Ajaran Baru, Ombudsman Ingatkan Pemerintah soal Kesenjangan Teknologi

Polemik Tahun Ajaran Baru, Ombudsman Ingatkan Pemerintah soal Kesenjangan Teknologi

Nasional
Mahfud Panggil KSAD, Kepala BIN, dan Ketua KPK, Ini yang Dibicarakan

Mahfud Panggil KSAD, Kepala BIN, dan Ketua KPK, Ini yang Dibicarakan

Nasional
Sidang Kasus Jiwasraya Dilanjutkan Rabu Pekan Depan

Sidang Kasus Jiwasraya Dilanjutkan Rabu Pekan Depan

Nasional
Jokowi Divonis Bersalah soal Blokir Internet di Papua, Ini Kata Istana

Jokowi Divonis Bersalah soal Blokir Internet di Papua, Ini Kata Istana

Nasional
Komnas Perempuan: KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Mayoritas Korban Bungkam

Komnas Perempuan: KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Mayoritas Korban Bungkam

Nasional
Komisi II dan Pemerintah Sepakat Tambah Anggaran untuk Pilkada 2020

Komisi II dan Pemerintah Sepakat Tambah Anggaran untuk Pilkada 2020

Nasional
Eks Dirut PTPN III Divonis 5 Tahun Penjara

Eks Dirut PTPN III Divonis 5 Tahun Penjara

Nasional
Kemenlu: 361 Jemaah Tabligh di 13 Negara Telah Pulang ke Indonesia

Kemenlu: 361 Jemaah Tabligh di 13 Negara Telah Pulang ke Indonesia

Nasional
Ombudsman Temukan Manipulasi Data dan Pemotongan Nominal Bansos

Ombudsman Temukan Manipulasi Data dan Pemotongan Nominal Bansos

Nasional
KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Peran Tokoh Agama Penting dalam Mencegahnya

KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Peran Tokoh Agama Penting dalam Mencegahnya

Nasional
Kemenlu: Pria Bertato Indonesia yang Ikut Rusuh Saat Demo Terkait George Floyd Bukan WNI

Kemenlu: Pria Bertato Indonesia yang Ikut Rusuh Saat Demo Terkait George Floyd Bukan WNI

Nasional
Dinyatakan Hakim Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua, Ini Kata Menkominfo

Dinyatakan Hakim Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua, Ini Kata Menkominfo

Nasional
Ombudsman: Pemerintah Jangan Ragu Perbaiki Lagi Perpres Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Ombudsman: Pemerintah Jangan Ragu Perbaiki Lagi Perpres Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Nasional
Kantongi 817 Aduan Bansos, Ombudsman Sarankan Pemerintah Evaluasi Kebijakan Covid-19

Kantongi 817 Aduan Bansos, Ombudsman Sarankan Pemerintah Evaluasi Kebijakan Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X