Jumlah Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Pemerintah Khawatirkan Penularan dari OTG

Kompas.com - 04/04/2020, 18:38 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, saat memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (4/4/2020). Dok. BNPBJuru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, saat memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

JAKARTA,KOMPAS.com - Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah mengkhawatirkan keberadaan orang tanpa gejala (OTG) yang menjadi sumber penularan Covid-19 di tengah masyarakat.

"Kita masih tetap mewaspadai adanya penularan yang terjadi di lingkungan masyarakat. Ini disebabkan masih adanya kasus positif Covid-19 tanpa keluhan yang berada di tengah-tengah kita," ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Sabtu (4/4/2020).

Baca juga: UPDATE: Bertambah 106, Total Ada 2.092 Kasus Covid-19 di Indonesia

Menurut Yuri, kasus positif Covid-19 tanpa keluhan gangguan kesehatan inilah yang kemudian disebut OTG.

Kondisi seperti ini berpotensi tinggi menyebabkan penularan Covid-19 terus terjadi.

"Di satu sisi orang tersebut tidak mengalami keluhan apapun dan kemudian di sisi lain banyak masyarakat yang masih belum melaksanakan ketentuan jaga jarak dengan benar. Itulah yang menjadi kekhawatiran kita bahwa penularan masih terus berlangsung," ungkapnya.

Baca juga: UPDATE: Total Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia 191 Orang

Yuri pun meminta masyarakat untuk merujuk situasi tersebut sebagai titik pangkal mencegah penularan Covid-19.

Ia kembali mengingatkan masyarakat untuk disiplin mencuci tangan menggunakan sabun sesering mungkin, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan menunda bepergian.

"Sebaiknya tidak bepergian dulu ke kampung halaman, ke rumah saudara, ke kota lain atau ke manapun. Sebab risiko penularan saat bepergian tinggi, " tambah Yuri. 

Baca juga: UPDATE: Ada 106 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 9 Provinsi

Sebelumnya, Yuri mengatakan ada penambahan 106 kasus baru pasien positif Covid-19 selama 24 jam terakhir. 

Berdasarkan data yang dipaparkan, penambahan kasus baru tersebut tersebar di 9 provinsi.

"Berdasarkan pemeriksaan molekuler kami mencatat ada penambahan kasus baru pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 106 kasus. Sehingga total ada 2.092 kasus hingga saat ini (di seluruh Indonesia)," kata Yuri.





Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X