Kompas.com - 02/03/2020, 21:47 WIB
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menyampaikan pidato usai menerima penghargaan Anugerah Dr. Ide Anak Agung Gde Agung di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (23/1/2020). Jusuf Kalla menerima Anugerah Dr. Ide Anak Agung Gde Agung karena berkontribusi besar dalam perdamaian dunia dengan cara berdiplomasi. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak AWakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menyampaikan pidato usai menerima penghargaan Anugerah Dr. Ide Anak Agung Gde Agung di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (23/1/2020). Jusuf Kalla menerima Anugerah Dr. Ide Anak Agung Gde Agung karena berkontribusi besar dalam perdamaian dunia dengan cara berdiplomasi. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) menghimbau masyarakat tak perlu panik menyusul adanya dua warga negara Indonesia (WNI) positif terjangkit virus corona.

“Apa yang kita khawatirkan telah terjadi, sudah dua orang yang positif kena virus corona di Indonesia ini, mungkin juga di tempat lain. Maka semua harus mempersiapkan hal-hal yang  terjelek, tetapi tidak perlu panik, harus berhati-hati,” ujar Jusuf Kalla dalam video PMI, Senin (2/3/2020).

Guna mengantisipasi penyebaran corona, pihaknya pun menganjurkan segera mendatangi rumah sakit terdekat apabila terdapat warga yang mengalami gejala flu, batuk, demam, hingga sesak nafas.

Baca juga: Dua Orang Indonesia Terpapar, Pemkot Bekasi Siaga Hadapi Virus Corona

Hal itu dilakukan karena hanya pihak rumah sakit yang mengetahui apakah gejala tersebut tanda-tanda terkena corona atau tidak.

Dia juga meminta mereka yang mengalami gejala tersebut untuk menggunakan masker. Sekalipun mereka nantinya akan menjalani proses inkubasi selama 14 hari ke depan.

“Masa inkubasi selama 14 hari, jadi bisa saja tidak merasa sakit, tidak mengetahui sakit, tentulah maka harus berhati-hati,” kata dia.

Pihaknya juga mempersilakan masyarakat yang merasa sehat agar menggunakan masker. Sebab, penggunaan masker juga sebagai bentuk menjaga diri atas penyebaran corona.

Selain itu, Kalla mengimbau masyarakat agar dapat hidup bersih dengan cara rajin cuci tangan menggunakan sabun.

"Bukan hanya sekadar pakai sabun terus cuci tangan, tapi dengan cara yang baik," kata dia.

Baca juga: Asosiasi Peritel Minta Masyarakat Tak Lakukan Aksi Borong Barang karena Ada Virus Corona

Kalla juga meminta setiap orang yang menggunakan transportasi umum agar tetap mawas diri dengan cara menggunakan masker.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengacara Didit Wijayanto Wijaya Didakwa Merintangi Penyidikan Korupsi di LPEI

Pengacara Didit Wijayanto Wijaya Didakwa Merintangi Penyidikan Korupsi di LPEI

Nasional
Eksepsi Eks Anggota DPR Yudi Widiana Ditolak, PN Tipikor Bandung Lanjutkan Persidangan

Eksepsi Eks Anggota DPR Yudi Widiana Ditolak, PN Tipikor Bandung Lanjutkan Persidangan

Nasional
PM Singapura: Saya Harap Dapat Bekerja Lebih Erat dengan Presiden Jokowi

PM Singapura: Saya Harap Dapat Bekerja Lebih Erat dengan Presiden Jokowi

Nasional
KPK Perpanjang Penahanan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

KPK Perpanjang Penahanan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi

Nasional
V20 Ungkap Rekomendasi untuk Susun Kebijakan Multilateral di Pertemuan G20

V20 Ungkap Rekomendasi untuk Susun Kebijakan Multilateral di Pertemuan G20

Nasional
KPK Nilai Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura Beri Dukungan terhadap Pemberantasan Korupsi

KPK Nilai Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura Beri Dukungan terhadap Pemberantasan Korupsi

Nasional
Kronologi Terbongkarnya Kerangkeng Manusia Bupati Langkat: Berawal dari OTT KPK Hingga Sudah Berdiri 10 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Kerangkeng Manusia Bupati Langkat: Berawal dari OTT KPK Hingga Sudah Berdiri 10 Tahun

Nasional
KPK Terapkan TPPU Terkait Dugaan Korupsi di Buru Selatan

KPK Terapkan TPPU Terkait Dugaan Korupsi di Buru Selatan

Nasional
Jokowi Luncurkan Pelepasan Ekspor Perdana Smelter Grade Alumina

Jokowi Luncurkan Pelepasan Ekspor Perdana Smelter Grade Alumina

Nasional
Persiapan Jelang Pemilu, Partai Kebangkitan Nusantara yang Digagas Loyalis Anas Urbaningrum Audiensi ke KPU

Persiapan Jelang Pemilu, Partai Kebangkitan Nusantara yang Digagas Loyalis Anas Urbaningrum Audiensi ke KPU

Nasional
KBRI Belanda Mengaku Belum Dapat Laporan Soal Sejarawan Bonnie Triyana Dipolisikan

KBRI Belanda Mengaku Belum Dapat Laporan Soal Sejarawan Bonnie Triyana Dipolisikan

Nasional
Mutasi Polri, Kombes Gatot Repli Jadi Kabag Penum Divisi Humas Polri

Mutasi Polri, Kombes Gatot Repli Jadi Kabag Penum Divisi Humas Polri

Nasional
Komnas Sebut KIPI Serius pada Anak Jauh Lebih Rendah Dibanding Kelompok Dewasa

Komnas Sebut KIPI Serius pada Anak Jauh Lebih Rendah Dibanding Kelompok Dewasa

Nasional
Ekstradisi RI-Singapura Ditandatangani, KPK Segera Koordinasi Panggil Tersangka E-KTP Paulus Tanos

Ekstradisi RI-Singapura Ditandatangani, KPK Segera Koordinasi Panggil Tersangka E-KTP Paulus Tanos

Nasional
Anggota Komisi IX ke Menkes: Kalau Kawan Bicara Tolong Dilihat Mukanya agar Kami Merasa Dihormati

Anggota Komisi IX ke Menkes: Kalau Kawan Bicara Tolong Dilihat Mukanya agar Kami Merasa Dihormati

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.