Teka-teki Keberadaan Harun Masiku, Politisi Demokrat Usul Bentuk Panja

Kompas.com - 24/02/2020, 20:28 WIB
Anggota Komisi III Fraksi Demokrat Benny K Harman di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020). KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI Anggota Komisi III Fraksi Demokrat Benny K Harman di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat Benny K Harman mengusulkan pembentukan panitia kerja (Panja) untuk mendalami kasus Harun Masiku.

Hal tersebut disampaikan Benny dalam rapat kerja Komisi III dengan Menkumham Yasonna Laoly di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2020).

"Supaya tidak ada sepekulasi, sekalian saja saya mohon di rapat ini kita rekomendasikan bentuk panja. Supaya tuntas, supaya tidak ada dusta di antara kita," kata Benny.

Baca juga: Terkait Keterlambatan Data Imigrasi Harun Masiku, Yasonna: Sangat Memalukan

Menurut Benny, masih banyak teka-teki terkait keberadaan Harun.

Harun diketahui merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait penggantian antarwaktu anggota DPR periode 2019-2024 yang turut menyeret eks komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Benny mengatakan ada tiga dugaan soal misteri Harun.

Pertama, Harun telah ditembak mati. Kedua, Harun sengaja disembunyikan.

"Akibat situasi ini ada tiga spekulasi di tengah publik. Apakah Harun Masiku sudah ditembak mati. Sangat mungkin. Kedua, saya bilang dia disembunyikan," ujarnya.

Dugaan ketiga, Harun menyembunyikan diri. Namun Benny sendiri sangsi dengan dugaan itu.

"Ketiga, dia menyembunyikan diri. Tapi yang ketiga ini saya enggak yakin," kata Benny.

Baca juga: Ombudsman Telusuri Data Keimigrasian Harun Masiku

Ia pun meminta Yasonna menjelaskan secara terang-benderang mengenai keberadaan Harun.

Benny meminta tidak ada hal yang ditutup-tutupi oleh Yasonna. Benny sempat menyindir wajah pucat Yasonna saat membahas Harun.

"Sebab saya lihat sudah makin pucat Pak Menkumham. Beban berat sekali bagaimana menjelaskan Harun Masiku ini. Enggak usah pak, buka saja Pak Menkumham. Enggak usah disembunyi-sembunyikan," tutur dia.

"Jadi saya mohon usulkan resmi bentuk panja supaya jelas Harun Masiku sudah di sana atau masih di sini," imbuh Benny.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X