TNI AU Antisipasi Serangan Teknologi, Termasuk yang Gunakan Drone

Kompas.com - 18/02/2020, 10:11 WIB
Kepala Staf Angkatan Udara (Ksau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AU Tahun 2020 yang berlangsung di gedung Puri Ardhya Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/1/2020). Dinas Penerangan Angkatan UdaraKepala Staf Angkatan Udara (Ksau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AU Tahun 2020 yang berlangsung di gedung Puri Ardhya Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Angkatan Udara ( KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna menginginkan TNI AU mampu menyiapkan worst-case scenario atau skenario terburuk terhadap berbagai kemungkinan serangan teknologi dan digital.

Hal itu diungkapkan KSAU dalam sambutan upacara 17-an yang dibacakan Asisten Personel (Aspers) KSAU, Marsda TNI I Nyoman Trisantosa di lapangan apel Mabes AU Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (17/2/2020).

"Berbagai isu dan permasalahan yang dihadapi meliputi serangan swarm- drone di Arab Saudi, eksekusi Amerika terhadap petinggi militer Iran dengan memanfaatkan drone, hingga merebaknya virus corona yang telah ditetapkan sebagai darurat kesehatan global oleh WHO," ujar Yuyu dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (18/2/2020).

KSAU juga mengatakan, ketika dunia semakin bergantung pada teknologi digital, maka dampak cyberattack atau serangan digital juga semakin besar.

Baca juga: KSAU Terima Laporan Kenaikan Pangkat 11 Pati TNI AU

Serangan itu bisa menyebabkan hancurnya organisasi pertahanan.

Oleh karena itu, tidak ada cara lain selain totalitas TNI AU untuk mengambil manfaat dari teknologi.

Upaya ini termasuk rencana pembentukan Satuan Cyber untuk meningkatkan kesadaran dunia maya para prajurit TNI AU.

"Sehingga dapat membendung dampak negatif dari permasalahan teknologi," ucap KSAU.

Dalam menghadapi era yang semakin tidak dapat diprediksi, sambung KSAU, TNI AU harus mampu mengambil keputusan dengan cepat, dengan memberi respons akurat, serta bertindak dengan tepat.

Baca juga: Gelar Operasi di Perbatasan, TNI AU: Kita Tidak Ingin Terjadi Natuna Dua

Menurut dia, hal tersebut tidak akan tercapai jika saat ini masih berpikir konvensional. Sehingga nantinya dapat terjebak dalam rutinitas.

Pihaknya meminta kepada seluruh personel TNI AU untuk bekerja secara profesional sesuai tugas keahliannya, militan tanpa pamrih, dan inovatif dalam menghadapi segala tantangan tugas yang tidak semakin ringan.

"Yakinlah, dengan bekerja ikhlas, bekerja cerdas, dan bekerja keras, pengabdian kalian akan mendapatkan balasan terbaik dari Tuhan Yang Maha Kuasa," tegas KSAU.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Sampaikan Duka Cita Atas Berpulangnya Glenn Fredly

Jokowi Sampaikan Duka Cita Atas Berpulangnya Glenn Fredly

Nasional
Di Tengah Pandemi Covid-19, TNI AU Selenggarakan HUT ke-74 Secara Sederhana

Di Tengah Pandemi Covid-19, TNI AU Selenggarakan HUT ke-74 Secara Sederhana

Nasional
Mei, Target BPPT Selesaikan Purwarupa Alat Tes Covid-19

Mei, Target BPPT Selesaikan Purwarupa Alat Tes Covid-19

Nasional
Pemerintah: Pemda Dipersilakan Ajukan PSBB

Pemerintah: Pemda Dipersilakan Ajukan PSBB

Nasional
Ketika Pemerintah Tak Larang Mudik, tetapi Suruh ASN Minta Masyarakat Tak Mudik...

Ketika Pemerintah Tak Larang Mudik, tetapi Suruh ASN Minta Masyarakat Tak Mudik...

Nasional
Covid-19 hingga 8 April: 2.956 Kasus, 222 Pasien Sembuh, 240 Meninggal

Covid-19 hingga 8 April: 2.956 Kasus, 222 Pasien Sembuh, 240 Meninggal

Nasional
SBY: Sampaikan Pandangan Tanpa Harus Menghina Pemimpin Kita

SBY: Sampaikan Pandangan Tanpa Harus Menghina Pemimpin Kita

Nasional
Kisah Korban PHK dan Harapan Bernama Kartu Prakerja…

Kisah Korban PHK dan Harapan Bernama Kartu Prakerja…

Nasional
Korlantas Polri: Ojol Angkut Penumpang Tidak Dilarang

Korlantas Polri: Ojol Angkut Penumpang Tidak Dilarang

Nasional
Tips dari Erick Thohir Bersihkan Paket Barang dan Makanan Delivery

Tips dari Erick Thohir Bersihkan Paket Barang dan Makanan Delivery

Nasional
Jakarta Larang Kerumunan Lebih dari 5 Orang, Komnas HAM Minta Anies Buat Protokol Teknis

Jakarta Larang Kerumunan Lebih dari 5 Orang, Komnas HAM Minta Anies Buat Protokol Teknis

Nasional
Terima 10.000 Pesan Penolakan, Ketua Baleg Akan Libatkan Serikat Buruh Bahas RUU Cipta Kerja

Terima 10.000 Pesan Penolakan, Ketua Baleg Akan Libatkan Serikat Buruh Bahas RUU Cipta Kerja

Nasional
Komnas HAM Minta Anies Edukasi Publik Tak Ada Diskriminasi Terhadap Pasien Covid-19

Komnas HAM Minta Anies Edukasi Publik Tak Ada Diskriminasi Terhadap Pasien Covid-19

Nasional
Unggah Komentar yang Diduga Hina Presiden, Buruh Ditangkap Polisi

Unggah Komentar yang Diduga Hina Presiden, Buruh Ditangkap Polisi

Nasional
Penjelasan Menag soal Pelatihan Petugas Haji di Surabaya yang Jadi Klaster Penularan Covid-19

Penjelasan Menag soal Pelatihan Petugas Haji di Surabaya yang Jadi Klaster Penularan Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X