Kapolri Ungkap Kemungkinan Angkat Kapolda Perempuan

Kompas.com - 13/02/2020, 21:39 WIB
Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2020). KOMPAS.com/Devina HalimKapolri Jenderal (Pol) Idham Azis di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2020).
Penulis Devina Halim
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis menyatakan bahwa dia tak menutup kemungkinan akan mengangkat polisi wanita (polwan) sebagai kapolda dalam beberapa bulan ke depan.

"Jangan salah kalau dua, tiga bulan ke depan, ada polwan yang bisa mungkin saya angkat jadi Kapolda," ungkap Idham di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2020).

Hal itu diungkapkan Idham dalam sambutannya saat memimpin upacara kenaikan pangkat sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri.

Dalam upacara tersebut, terdapat dua polwan yang mendapat kenaikan pangkat.

Baca juga: Kapolri Pimpin Sertijab Mutasi 8 Kapolda dan Kadiv Hubinter

Brigjen (Pol) Sri Handayani sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri mendapat kenaikan pangkat menjadi inspektur jenderal atau berbintang dua.

Kemudian, Kapusjarah Polri, Apriastini Bakti Bugiansri, mendapat kenaikan pangkat dan resmi menyandang bintang satu atau brigadir jenderal (brigjen).

Idham pun menegaskan bahwa hal itu membuktikan bahwa polwan juga berkesempatan menjadi pejabat tinggi di institusi Polri.

"Saya ingin memberikan bukti di depan forum ini bahwa untuk polwan, kalau dia bagus, dia juga punya kesempatan yang sama seperti dengan polki (polisi laki-laki) untuk menorehkan prestasi," ujarnya.

Baca juga: Mantan Kapolda Jatim Beri 2 Syarat untuk Calon Wakilnya di Pilkada Surabaya

Ia mengatakan, saat ini terdapat satu jenderal polisi berbintang empat, 11 jenderal berbintang tiga (komjen), 118 jenderal berbintang dua (irjen), dan 298 jenderal berbintang satu (brigjen).

Kemudian, terdapat sekitar 500 anggota kepolisian berpangkat komisaris besar yang memenuhi syarat dan menunggu untuk menjadi Brigjen.

Idham pun menegaskan, kenaikan pangkat dan pemberian jabatan di Polri didasari oleh prestasi.

"Sekali lagi saya mengingatkan, bukan dengan kasak-kusuk, bukan dengan titip-titip, bukan dengan menghadap, bekerjalah yang terbaik, karena kalau kalian bekerja terbaik, organisasi yang akan mencari kalian," ucap Idham.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X