Pulihkan Kondisi Psikis WNI di Wuhan, Pemerintah Siapkan Psikolog

Kompas.com - 31/01/2020, 18:12 WIB
Kondisi di sekitar Huazhong University of Science and Technology (HUST), Rabu (29/1/2020). Situasi di sekitar lokasi tersebut sepi lantaran Pemerintah China mengisolasinya pada 23 Januari lalu pasca-virus corona baru menyebar. Dokumentasi Khoirul Umam HasbiyKondisi di sekitar Huazhong University of Science and Technology (HUST), Rabu (29/1/2020). Situasi di sekitar lokasi tersebut sepi lantaran Pemerintah China mengisolasinya pada 23 Januari lalu pasca-virus corona baru menyebar.
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Guna membantu memulihkan kondisi psikis warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Provinsi Hubei, China, pemerintah memberikan pelayanan psikologi kepada mereka.

Kota Wuhan yang merupakan ibu kota provinsi tersebut menjadi wilayah penyebaran virus corona jenis baru.

Saat ini, 213 orang dinyatakan meninggal dunia dan 9.692 orang terinfeksi virus corona. 

“Kemlu telah menyediakan psikolog untuk memberikan layanan konseling kepada para WNI di Provinsi Hubei. Layanan diberikan melalui komunikasi telepon dan sudah dimanfaatkan para WNI,” demikian tulis pihak Kemenlu melalui siaran pers, Jumat (31/1/2020).

Baca juga: Diangkut dengan Pesawat Berbadan Lebar, WNI dari Wuhan Akan Terbang Langsung ke Indonesia

Memastikan kondisi psikologis WNI dalam keadaan baik menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga daya tahan tubuh agar tidak terjangkit virus ini.

“Layanan ini merupakan langkah pencegahan untuk melengkapi proses evakuasi yang akan segera dilakukan,” demikian bunyi keterangan itu.

Sebagai bentuk solidaritas kepada Pemerintah China, Pemerintah Indonesia akan menyalurkan bantuan berupa peralatan kesehatan yang akan dibawa dalam pesawat yang akan menjemput WNI.

Saat ini, persiapan evakuasi WNI dari Wuhan sudah memasuki tahap akhir.

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengaku telah bertemu Duta Besar China di Jakarta untuk membahas rencana pemulangan WNI tersebut.

“Beliau telah menyampaikan clearance pendaratan dan pergerakan pesawat untuk evakuasi WNI dari provinsi Hubei. Dalam kaitan ini, kami ingin menyampaikan apresiasi kita atas kerja sama yang telah diberikan oleh otoritas RRT,” kata Retno saat konferensi pers di Kantor Kemenlu.

Baca juga: Istana Minta Identitas 243 WNI yang Bakal Dievakuasi dari Wuhan Tak Diungkap

Pesawat yang akan menjemput WNI akan diberangkatkan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

Adapun pesawat yang digunakan adalah pesawat berbadan lebar agar seluruh WNI dapat dievakuasi langsung tanpa perlu transit.

“Siang ini saya telah bicara dengan tim aju dari KBRI Beijing yang telah memasuki Provinsi Hubei. Persiapan di beberapa titik di Provinsi Hubei khususnya Wuhan saat ini sedang berjalan,” ucap Retno.

Persiapan evakuasi WNI di Indonesia juga terus dilakukan sesuai prosedur dan protokol kesehatan yang berlaku.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X